Kompas.com - 17/09/2021, 16:20 WIB
Polisi berdiri di sekeliling narkoba yang dibakar dalam acara upacara penghancuran bukti kejahatan di Yangon, Myanmar, pada 26 Juni 2021. Militer Myanmar menyatakan mereka menghancurkan barang bukti narkotika sekitar 500 juta poundsterling, atau Rp 10triliun. AP PHOTO/Thein ZawPolisi berdiri di sekeliling narkoba yang dibakar dalam acara upacara penghancuran bukti kejahatan di Yangon, Myanmar, pada 26 Juni 2021. Militer Myanmar menyatakan mereka menghancurkan barang bukti narkotika sekitar 500 juta poundsterling, atau Rp 10triliun.

KOMPAS.com - Tembakan meriam air, peluru karet, dan peluru tajam menghiasi jalanan Myanmar.

Saat itu, sejumlah orang turun ke jalan di seluruh Myanmar. Mereka memprotes kudeta yang dilakukan angkatan bersenjata.

Polisi meresponsnya dengan senjata. Februari bergejolak di Myanmar. Awal tahun 2021 yang terasa sulit.

Baca juga: Bentrok antara Milisi dan Militer Myanmar Pecah Lagi, 20 Orang Tewas

Apa yang sebenarnya terjadi di Myanmar?

Seperti sempat diulas Kompas.com, pihak militer Myanmar mengumumkan keadaan darurat di negara itu selama setahun.

Militer merebut kendali pada 1 Februari setelah Partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) yang dipimpin Suu Kyi memenangkan pemilu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dilansir BBC, pihak angkatan bersenjata yang mendukung oposisi, menuntut pemungutan suara ulang dan mengklaim kemenangan yang terjadi sebagai penipuan.

Sementara itu, Komisi Pemilihan mengatakan tidak ada bukti yang mendukung klaim tersebut.

Baca juga: Pemerintah Bayangan Myanmar Serukan Pemberontakan Nasional Lawan Junta Militer

Kudeta pun terjadi saat sesi baru parlemen akan dibuka.

Suu Kyi pun ditahan dalam tahanan rumah dan didakwa memiliki walkie-talkie yang diimpor secara ilegal.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.