Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 24/09/2021, 17:17 WIB

MONTREAL, KOMPAS.com – Seorang pria di Kanada meninju wajah seorang perawat karena memberi istrinya vaksin Covid-19 tanpa seizinnya.

Kini, polisi Kanada sedang memburu pria tersebut sebagaimana dilansir Sky News, Rabu (22/9/2021).

Kejadian bermula pada Senin (20/9/2021) pagi waktu setempat. Polisi mengatakan, pria itu mendatangi salah satu kantor farmasi di Sherbrooke, Montreal, Quebec, Kanada.

Baca juga: Dilarang Masuk Restoran karena Belum Vaksin, Presiden Brasil Kepergok Makan Berdiri di Pinggir Jalan AS

"Tersangka langsung masuk ke kantor farmasi lalu mulai meneriaki perawat itu," kata juru bicara polisi Kanada Martin Carrier kepada Reuters.

Carrier mengatakan, pria tersebut mengutarakan keberatannya kepada perawat karena istrinya mendapat vaksin Covid-19 tanpa seizinnya.

Setelah itu, pria tersebut memukul wajah perawat tersebut.

Baca juga: Dosis Kecil Vaksin Covid-19 Pfizer/BioNTech Aman untuk Anak di Bawah 11 Tahun

Tidak jelas apakah tersangka menentang vaksinasi atau apakah istrinya disuntik vaksin Covid-19 di kantor farmasi yang sama.

Sky News melaporkan, selain didera kelelahan dalam melawan pandemi Covid-19, tenaga kesehatan di seluruh dunia, termasuk perawat, juga menghadapi kasus pelecehan.

Di Kanada, protes anti-vaksin meningkat menjelang pemilu yang digelar pada pekan ini.

Baca juga: Vietnam Setujui Penggunaan Vaksin Covid-19 Buatan Kuba

Aksi protes yang meluas mendorong provinsi British Columbia untuk mengunci sekolah.

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengkritik pengunjuk rasa anti-vaksin karena menargetkan rumah sakit dan petugas kesehatan di jalur kampanye.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Trudeau tak tinggal diam dan bersumpah untuk menindak tindakan seperti itu.

Menurut Reuters, Kanada telah memberikan setidaknya 55,3 juta dosis vaksin Covid-19 sejauh ini.

Baca juga: Rayakan Ulang Tahun PM Modi, India Suntikkan 20 Juta Vaksin Covid-19

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Sky News
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Bulan Pasca-banjir, Nasib Warga Miskin Pakistan Kian Terpuruk

6 Bulan Pasca-banjir, Nasib Warga Miskin Pakistan Kian Terpuruk

Global
Dubes Ukraina Kecam Pentolan Pink Floyd Roger Waters

Dubes Ukraina Kecam Pentolan Pink Floyd Roger Waters

Global
Intel AS: Balon Mata-mata China Dirancang untuk Awasi Militer Seluruh Dunia

Intel AS: Balon Mata-mata China Dirancang untuk Awasi Militer Seluruh Dunia

Global
Twitter 'Down' di Turkiye Setelah Warga Protes Lambatnya Bantuan Gempa

Twitter "Down" di Turkiye Setelah Warga Protes Lambatnya Bantuan Gempa

Global
Derita Warga Suriah: Mengungsi karena Perang, Kini Lari dari Gempa

Derita Warga Suriah: Mengungsi karena Perang, Kini Lari dari Gempa

Global
Ada Indikasi Kuat Putin Berikan Separatis Rudal yang Tembak MH17

Ada Indikasi Kuat Putin Berikan Separatis Rudal yang Tembak MH17

Global
Rangkuman Hari Ke-350 Serangan Rusia ke Ukraina: Zelensky ke Inggris | 24 Jam Paling Mematikan

Rangkuman Hari Ke-350 Serangan Rusia ke Ukraina: Zelensky ke Inggris | 24 Jam Paling Mematikan

Global
[POPULER GLOBAL] Gempa Turkiye-Suriah 11.236 Tewas | Putri Kim Jong Un Muncul Lagi

[POPULER GLOBAL] Gempa Turkiye-Suriah 11.236 Tewas | Putri Kim Jong Un Muncul Lagi

Global
Sekjen PBB Khawatir Perang dan Konflik di Dunia Kian Meluas

Sekjen PBB Khawatir Perang dan Konflik di Dunia Kian Meluas

Global
Saat Katak Jadi Penumpang Gelap Pesawat, Picu Alarm Pemeriksaan Bandara...

Saat Katak Jadi Penumpang Gelap Pesawat, Picu Alarm Pemeriksaan Bandara...

Global
Krisis dalam Krisis di Suriah: Rusak karena Perang, Hancur akibat Gempa

Krisis dalam Krisis di Suriah: Rusak karena Perang, Hancur akibat Gempa

Global
Erdogan Akui Ada Masalah dalam Pemerintahannya Saat Respons Gempa

Erdogan Akui Ada Masalah dalam Pemerintahannya Saat Respons Gempa

Global
Erdogan Kunjungi Turkiye Selatan, Pantau Kondisi Gempa

Erdogan Kunjungi Turkiye Selatan, Pantau Kondisi Gempa

Global
Kisah Gempa Turkiye: Bapak Pegang Tangan Putrinya yang Tewas, Enggan Melepas meski Cuaca Dingin

Kisah Gempa Turkiye: Bapak Pegang Tangan Putrinya yang Tewas, Enggan Melepas meski Cuaca Dingin

Global
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky Tiba di Inggris, Kunjungan Pertama sejak Invasi Rusia

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky Tiba di Inggris, Kunjungan Pertama sejak Invasi Rusia

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+