Pria Suriah di Lebanon Tewas Menelan Bensin

Kompas.com - 27/09/2021, 08:34 WIB
Pemandangan umum dari sebuah pompa bensin di jalan raya utama yang menghubungkan Ibu Kota Beirut ke Lebanon selatan saat mobil datang dari segala arah untuk mencoba dan mengisi tangki mereka dengan bensin, di kota pesisir Jiyeh, selatan Beirut, Lebanon, Jumat, September 3, 2021. AP PHOTO/HASSAN AMMARPemandangan umum dari sebuah pompa bensin di jalan raya utama yang menghubungkan Ibu Kota Beirut ke Lebanon selatan saat mobil datang dari segala arah untuk mencoba dan mengisi tangki mereka dengan bensin, di kota pesisir Jiyeh, selatan Beirut, Lebanon, Jumat, September 3, 2021.

BEIRUT, KOMPAS.com - Seorang pria Suriah di Lebanon dilaporkan tewas menelan bensin, di tengah krisis bahan bakar yang diderita negara itu.

Menurut laporan Lebanese National News Agency, pemuda itu mengembuskan napas terakhir di rumah sakit tanpa penjelasan lebih detil.

Baca juga: Hezbollah Berterima Kasih Bahan Bakar Minyak Iran Akan Tiba di Lebanon

Kematian lelaki itu terjadi di tengah perjuangan Lebanon mengatasi krisis bahan bakar, yang membuat banyak bisnis tutup.

Warga mengantre berkilo-kilometer untuk mengisi kendaraan mereka, dan kadang antrean tersebut berakhir dalam kekacauan.

Dilansir Sky News Minggu (26/9/2021), bank sentral baru-baru ini menghentikan subsidi untuk produk bahan bakar.

Karena itu, pemerintah memutuskan menaikkan harga bensin dan produk lainnya 10 kali lipat dibandingkan tahun lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Keputusan menaikkan harga bahan bakar tersebut menambah penderitaan Lebanon, yang sudah didera korupsi dan kesalahan pengelolaan negara.

PBB mengestimasi sekitar 78 persen populasi negara di Timur Tengah tersebut berada di bawah garis kemiskinan.

Masalah mereka bertambah dengan meningkatnya pengangguran dan mata uang Lebanon yang makin menurun nilainya.

Baca juga: Orang Terkaya di Lebanon Ditunjuk Jadi Perdana Menteri Baru Saat Negara Dilanda Krisis Parah

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Sky News
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kudeta Sudan Tewaskan 7 Orang dan 140 Orang Terluka Saat Militer Tembaki Massa

Kudeta Sudan Tewaskan 7 Orang dan 140 Orang Terluka Saat Militer Tembaki Massa

Global
26 Oktober 1979: Terbunuhnya Presiden Korea Selatan Park Chung Hee

26 Oktober 1979: Terbunuhnya Presiden Korea Selatan Park Chung Hee

Global
Punya Hobi Ekstrem, Pria Ini Suka Digigit Ular Berbisa Selama 32 Tahun

Punya Hobi Ekstrem, Pria Ini Suka Digigit Ular Berbisa Selama 32 Tahun

Global
Di Tengah Lonjakan Covid-19 Belarus, Lukashenko Minta Dokter Pulangkan Pasien Lebih Cepat

Di Tengah Lonjakan Covid-19 Belarus, Lukashenko Minta Dokter Pulangkan Pasien Lebih Cepat

Global
2 Pelukis Indonesia ikuti XIII Florence Biennale di Italia

2 Pelukis Indonesia ikuti XIII Florence Biennale di Italia

Global
Biografi Richard Nixon, Presiden ke-37 AS yang Mundur Sebelum Dimakzulkan karena Skandal

Biografi Richard Nixon, Presiden ke-37 AS yang Mundur Sebelum Dimakzulkan karena Skandal

Internasional
POPULER GLOBAL: Media Asing Sorot Pembantaian 1965 Indonesia | Pramugari Alitalia Demo Lepas Baju

POPULER GLOBAL: Media Asing Sorot Pembantaian 1965 Indonesia | Pramugari Alitalia Demo Lepas Baju

Global
Putin: PBB Akan Mati jika Hak Veto Dewan Keamanan Dicabut

Putin: PBB Akan Mati jika Hak Veto Dewan Keamanan Dicabut

Global
Kapan FIFA Didirikan dan Siapa Pendirinya?

Kapan FIFA Didirikan dan Siapa Pendirinya?

Internasional
Bagaimana Sejarah Sepak Bola Jadi Olahraga Mendunia?

Bagaimana Sejarah Sepak Bola Jadi Olahraga Mendunia?

Internasional
KTT ASEAN, Junta Myanmar Ancam Tak Datang akibat Pencoretan Min Aung Hlaing

KTT ASEAN, Junta Myanmar Ancam Tak Datang akibat Pencoretan Min Aung Hlaing

Global
Kudeta Sudan: Militer Bubarkan Pemerintah, Umumkan Keadaan Darurat

Kudeta Sudan: Militer Bubarkan Pemerintah, Umumkan Keadaan Darurat

Global
Krisis Afghanistan Makin Akut, Anak-anak Terancam Mati Kelaparan

Krisis Afghanistan Makin Akut, Anak-anak Terancam Mati Kelaparan

Global
Kapal Terbesar Angkatan Laut Australia Tiba di Indonesia, Perkuat Kerja Sama

Kapal Terbesar Angkatan Laut Australia Tiba di Indonesia, Perkuat Kerja Sama

Global
Hari Ini dalam Sejarah: Serangan Kamikaze Pertama dalam Perang Jepang-Amerika

Hari Ini dalam Sejarah: Serangan Kamikaze Pertama dalam Perang Jepang-Amerika

Global

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.