Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 25/09/2021, 14:53 WIB

KOMPAS.com - 28 Maret 2018, Dwight David Eisenhower, presiden Amerika Serikat ke-34, meninggal dunia.

Kepergian pria yang pernah menjadi komandan tertinggi pasukan Sekutu di Eropa Barat selama perang Dunia II ini, meninggalkan duka, sekaligus kontroversi yang tiada habisnya.

Selama memimpin negara adidaya itu, Eisenhower menyerukan kebijakan moderat yang membuat AS menjadi negara terkuat, paling berpengaruh, serta paling produktif di dunia.

Tapi kontroversinya, seolah tak pernah surut.

Baca juga: Presiden AS Eisenhower dan Perannya dalam Huru-Hara 1965 di Indonesia

Seperti sempat diulas Kompas.com, pria yang lahir pada 14 Oktober 1890 di Texas ini, mulai menjabat Presiden AS ke-34 pada 4 November 1952.

Langkah pertamanya sebagai presiden adalah menekankan anggaran yang seimbang.

Dia juga menandatangani undang-undang hak sipil pada 1957 dan 1960 untuk memberikan perlindungan kepada pemilih kulit hitam.

"Tidak boleh ada warga kelas dua di negara ini," tulisnya.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dalam kebijakan luar negeri, Eisenhower mengakhiri Perang Korea dengan menandatangani gencatan senjata.

Atas persetujuannya, Badan Pusat Intelijen (CIA) juga meluncurkan operasi rahasia melawan komunisme di seluruh dunia.

Baca juga: Saat Soekarno Dibuat Kesal Menunggu Presiden AS Eisenhower

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+