Krisis Bahan Bakar Inggris, PM Inggris Perintahkan Tentara Siaga

Kompas.com - 28/09/2021, 19:47 WIB
Pemandangan tanda di sebuah pompa bensin, di Bracknell Inggris, Minggu 26 September 2021. PA PHOTO/STEVE PARSON via APPemandangan tanda di sebuah pompa bensin, di Bracknell Inggris, Minggu 26 September 2021.

LONDON, KOMPAS.com - Perdana Menteri Inggris Boris Johnson memerintahkan tentara untuk tetap siaga untuk membantu bahan bakar mencapai pompa bensin yang dilanda panic buying.

Perintah itu dikeluarkan saat Pemimpin Partai Buruh Inggris Keir Starmer dan kelompok bisnis meminta Boris untuk mengatasi kekurangan yang berdampak di seluruh perekonomian.

Baca juga: 90 Persen SPBU di Kota-kota Besar Inggris Kehabisan BBM karena Panic Buying

PM Inggris mengatakan pengemudi tentara akan siap membantu mengirimkan bensin dan solar dalam jangka pendek. Namun perintah itu dihentikan, meskipun beberapa pekerja esensial belum dapat melakukan pekerjaan mereka tanpa bahan bakar.

Keputusan itu diambil pada pertemuan para menteri kabinet pada Senin (27/9/2021). Pasalnya industri mengatakan kepanikan konsumen adalah pendorong utama masalah, bukannya kekurangan nyata pasokan bahan bakar.

Kelompok industri pun memperkirakan bahwa itu akan mereda dalam beberapa hari.

Orang-orang terus mengantre di SPBU meskipun ada peringatan dari pemerintah bahwa pengemudi yang mencoba mengisi ulang bahan bakar membuat situasi menjadi lebih buruk.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Sejumlah Privilege Ratu Inggris, Punya ATM Pribadi hingga Kebal Hukum

Kwasi Kwarteng, Menteri bisnis Inggris, mengatakan sudah tepat bagi pemerintah mengambil “langkah-langkah pencegahan yang masuk akal”.

“Inggris terus memiliki pasokan bahan bakar yang kuat. Namun, kami menyadari ada masalah rantai pasokan di stasiun bahan bakar dan mengambil langkah-langkah untuk meringankannya sebagai prioritas, ”katanya.

“Jika diperlukan, pengerahan personel militer akan memberikan rantai pasok kapasitas tambahan, sebagai tindakan sementara. Tujuannya untuk membantu meringankan tekanan yang disebabkan oleh lonjakan permintaan bahan bakar di tingkat lokal.”

Pemerintah Inggris juga mengizinkan perpanjangan lisensi untuk kapal tanker bahan bakar, secara otomatis memperbaruinya tanpa pelatihan ulang.

Baca juga: Inggris Kekurangan BBM akibat Brexit, Warga Panic Buying

Halaman:

Video Pilihan

Sumber Guardian
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.