Jalalabad Diguncang Ledakan Kelima, Targetkan Kendaraan Taliban

Kompas.com - 20/09/2021, 14:19 WIB
Sejumlah milisi Taliban mengawal pawai wanita untuk mendukung pemerintah Taliban di luar Universitas Kabul, Afghanistan, pada Sabtu (11/9/2021). AP PHOTO/BERNAT ARMANGUESejumlah milisi Taliban mengawal pawai wanita untuk mendukung pemerintah Taliban di luar Universitas Kabul, Afghanistan, pada Sabtu (11/9/2021).

JALALABAD, KOMPAS.com – Serangan bom menargetkan kendaraan Taliban di kota Jalalabad, Afghanistan, pada Minggu (19/9/2021).

Akibat serangan tersebut, dua warga sipil tewas menurut sumber dari rumah sakit sebagaimana dilansir Yeni Safak.

Serangan tersebut merupakan ledakan kelima yang mengguncang Jalalabad selama beberapa hari terakhir.

Baca juga: Taliban Perintahkan Karyawan Wanita di Ibu Kota Afghanistan Tetap di Rumah

Sementara itu, saksi mata mengatakan setidaknya lima orang termasuk beberapa anggota Taliban terluka akibat serangan itu.

Pada Sabtu (18/9/2021), sedikitnya dua orang tewas dan 21 lainnya cedera dalam serangkaian ledakan di Jalalabad dan ibu kota Afghanistan, Kabul.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ledakan-ledakan tersebut dikabarkan menyasar kendaraan milik Taliban sebagaimana dilansir Dawn.

Baca juga: Pasukan Elite Inggris SAS Sedih Taliban Bunuh Tentara Afghanistan yang Mereka Latih

Hingga saat ini, belum ada pihak yang bertanggung jawab atas serangan bom di Jalalabad tersebut.

Jalalabad adalah ibu kota Provinsi Nangarhar, daerah pusat bagi kelompok ISIS-K di Afghanistan.

ISIS-K mengaku bertanggung jawab atas ledakan di bandara Kabul yang menewaskan lebih dari 100 orang pada akhir Agustus.

Baca juga: Sekolah di Afghanistan Dibuka Lagi Tanpa Murid Putri, Ini Kata Taliban

Sejumlah di lokasi ledakan menunjukkan, sebuah pikap hijau dengan bendera putih milik Taliban tampak berhenti di dekat puing-puing.

Saat mayoritas pasukan asing meninggalkan Afghanistan, Taliban dengan cepat menduduki sejumlah wilayah Afghanistan.

Puncaknya, pada 15 Agustus, Taliban berhasil merebut Kabul tanpa menembakkan peluru dan membuat mantan Presiden Afghanistan Ashraf Ghani kabur ke luar negeri.

Setelah berkuasa di Afghanistan, Taliban berjanji untuk memulihkan perdamaian dan keamanan di negara itu.

Baca juga: Taliban Jadi Target Ledakan, 2 Orang tewas di Jalalabad

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.