Kompas.com - 24/09/2021, 15:58 WIB
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus saat konferensi pers di Geneva Association of United Nations Correspondents (ACANU), pada 3 Juli 2020. AFP PHOTO/POOL/FABRICE COFFRINIDirektur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus saat konferensi pers di Geneva Association of United Nations Correspondents (ACANU), pada 3 Juli 2020.

JENEWA, KOMPAS.com – Tedros Adhanom Ghebreyesus mendapat banyak dukungan untuk menjadi Sekretaris Jenderal (Sekjen) Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dua periode.

Sedikitnya 17 negara dari Eropa dan kawasan lain mendukung Tedros melanjutkan jabatannya sebagai orang nomor wahid di WHO.

Melansir Reuters, Tedros menjadi orang Afrika pertama yang menjadi Sekjen WHO pada Mei 2017.

Baca juga: Indonesia Adakan Pembicaraan dengan WHO untuk Jadi Pusat Vaksin Global

Mantan menteri kesehatan dan luar negeri Etiopia tersebut telah memimpin perjuangan global melawan pandemi Covid-19.

Ketika virus corona muncul di China pada akhir 2019 hingga akhirnya menjadi pandemi dan menewaskan 4,9 juta orang, Tedros kenyang oleh kritikan dari berbagai pihak ketika menakhodai WHO.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Suatu ketika, mantan Presiden AS Donald Trump sempat menuding Tedros sebagai “China-sentris”.

Tedros semakin diejek Trump ketika secara terbuka mengatakan bahwa penyelidikan lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui asal-usul virus corona, termasuk mengaudit laboratorium di China.

Baca juga: Sejarah Berdirinya Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)

Kendati mendapat panggung di dunia internasional, Tedros sebenarnya dijauhi oleh pemerintah Etiopia karena gesekan atas konflik Tigray di dalam negeri.

"Dia aman, tetapi secara luas masyarakat internasional merasa sangat penting untuk mendukungnya," kata seorang diplomat senior dari negara non-Uni Eropa kepada Reuters.

Sejumlah sumber dari pemerintah Jerman menjelaskan kepada Reuters di Berlin pada Rabu (22/9/2021) bahwa mereka akan secara resmi mencalonkan Tedros.

Tak hanya itu, Jerman juga bakal menggalang dukungan dari negara-negara anggota Uni Eropa lainnya untuk mendukung Tedros.

Baca juga: WHO Ingatkan Bahaya Varian Covid-19 Mu, Lebih Resisten Vaksin?

Halaman:

Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Misteri Eksperimen Kejam Donald dan Gua, yang Buat Bayi Manusia Seperti Simpanse

Kisah Misteri Eksperimen Kejam Donald dan Gua, yang Buat Bayi Manusia Seperti Simpanse

Global
Korsel Luncurkan Roket Luar Angkasa Domestik Pertama, tapi Misinya Gagal

Korsel Luncurkan Roket Luar Angkasa Domestik Pertama, tapi Misinya Gagal

Global
Ketika Seorang Anak Minta Topi Paus Fransiskus Secara Lansung di Panggung Audiensi Umum

Ketika Seorang Anak Minta Topi Paus Fransiskus Secara Lansung di Panggung Audiensi Umum

Global
Pembunuh Anggota Parlemen Inggris David Amess Didakwa Aksi Terorisme

Pembunuh Anggota Parlemen Inggris David Amess Didakwa Aksi Terorisme

Global
Jenazah Ditemukan Dekat Temuan Barang Milik Tunangan Selebgram Gabby Petito, Brian Laundrie

Jenazah Ditemukan Dekat Temuan Barang Milik Tunangan Selebgram Gabby Petito, Brian Laundrie

Global
Pilih Keluar dari Keluarga Kerajaan, Putri Mako dan Pangeran Harry Punya Kemiripan

Pilih Keluar dari Keluarga Kerajaan, Putri Mako dan Pangeran Harry Punya Kemiripan

Global
3 Tokoh Penting dalam Berdirinya PBB

3 Tokoh Penting dalam Berdirinya PBB

Internasional
Jenis Sanksi Internasional dan Contoh Penerapan Terkini

Jenis Sanksi Internasional dan Contoh Penerapan Terkini

Internasional
Isi Piagam PBB dan Sejarah Kesepakatannya

Isi Piagam PBB dan Sejarah Kesepakatannya

Internasional
Sejarah Hak Veto PBB dan Kontroversi di Baliknya

Sejarah Hak Veto PBB dan Kontroversi di Baliknya

Internasional
UPDATE Banjir dan Tanah Longsor di India dan Nepal, Sedikitnya 150 Orang Tewas

UPDATE Banjir dan Tanah Longsor di India dan Nepal, Sedikitnya 150 Orang Tewas

Global
Kisah Kemalangan Ratu Maria Eleonora dan Kekejamannya pada Sang Putri

Kisah Kemalangan Ratu Maria Eleonora dan Kekejamannya pada Sang Putri

Global
Covid-19 di China Merebak Lagi dari Klaster Wisatawan, Ratusan Penerbangan Dibatalkan

Covid-19 di China Merebak Lagi dari Klaster Wisatawan, Ratusan Penerbangan Dibatalkan

Global
Taliban Dapat Dukungan 10 Negara, Desak AS dan Sekutu Bayar Bantuan Bangun Afghanistan

Taliban Dapat Dukungan 10 Negara, Desak AS dan Sekutu Bayar Bantuan Bangun Afghanistan

Global
Pacar Mengaku Selingkuh, Wanita di Singapura Buang TV dan Speaker dari Balkon Lantai 50

Pacar Mengaku Selingkuh, Wanita di Singapura Buang TV dan Speaker dari Balkon Lantai 50

Global

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.