Partai Oposisi Taiwan Pilih Pemimpin Baru, Janji Buka Pembicaraan dengan China

Kompas.com - 26/09/2021, 06:51 WIB
Eric Chu memberikan pidato setelah menang dalam pemilihan ketua Partai Nasionalis alias Kuomintang (KMT) di Taipei, Taiwan, Sabtu (25/9/2021). AP PHOTO/CHIANG YING-YINGEric Chu memberikan pidato setelah menang dalam pemilihan ketua Partai Nasionalis alias Kuomintang (KMT) di Taipei, Taiwan, Sabtu (25/9/2021).

TAIPEI, KOMPAS.com – Eric Chu terpilih sebagai ketua partai oposisi utama Taiwan, Partai Nasionalis alias Kuomintang (KMT), Sabtu (25/9/2021).

Chu berjanji untuk memperbarui pembicaraan yang terhenti dengan China sebagaimana dilansir Reuters.

Chu merupakan mantan Wali Kota New Taipei City. Dia mengalahkan petahana Johnny Chiang dan dua pesaing lainnya dalam pemilihan ketua KMT.

Baca juga: Taiwan Sebut China Tukang Bully karena Kirim Jet Tempur ke Wilayahnya

KMT dikalahkan dalam pemilu Taiwan tahun lalu setelah gagal menampik tuduhan Partai Progresif Demokratik (DPP) bahwa suara untuk mereka tidak lebih dari suara untuk China.

Berpidato setelah kemenangannya, Chu mengatakan ketika menyangkut kebijakan terkait dengan China, partainya tidak akan menjadi “versi kecil" dari DPP.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kami akan membangun kembali platform pertukaran dan saluran komunikasi lintas Selat Taiwan,” kata Chu.

KMT sempat memerintah China daratan. Hingga akhirnya, partai tua ini melarikan diri ke Taiwan pada 1949 karena kalah perang saudara dengan orang Komunis.

Baca juga: 21 September 1999: Gempa Dahsyat Guncang Taiwan

Secara tradisional, KMT dipandang mendukung hubungan dekat dengan Beijing yang semakin membuatnya bertentangan dengan banyak orang Taiwan.

Kontak tingkat tinggi antara KMT dengan Partai Komunis China terhenti selama 17 bulan ketika partai tersebut dipimpin Chiang.

Chu juga sempat bertemu dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing pada 2015.

Dalam pertemuan itu, dia mengakui bahwa kedua sisi Selat Taiwan adalah bagian dari "satu China". Tetapi, baik Xi dan Chu memiliki interpretasi yang berbeda tentang arti “satu China”.

Baca juga: China Gelar Latihan Militer Dekat Taiwan

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Collin Powell, Menteri Luar Negeri Kulit Hitam Pertama AS Meninggal karena Komplikasi Covid-19

Collin Powell, Menteri Luar Negeri Kulit Hitam Pertama AS Meninggal karena Komplikasi Covid-19

Global
Penembakan di Suriah Tandai Babak Baru Perang Israel

Penembakan di Suriah Tandai Babak Baru Perang Israel

Global
Malala Kirim Surat ke Taliban, Desak Perempuan Boleh Sekolah Lagi

Malala Kirim Surat ke Taliban, Desak Perempuan Boleh Sekolah Lagi

Global
Ketika Perang Lawan Kartel Malah Buat Geng Kriminal Makin Subur di Meksiko

Ketika Perang Lawan Kartel Malah Buat Geng Kriminal Makin Subur di Meksiko

Global
Apple Hapus Aplikasi Al Quran Populer di China Setelah Diduga Berisi Teks Agama Ilegal

Apple Hapus Aplikasi Al Quran Populer di China Setelah Diduga Berisi Teks Agama Ilegal

Global
Min Aung Hlaing Salahkan Oposisi Setelah Dikeluarkan dari KTT ASEAN

Min Aung Hlaing Salahkan Oposisi Setelah Dikeluarkan dari KTT ASEAN

Global
Australia Keluarkan Sertifikat Vaksin Covid-19 untuk Perjalanan Internasional

Australia Keluarkan Sertifikat Vaksin Covid-19 untuk Perjalanan Internasional

Global
Dukung Pencegahan dan Respons Covid-19 Indonesia, AS dan UNICEF Tanda Tangani Kesepakatan Baru

Dukung Pencegahan dan Respons Covid-19 Indonesia, AS dan UNICEF Tanda Tangani Kesepakatan Baru

Global
Israel Siap Hadapi 2.000 Roket Sehari jika Perang Lawan Hezbollah

Israel Siap Hadapi 2.000 Roket Sehari jika Perang Lawan Hezbollah

Global
Cari Petugas Kebersihan untuk Istana, Ratu Elizabeth Tawarkan Gaji Puluhan Juta Rupiah Per Bulan

Cari Petugas Kebersihan untuk Istana, Ratu Elizabeth Tawarkan Gaji Puluhan Juta Rupiah Per Bulan

Global
Taliban Beri Sinyal Anak Perempuan Afghanistan Dapat Kembali ke Sekolah

Taliban Beri Sinyal Anak Perempuan Afghanistan Dapat Kembali ke Sekolah

Global
Ratusan Model Telanjang Dicat Putih di Laut Mati untuk Foto Wisata

Ratusan Model Telanjang Dicat Putih di Laut Mati untuk Foto Wisata

Global
Junta Myanmar Akan Bebaskan Lebih dari 5.000 Orang yang Dipenjara akibat Demo Kudeta

Junta Myanmar Akan Bebaskan Lebih dari 5.000 Orang yang Dipenjara akibat Demo Kudeta

Global
Mengenal Legenda Kitsune, Rubah dari Mitologi Jepang Kuno

Mengenal Legenda Kitsune, Rubah dari Mitologi Jepang Kuno

Internasional
Menakutkannya Rudal Hipersonik China Mampu Putari Dunia Sebelum Jatuh di Mana Saja

Menakutkannya Rudal Hipersonik China Mampu Putari Dunia Sebelum Jatuh di Mana Saja

Global

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.