Kompas.com - 21/09/2021, 10:46 WIB
Presiden Hongaria Janos Ader. EPAPresiden Hongaria Janos Ader.

 

KOMPAS.com - Presiden Hongaria Janos Ader, lahir pada 9 Mei 1959.

Sebelum menjadi presiden, Ader dikenal sebagai pengacara, untuk selanjutnya menjadi politisi.

Dia dilantik menjadi Presiden Hongaria pada
10 Mei 2012

Baca juga: Kunjungi Hongaria, Paus Fransiskus Peringatkan Ada Ancaman Anti-Semitisme di Eropa

Pria berumur 62 tahun ini dibesarkan di kota kecil Csorna, Kabupaten Gyor-Moson-Sopron.

Dikutip dari Wikipedia, sejak 1978, ia belajar hukum selama lima tahun di Fakultas Hukum dan Ilmu Politik di Universitas Eotvos Lorand di Budapest.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selama periode 1986-1990, ia menjadi peneliti di Akademi Pengetahuan Hongaria Institut Riset Sosiologi.

Ader yang bergelar sarjana hukum menjadi salah seorang pendiri Fidesz atau Aliansi Demokrat Muda, di mana ia menjadi ahli hukum partai.

Ia juga sempat menjadi anggota Oposisi Round Table pada tahun 1989, yang mengakhiri partai tunggal sesuai konstitusi di Hongaria.

Baca juga: Hongaria Sahkan UU Anti LGBTQ, PM Belanda: Mereka Tak Punya Tempat di Uni Eropa

Sebelumnya pada pemilu 1990 dan 1994, dia menjadi kepala kampanye Fidesz.

Selama periode 1990-2009, Ader sempat menjadi Anggota Parlemen Hongaria dan Ketua Parlemen Nasional Hongaria periode 18 Juni 1998-15 Mei 2002.

Halaman:

Sumber wikipedia
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.