Turkmenistan: Punya Kawah Api Eksotis, tetapi Susah Dikunjungi

Kompas.com - 17/09/2021, 16:24 WIB
Gerbang Neraka misterius di kawasan Padang Pasir Karakum, Turkmenistan. Asal usul terbentuknya Kawah Darvaza dengan api yang berkobar selama puluhan tahun ini masih misteri. GETTY IMAGES VIA BBC INDONESIAGerbang Neraka misterius di kawasan Padang Pasir Karakum, Turkmenistan. Asal usul terbentuknya Kawah Darvaza dengan api yang berkobar selama puluhan tahun ini masih misteri.

 

KOMPAS.com - Negara Turkmenistan dulunya adalah bagian dari Uni Soviet.

Saat Soviet bubar, negara ini segera memerdekakan diri pada 27 Oktober 1991.

Negara ini punya banyak keunikan, yang mungkin tak akan dijumpai di negara lainnya.

Baca juga: Raih Medali Olimpiade Pertama untuk Turkmenistan, Atlet Ini Langsung Kaya Raya

Turkmenistan punya kawah api dan tak pernah padam selama 40 tahun terakhir di gurun pasir Davarza.

Gas yang berada di daerah tersebut disinyalir jadi penyebab api gurun itu tak pernah padam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ini membuat Davarza selalu jadi prioritas kunjungan wisata di sana.

Dikutip dari Wikipedia, sebagian besar wilayah Turkmenistan merupakan gurun pasir terkering di dunia.

Baca juga: Misteri Kawah Gerbang Neraka di Kawasan Padang Pasir Turkmenistan

Beberapa tempat bahkan memiliki curah hujan tahunan hanya mencapai 12 mm (0,47 inci).

Suhu tertinggi yang pernah tercatat yaitu sekitar 48,9 celsius.

Di Kerki, sebuah kota kecil yang terletak di tepi Sungai Amu Darya, bahkan pernah mencapai sekitar 51,7 derajat celsius pada Juli 1983.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Collin Powell, Menteri Luar Negeri Kulit Hitam Pertama AS Meninggal karena Komplikasi Covid-19

Collin Powell, Menteri Luar Negeri Kulit Hitam Pertama AS Meninggal karena Komplikasi Covid-19

Global
Penembakan di Suriah Tandai Babak Baru Perang Israel

Penembakan di Suriah Tandai Babak Baru Perang Israel

Global
Malala Kirim Surat ke Taliban, Desak Perempuan Boleh Sekolah Lagi

Malala Kirim Surat ke Taliban, Desak Perempuan Boleh Sekolah Lagi

Global
Ketika Perang Lawan Kartel Malah Buat Geng Kriminal Makin Subur di Meksiko

Ketika Perang Lawan Kartel Malah Buat Geng Kriminal Makin Subur di Meksiko

Global
Apple Hapus Aplikasi Al Quran Populer di China Setelah Diduga Berisi Teks Agama Ilegal

Apple Hapus Aplikasi Al Quran Populer di China Setelah Diduga Berisi Teks Agama Ilegal

Global
Min Aung Hlaing Salahkan Oposisi Setelah Dikeluarkan dari KTT ASEAN

Min Aung Hlaing Salahkan Oposisi Setelah Dikeluarkan dari KTT ASEAN

Global
Australia Keluarkan Sertifikat Vaksin Covid-19 untuk Perjalanan Internasional

Australia Keluarkan Sertifikat Vaksin Covid-19 untuk Perjalanan Internasional

Global
Dukung Pencegahan dan Respons Covid-19 Indonesia, AS dan UNICEF Tanda Tangani Kesepakatan Baru

Dukung Pencegahan dan Respons Covid-19 Indonesia, AS dan UNICEF Tanda Tangani Kesepakatan Baru

Global
Israel Siap Hadapi 2.000 Roket Sehari jika Perang Lawan Hezbollah

Israel Siap Hadapi 2.000 Roket Sehari jika Perang Lawan Hezbollah

Global
Cari Petugas Kebersihan untuk Istana, Ratu Elizabeth Tawarkan Gaji Puluhan Juta Rupiah Per Bulan

Cari Petugas Kebersihan untuk Istana, Ratu Elizabeth Tawarkan Gaji Puluhan Juta Rupiah Per Bulan

Global
Taliban Beri Sinyal Anak Perempuan Afghanistan Dapat Kembali ke Sekolah

Taliban Beri Sinyal Anak Perempuan Afghanistan Dapat Kembali ke Sekolah

Global
Ratusan Model Telanjang Dicat Putih di Laut Mati untuk Foto Wisata

Ratusan Model Telanjang Dicat Putih di Laut Mati untuk Foto Wisata

Global
Junta Myanmar Akan Bebaskan Lebih dari 5.000 Orang yang Dipenjara akibat Demo Kudeta

Junta Myanmar Akan Bebaskan Lebih dari 5.000 Orang yang Dipenjara akibat Demo Kudeta

Global
Mengenal Legenda Kitsune, Rubah dari Mitologi Jepang Kuno

Mengenal Legenda Kitsune, Rubah dari Mitologi Jepang Kuno

Internasional
Menakutkannya Rudal Hipersonik China Mampu Putari Dunia Sebelum Jatuh di Mana Saja

Menakutkannya Rudal Hipersonik China Mampu Putari Dunia Sebelum Jatuh di Mana Saja

Global

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.