Donald Trump Sebut AS Bakal Hilang 3 Tahun Lagi

Kompas.com - 18/09/2021, 20:12 WIB
Foto bertanggal 28 Oktober 2020 memperlihatkan Donald Trump saat masih menjabat Presiden Amerika Serikat, mendengarkan pembicaraan para pemimpin bisnis Nevada dalam sebuah acara di Trump International Hotel, Las Vegas. AP PHOTO/EVAN VUCCIFoto bertanggal 28 Oktober 2020 memperlihatkan Donald Trump saat masih menjabat Presiden Amerika Serikat, mendengarkan pembicaraan para pemimpin bisnis Nevada dalam sebuah acara di Trump International Hotel, Las Vegas.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com – Mantan Presiden AS Donald Trump mengeklaim bahwa Amerika Serikat (AS) akan hilang tiga tahun lagi.

Klaim tanpa dasar tersebut disampaikan Trump dalam acara Sean Spicer melalui sambungan telepon di saluran berita konservatif Newsmax pada Selasa (14/9/2021).

“(Jika kita) menggelar pemilu mendatang, 2022 dan 2024, negara kita tidak akan tersisa sama sekali,” ujar Trump dalam acara tersebut.

Baca juga: Terungkap, Jenderal Top AS Diam-diam Telepon China Saat Trump Menjabat

Dia juga mengulangi klaimnya bahwa dia telah dicurangi dalam pilpres 2020 sambil menambahkan AS bakal hilang dalam tiga tahun ke depan.

Setelah Trump mengucapkan hal tersebut, Spicer, yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Pers Gedung Putih era Trump, buru-buru mengakhiri wawancara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Anda sangat murah hati karena meluangkan waktu Anda, terima kasih untuk itu,” ujar Spicer sebagaimana dilansir The Independent.

Sebelum melontarkan klaimnya yang tak berdasar tersebut, Trump juga mengkritik pemerintahan Presiden AS Joe Biden.

Baca juga: Jika Gagal Jadi Presiden, Trump Tidak Masalah Maju sebagai Pejabat Ini

“Negara kita telah benar-benar menurun dalam delapan bulan terakhir, seperti yang belum pernah dilihat siapa pun sebelumnya,” ujar Trump sebagaimana dilansir Daily Star.

Sebelumnya, Newsmax menghadapi gugatan pencemaran nama baik senilai 1,6 miliar dollar AS dari Dominion Voting Systems.

Dalam gugatan itu, Newsmax diduga menyebarkan informasi yang salah alias misinformasi dalam liputannya yang melibatkan mesin pemungutan suara dari Dominion Voting Systems dalam pilpres AS 2020.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.