Kisah Brenda Spencer, Tembaki Sekolah dan Bunuh 2 Orang karena Benci Hari Senin

Kompas.com - 20/09/2021, 19:01 WIB
Brenda Spencer ketika dibawa ke kantor polisi. Pada 29 Januari 1979, Spencer yang masih berusia 16 tahun menembaki murid dan staf SD Grover Cleveland di San Diego, California, Amerika Serikat (AS). Yang mengerikan, motifnya membunuh dua orang adalah karena dia benci hari Senin. AP PHOTO via Daily MailBrenda Spencer ketika dibawa ke kantor polisi. Pada 29 Januari 1979, Spencer yang masih berusia 16 tahun menembaki murid dan staf SD Grover Cleveland di San Diego, California, Amerika Serikat (AS). Yang mengerikan, motifnya membunuh dua orang adalah karena dia benci hari Senin.

SAN DIEGO, KOMPAS.com - Pada 1979, Brenda Spencer membunuh dua orang di sebuah sekolah di California, AS, karena dia benci hari Senin.

Spencer yang kala itu berusia 16 tahun melakukan penembakan di SD Grover Cleveland di San Carlos, San Diego, pada 29 Januari 1979.

Dilansir The Sun, insiden itu mengejutkan publik AS dan tercatat sebagai penembakan massal pertama yang begitu terkenal di sana.

Baca juga: Kisah Hisashi Ouchi, Manusia yang Dipaksa Hidup Tersiksa dengan Radiasi Besar di Tubuhnya

Menurut Museum Kepolisian San Diego, Spencer belia menaruh perhatian khusus kepada kisah-kisah kekerasan dan senjata.

Ayahnya, Wallace Spencer, memberikannya senapan semi-otomatis kaliber .22 sebagai hadiah Natal setahun sebelumnya.

Teman sekelasnya mengungkapkan, sepekan sebelum menargetkan anak-anak di taman bermain sekolah, Spencer sudah berkoar "akan melakukan hal besar supaya masuk TV".

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia menembaki anak-anak yang tengah menunggu giliran masuk ke area bermain dari jendela kamar tidur di rumahnya.

Penembakan selama 20 menit tersebut membunuh dua orang. Pertama adalah kepala sekolah Burton Wragg (53) yang berusaha membantu murid-murid.

Kemudian korban tewas kedua adalah staf sekolah bernama Mike Suchar (56), yang tertembak karena berusaha menyelamatkan bosnya. Sembilan orang lainnya terluka.

Baca juga: Kisah di Balik Resep Rahasia Coca Cola

Banyak nyawa tertolong saat polisi yang bertugas menggunakan truk sampah sebagai perisai untuk melindungi para murid.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber The Sun
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Trump Disidang atas Serangan Pengawalnya terhadap Demonstran 6 Tahun Lalu

Trump Disidang atas Serangan Pengawalnya terhadap Demonstran 6 Tahun Lalu

Global
Mengaku Dinasihati Pakar Fengshui, Pria Ini Perkosa Putrinya yang Berusia 11 Tahun

Mengaku Dinasihati Pakar Fengshui, Pria Ini Perkosa Putrinya yang Berusia 11 Tahun

Internasional
Setelah 8 Delegasi Diusir, Rusia Balas NATO dengan Hentikan Misi Diplomasi

Setelah 8 Delegasi Diusir, Rusia Balas NATO dengan Hentikan Misi Diplomasi

Global
Demi Nikahi Wanita Lain, Pria Ini Sewa Ular Berbisa untuk Bunuh Istrinya

Demi Nikahi Wanita Lain, Pria Ini Sewa Ular Berbisa untuk Bunuh Istrinya

Global
Otak Serangan Bom Bunuh Diri Paling Mematikan Baghdad 2016 Ditangkap Irak

Otak Serangan Bom Bunuh Diri Paling Mematikan Baghdad 2016 Ditangkap Irak

Global
Diplomat Veteran Utusan AS untuk Negosiasi Damai dengan Taliban Mengundurkan Diri

Diplomat Veteran Utusan AS untuk Negosiasi Damai dengan Taliban Mengundurkan Diri

Global
China Bantah Telah Uji Coba Rudal Hipersonik seperti Ramai Diberitakan

China Bantah Telah Uji Coba Rudal Hipersonik seperti Ramai Diberitakan

Global
China Klaim Obyek yang Diuji Coba adalah Pesawat Luar Angkasa, Bukan Rudal Hipersonik

China Klaim Obyek yang Diuji Coba adalah Pesawat Luar Angkasa, Bukan Rudal Hipersonik

Global
POPULER GLOBAL: Media Asing Sorot Indonesia Juara Piala Thomas 2020 | Rudal Hipersonik China Mampu Putari Dunia

POPULER GLOBAL: Media Asing Sorot Indonesia Juara Piala Thomas 2020 | Rudal Hipersonik China Mampu Putari Dunia

Global
Beruang Sirkus Serang Wanita Hamil di Tengah Pertunjukan yang Ditonton Anak-anak

Beruang Sirkus Serang Wanita Hamil di Tengah Pertunjukan yang Ditonton Anak-anak

Global
Collin Powell, Menteri Luar Negeri Kulit Hitam Pertama AS Meninggal karena Komplikasi Covid-19

Collin Powell, Menteri Luar Negeri Kulit Hitam Pertama AS Meninggal karena Komplikasi Covid-19

Global
Penembakan di Suriah Tandai Babak Baru Perang Israel

Penembakan di Suriah Tandai Babak Baru Perang Israel

Global
Malala Kirim Surat ke Taliban, Desak Perempuan Boleh Sekolah Lagi

Malala Kirim Surat ke Taliban, Desak Perempuan Boleh Sekolah Lagi

Global
Ketika Perang Lawan Kartel Malah Buat Geng Kriminal Makin Subur di Meksiko

Ketika Perang Lawan Kartel Malah Buat Geng Kriminal Makin Subur di Meksiko

Global
Apple Hapus Aplikasi Al Quran Populer di China Setelah Diduga Berisi Teks Agama Ilegal

Apple Hapus Aplikasi Al Quran Populer di China Setelah Diduga Berisi Teks Agama Ilegal

Global

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.