Kompas.com - 25/09/2021, 02:56 WIB
Ilustrasi bantal bayi. [Consumer Product Safety Commission Via Mirror.com] Consumer Product Safety Commission Via Mirror.comIlustrasi bantal bayi. [Consumer Product Safety Commission Via Mirror.com]

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Sebuah perusahaan menarik lebih dari 3 juta bantal bayi setelah 8 bayi mati lemas dalam 5 tahun terakhir.

Komisi Keamanan Produk Konsumen (CPSC) memutuskan bahwa bantal kursi bantal bayi yang baru lahir, yang dibuat oleh Perusahaan Boppy, tidak aman untuk bayi tidur.

CPSC mengatakan bahayanya adalah bahwa bayi dapat mati lemas jika mereka berguling, bergerak, atau ditempatkan dibantal dalam posisi yang menghalangi pernapasan.

Baca juga: Beli Sperma dari Aplikasi, Ibu Ini Lahirkan Bayi Online

Komisi tersebut mengatakan kematian bayi, yang dilaporkan antara Desember 2015 dan Juni 2020, terjadi setelah bayi diletakkan telentang di bantal, samping atau perut di bantal panjang.

Robert S Adler, penjabat ketua komisi keselamatan, mengatakan dalam sebuah pernyataan, "Jenis insiden ini memilukan", seperti yang dilansir dari Mirror pada Jumat (24/9/2021).

"Karena kita tahu bahwa bayi tidur sangat lama, bahkan dalam produk yang tidak dimaksudkan untuk tidur, dan karena mati lemas dapat terjadi begitu cepat, produk kursi malas ini terlalu berisiko untuk tetap ada di pasaran," ujar Adler.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seorang juru bicara perusahaan Boppy berkomentar, "Kami sangat terpukul mendengar tragedi ini.

Baca juga: Gelar Resepsi Sambil Bawa Bayi Kembar, Pengantin Malaysia Ini Viral

"Boppy berkomitmen untuk melakukan segala yang mungkin untuk melindungi bayi, termasuk mengomunikasikan penggunaan produk kami yang aman kepada orang tua dan pengasuh," kata juru bicara itu.

Ia juga mengatakan akan mendidik masyarakat tentang pentingnya mengikuti semua peringatan dan instruksi, sehingga dapat terhindari dari risiko terkait dengan praktik tidur yang tidak aman untuk bayi.

Sebeneranya, kursi bantal bayi itu tidak dipasarkan sebagai produk tidur bayi dan peringatan terhadap penggunaan tidak diawasi.

Di situs web perusahaan, kursi bantal bayi itu digambarkan sebagai "tempat yang sempurna bagi bayi untuk bersantai selama waktu bangun ketika Anda membutuhkan momen hands-free."

Baca juga: Bayi Kembar Dempet di Belakang Kepala Berhasil Dipisahkan, Akhirnya Bisa Saling Menatap

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Sumber Mirror
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.