Taliban Tunjuk Duta Besar Afghanistan untuk PBB, Ingin Berbicara dalam Sidang Umum

Kompas.com - 22/09/2021, 06:27 WIB
Juru bicara Taliban Suhail Shaheen. AFP PHOTO/DIMITAR DILKOFFJuru bicara Taliban Suhail Shaheen.

KABUL, KOMPAS.com – Taliban menominasikan juru bicara mereka yang berbasis di Qatar, Suhail Shaheen, sebagai duta besar Afghanistan untuk PBB.

Selain itu, kelompok tersebut juga meminta untuk berbicara dengan para pemimpin dunia di depan Sidang Umum PBB.

Permintaan tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri Afghanistan yang diperintah Taliban, Amir Khan Muttaqi, melalui surat kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada Senin (19/9/2021).

Baca juga: Peserta Sidang Umum PBB Wajib Sudah Divaksin Covid-19, Rusia Keberatan

Muttaqi meminta Guterres agar dia bisa berbicara dalam Sidang Umum PBB.

Juru bicara Guterres, Farhan Haq, membenarkan surat Muttaqi itu sebagaimana dilansir Reuters, Selasa (23/9/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Langkah itu memicu pertikaian dengan Ghulam Isaczai, duta besar PBB di New York yang mewakili pemerintah Afghanistan yang digulingkan bulan lalu oleh Taliban.

Baca juga: Sidang Umum PBB Ke-76, Ini 4 Isu yang Diangkat Indonesia

Haq mengatakan, permintaan Taliban untuk kursi PBB di Afghanistan telah dikirim ke komite kredensial sembilan anggota, yang anggotanya termasuk AS, China, dan Rusia.

Komite tersebut tidak mungkin bertemu mengenai masalah ini sebelum Senin, sehingga diragukan bahwa Muttaqi akan berbicara dalam Sidang Umum PBB.

Di sisi lain, usulan Taliban untuk menominasikan Shaheen sebagai duta besar Afghanistan untuk PBB merupakan upaya kelompok itu untuk mencari pengakuan internasional.

Baca juga: Belum Divaksin, Presiden Brasil Ngeyel Bakal Hadir di Sidang Umum PBB

Jika Taliban mendapat pengakuan internasional, itu membantu membuka dana yang sangat dibutuhkan untuk ekonomi Afghanistan yang kekurangan uang.

Haq menambahkan, surat Taliban itu menyebutkan bahwa misi Isaczai dianggap selesai dan dia tidak lagi mewakili Afghanistan.

Kendati demikian, sampai keputusan dibuat oleh komite kredensial, Isaczai akan tetap di kursinya menurut aturan Majelis Umum.

Isaczai dijadwalkan untuk berpidato di hari terakhir Sidang Umum PBB pada 27 September, tetapi masih belum jelas apakah ada negara yang keberatan mengenai surat Taliban.

Baca juga: Pesan BTS di Panggung PBB tentang Generasi Muda dan Pandemi Covid-19

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.