KOMPAS.com - Cerita mengenai sejumlah senjata Uni Soviet yang mampu membuat Nazi Jerman kewalahan menjadi berita yang paling banyak dibaca dari kanal Global.
Sementara itu di Selandia Baru, polisi menangkap dua pria yang memborong makanan KFC saat tengah malam.
Berikut kami rangkumkan berita internasional terpopuler dari Kompas.com edisi Rabu (22/9/2021) hingga Kamis (23/9/2021).
Adolf Hitler, diktator Jerman, pada Perang Dunia II sempat menggelar operasi Barbarossa, menyerang Uni Soviet.
Namun, perhitungan Hitler salah besar. Nazi bahkan tak mampu "menancapkan kuku" di sana.
Selain kegigihan tentara dan ganasnya alam, Soviet ternyata memiliki sejumlah senjata pamungkas yang amat ditakuti pasukan Nazi.
Penasaran dengan kelanjutan beritanya? Baca selengkapnya di sini.
Baca juga: 3 Senjata Ganas Uni Soviet yang Buat Pasukan Nazi Kocar-kacir
Polisi Selandia Baru menangkap dua orang pria yang membawa banyak ayam KFC dan puluhan ribu dollar ketika masuk ke Auckland dengan mencurigakan pada tengah malam.
Dua orang pria ditangkap di kota Auckland karena melanggar aturan lockdown pandemi Covid-19 negara.
Kota Auckland, Selandia Baru masih berada di bawah aturan lockdown ketat level 4, yang mana semua restoran tutup untuk makan di tempat maupun layanan take away.
Anda bisa membaca berita ini selengkapnya di sini.
Baca juga: Polisi Selandia Baru Tangkap Dua Pria yang Borong Makanan KFC Tengah Malam
Taliban memecat gubernur provinsi Nangarhar dan gubernur provinsi Kunar akibat situasi keamanan yang memburuk di wilayah timur Afghanistan.
Setelah mencopot kedua gubernur, Taliban lantas menunjuk pemimpin baru di dua provinsi tersebut.
Pengumuman itu disampaikan Juru Bicara Taliban Zabihullah Mujahid melalui Twitter
Bagaimana kelanjutan beritanya? Simak selengkapnya di sini.
Baca juga: Diserang ISIS, Taliban Copot 2 Gubernur di Afghanistan
Auschwitz adalah simbol kebiadaban Adolf Hitler dan Nazi. Lokasi kamp konsentrasi yang terletak di kota Oswiecim, Polandia, adalah kawasan luas yang dulunya menjadi lokasi tiga kamp konsentrasi utama dan dua kamp tambahan Nazi.
Dilansir DW, Pasukan Jerman pada awalnya menduduki kota kecil di Polandia itu pada 1939.
Baca selengkapnya di sini.
Baca juga: Menelisik Kamp Auschwitz, Tempat Nazi Mempermainkan Maut
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.