Kompas.com - 01/10/2021, 12:42 WIB
Foto yang dirilis pada 1 Oktober 2021 oleh pemerintah Korea Utara menunjukkan apa yang diklaim mereka sebagai senjata anti-pesawat yang diluncurkan pada Kamis, 30 September 2021. AP PHOTO/KCNA via KNSFoto yang dirilis pada 1 Oktober 2021 oleh pemerintah Korea Utara menunjukkan apa yang diklaim mereka sebagai senjata anti-pesawat yang diluncurkan pada Kamis, 30 September 2021.

PYONGYANG, KOMPAS.com - Korea Utara mengumumkan menguji coba rudal anti-pesawat, beberapa hari setelah mereka meluncurkan rudal hipersonik.

Uji coba itu direspons Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken, yang menyebut tesnya mengancam stabilitas dan keamanan kawasan.

Pyongyang jelas tidak tinggal diam. Mereka menegaskan senjata itu hanyalah keperluan pertahanan diri, seraya menuding AS dan Korea Selatan standar ganda.

Baca juga: Uji Coba Terbaru, Korea Utara Luncurkan Rudal Anti-pesawat

Uji coba senjata anti-pesawat itu menjadi tanda baru dari Korea Utara, yang sejak awal tidak mengendurkan pengembangan militernya.

Kantor berita pemerintah KCNA memberitakan, senjata baru itu mempunyai kemampuan tempur dahsyat, yang dilengkapi teknologi terbaru.

Uji coba tersebut terjadi setelah Pemimpin Kim Jong Un mengajukan upaya perdamaian dengan "Negeri Ginseng".

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dilansir BBC Jumat (1/10/2021), Kim menyerukan supaya jalur komunikasi khusus Utara dan Selatan dipulihkan.

Tetapi di saat bersamaan, Kim Jong Un menuding AS "terlalu menggembar-gemborkan keterlibatan mereka dalam upaya diplomatik".

Kim menyatakan, Washington berusaha menipu masyarakat internasional dan menyembunyikan aksi permusuhan mereka.

Baca juga: Naik Pangkat, Adik Perempuan Kim Jong Un Tempati Pos Teratas di Pemerintahan Korea Utara

Beberapa analis menerangkan, Pyongyang berusaha memisahkan Korea Selatan dari AS, dengan mengintensifkan komunikasi ke tetangganya.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rusia Umumkan Kasus Pertama Varian Omicron: 2 Warga dari Afrika Selatan

Rusia Umumkan Kasus Pertama Varian Omicron: 2 Warga dari Afrika Selatan

Global
Giliran Argentina Laporkan Kasus Pertama Varian Omicron

Giliran Argentina Laporkan Kasus Pertama Varian Omicron

Global
100-an Kucing Ditemukan Mati di Sebuah Rumah di Perancis

100-an Kucing Ditemukan Mati di Sebuah Rumah di Perancis

Global
Siapakah Orang Pertama yang Menerbangkan Pesawat?

Siapakah Orang Pertama yang Menerbangkan Pesawat?

Internasional
Pria Nekat Ingin Masuk Kandang Singa untuk Ambil Berlian, Pengunjung Ikut Panik

Pria Nekat Ingin Masuk Kandang Singa untuk Ambil Berlian, Pengunjung Ikut Panik

Global
Aung San Suu Kyi Dipenjara 4 Tahun, PBB: Persidangan Palsu, Bermotif Politik

Aung San Suu Kyi Dipenjara 4 Tahun, PBB: Persidangan Palsu, Bermotif Politik

Global
Aung San Suu Kyi Dipenjara 4 Tahun, Inggris Kecam Junta Myanmar

Aung San Suu Kyi Dipenjara 4 Tahun, Inggris Kecam Junta Myanmar

Global
Pencipta Asterix Wafat Tinggalkan Komik yang Belum Selesai, Akan Diteruskan Putrinya

Pencipta Asterix Wafat Tinggalkan Komik yang Belum Selesai, Akan Diteruskan Putrinya

Global
Sejarah Penerbangan Dunia, dari Balon Udara hingga Roket

Sejarah Penerbangan Dunia, dari Balon Udara hingga Roket

Internasional
Menilik Simulasi Sidang Model ASEAN yang Diikuti Anak Muda Indonesia Secara Virtual

Menilik Simulasi Sidang Model ASEAN yang Diikuti Anak Muda Indonesia Secara Virtual

Global
Hilang Hampir Seminggu di Pedalaman, 2 Remaja Ini Selamat Tanpa Air Minum

Hilang Hampir Seminggu di Pedalaman, 2 Remaja Ini Selamat Tanpa Air Minum

Global
Nikahi Lagi Mantan Istri yang Sakit Parah, Chen Siap Donasi Ginjal dan Jual Rumah

Nikahi Lagi Mantan Istri yang Sakit Parah, Chen Siap Donasi Ginjal dan Jual Rumah

Global
75.000 Orang Meninggal, Oktober Bulan Paling Mematikan dalam Pandemi Covid-19 Rusia

75.000 Orang Meninggal, Oktober Bulan Paling Mematikan dalam Pandemi Covid-19 Rusia

Global
KBRI Beijing Gelar Media Gathering, Ini yang Disampaikan Dubes RI untuk China

KBRI Beijing Gelar Media Gathering, Ini yang Disampaikan Dubes RI untuk China

Global
Resmi, Aung San Suu Kyi Dipenjara 4 Tahun oleh Junta Myanmar

Resmi, Aung San Suu Kyi Dipenjara 4 Tahun oleh Junta Myanmar

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.