Dituduh Mata-mata, 9 Pria Ini Dieksekusi Mati di Yaman di Hadapan Publik

Kompas.com - 22/09/2021, 18:29 WIB
Pasukan dari kepolisian berjaga di depan sembilan pria yang diduga terlibat dalam pembunuhan pejabat senior Houthi, Saleh al-Samad, dalam proses eksekusi mati di Lapangan Tahrir, Sanaa, Yaman, pada Sabtu 18 September 2021. AP PHOTO/Hani MohammedPasukan dari kepolisian berjaga di depan sembilan pria yang diduga terlibat dalam pembunuhan pejabat senior Houthi, Saleh al-Samad, dalam proses eksekusi mati di Lapangan Tahrir, Sanaa, Yaman, pada Sabtu 18 September 2021.

SANAA, KOMPAS.com - Sembilan orang pria dieksekusi mati di depan publik Yaman, setelah mereka dituding sebagai mata-mata.

Dunia, di antaranya Uni Eropa, mengecam praktik eksekusi brutal yang dilakukan di Lapangan Tahrir, ibu kota Sanaa.

Sembilan orang itu merupakan bagian dari 60 orang yang dituduh melakukan pembunuhan terhadap Saleh al-Samad, pejabat senior Houthi, pada April 2018.

Baca juga: Arab Saudi Salahkan Houthi Atas Serangan 3 Rudal Balistik

Mereka didakwa menjadi mata-mata koalisi yang dipimpin Arab Saudi, yang memerangi pemberontak Houthi sejak 2015.

Ratusan orang, kebanyakan anggota pemberontak beserta pendukungnya, melihat eksekusi mati tersebut, dilansir The Sun Selasa (21/9/2021).

Sembilan orang itu mengenakan pakaian tahanan berwarna biru langit, dengan tangan mereka diikat di belakang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penjaga bertopeng kemudian membawa mereka ke area eksekusi, dan memaksa mereka berbaring dengan perut di bawah.

Para terpidana itu ditembak mati di bagian belakang. Petugas lalu menutupi jenazah mereka dengan kain putih.

Salah satu terduga mata-mata nampaknya takut menunggu gilirannya ditembak, sehingga penjaga mengikatnya dengan erat.

Baca juga: Arab Saudi Cegat 3 Rudal Balistik Houthi dari Yaman

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyatakan, eksekusi itu tidak menunjukkan bentuk persidangan yang adil.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber The Sun
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lolos dari Bom Atom Hiroshima, Sunao Tsuboi Meninggal karena Anemia

Lolos dari Bom Atom Hiroshima, Sunao Tsuboi Meninggal karena Anemia

Global
Iran dan Ketakutannya akan Kekacauan di Afganistan

Iran dan Ketakutannya akan Kekacauan di Afganistan

Global
Kudeta Militer Sudan Berlanjut Protes, 1.300 WNI Akan Dievakuasi Jika Kondisi Memburuk

Kudeta Militer Sudan Berlanjut Protes, 1.300 WNI Akan Dievakuasi Jika Kondisi Memburuk

Global
Stasiun Bahan Bakar di Seluruh Iran Mati Akibat Serangan Siber

Stasiun Bahan Bakar di Seluruh Iran Mati Akibat Serangan Siber

Global
Noeleen Heyzer dari Singapura, Ditunjuk Sekjen PBB sebagai Utusan Khusus Myanmar yang Baru

Noeleen Heyzer dari Singapura, Ditunjuk Sekjen PBB sebagai Utusan Khusus Myanmar yang Baru

Global
Gambar Pertemuan Taliban dan Delegasi Asing Picu Kemarahan, Disebut “Pesta Sosis”

Gambar Pertemuan Taliban dan Delegasi Asing Picu Kemarahan, Disebut “Pesta Sosis”

Global
China Cekal Namewee, Artis Malaysia yang Dituduh Buat Video Musik Menghina Bangsanya

China Cekal Namewee, Artis Malaysia yang Dituduh Buat Video Musik Menghina Bangsanya

Global
China Bangun Kompleks Karantina Covid-19 Seukuran 46 Lapangan Sepak Bola

China Bangun Kompleks Karantina Covid-19 Seukuran 46 Lapangan Sepak Bola

Global
China: Taiwan Tidak Punya Hak Bergabung dengan PBB

China: Taiwan Tidak Punya Hak Bergabung dengan PBB

Global
China: Taliban Ingin Berdialog dengan Seluruh Dunia

China: Taliban Ingin Berdialog dengan Seluruh Dunia

Global
Niat Cari Untung Jual Muntahan Paus 7,7 Kg Seharga Rp 14 Miliar, Dua Pria Diciduk Aparat

Niat Cari Untung Jual Muntahan Paus 7,7 Kg Seharga Rp 14 Miliar, Dua Pria Diciduk Aparat

Global
ISIS Serang Warga Sipil di Desa, 11 Orang Tewas

ISIS Serang Warga Sipil di Desa, 11 Orang Tewas

Global
100 Hari Jelang Olimpiade Beijing, China Mengaku Khawatir Covid-19 Jadi Tantangan Terbesar

100 Hari Jelang Olimpiade Beijing, China Mengaku Khawatir Covid-19 Jadi Tantangan Terbesar

Global
Soal Senjata Hipersonik, AS Tertinggal Bertahun-tahun di Belakang China

Soal Senjata Hipersonik, AS Tertinggal Bertahun-tahun di Belakang China

Global
Setelah Ditahan di Rumah Pemimpin Kudeta, PM Sudan Dibebaskan

Setelah Ditahan di Rumah Pemimpin Kudeta, PM Sudan Dibebaskan

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.