Bantu Australia Bangun Kapal Selam Bertenaga Nuklir, AS: Tak Cari Konflik dengan China

Kompas.com - 17/09/2021, 05:51 WIB
Sekretaris Pers Gedung Putih Jen Psaki berbicara pada konferensi pers di Gedung Putih di Washington, Jumat, 23 Juli 2021. AP PHOTO/ANDREW HARNIKSekretaris Pers Gedung Putih Jen Psaki berbicara pada konferensi pers di Gedung Putih di Washington, Jumat, 23 Juli 2021.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com – Gedung Putih membela keputusan Presiden AS Joe Biden yang membantu Australia dalam membangun kapal selam bertenaga nuklir.

Pernyataan tersebut disampaikan Juru Bicara Gedung Putih Jen Psaki pada Kamis (16/9/2021) sebagaimana dilansir Reuters.

Dia menuturkan, perjanjian mengenai transfer teknologi untuk kapal selam bertenaga nuklir kepada Australia tersebut tidak ditujukan untuk China.

Baca juga: Batal Gandeng Perancis, Australia Bikin Kapal Selam Nuklir dengan AS dan Inggris

Psaki juga membela kesepakatan tersebut meski mendapat kritikan dari Perancis dan China.

“Kami tidak mencari konflik dengan China,” kata Psaki kepada wartawan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Diberitakan Kompas.com sebelumnya, AS, Inggris, dan Australia mengumumkan bahwa mereka bakal membangun kemitraan keamanan untuk Indo-Pasifik.

Dalam kemitraan tersebut, mereka juga bakal membantu Australia membangun kapal selam bertenaga nuklir.

Baca juga: Kapal Selam Nuklir Baru Australia Akan Dilarang Masuk Perairan Selandia Baru

Pengumuman tersebut disampaikan Biden, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, dan Perdana Menteri Australia Scott Morrison pada Rabu (15/9/2021).

Morrison mengatakan, kapal selam bertenaga nuklir tersebut dibangun melalui kerja sama erat dengan AS dan Inggris dan bakal dibuat di Adelaide.

Kendati demikian, Morrison menegaskan Australia tidak akan mengembangkan senjata nuklir. “Kami akan terus memenuhi semua kewajiban non-proliferasi nuklir kami,” kata Morrison.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Pelukis Indonesia ikuti XIII Florence Biennale di Italia

2 Pelukis Indonesia ikuti XIII Florence Biennale di Italia

Global
Biografi Richard Nixon, Presiden ke-37 AS yang Mundur Sebelum Dimakzulkan karena Skandal

Biografi Richard Nixon, Presiden ke-37 AS yang Mundur Sebelum Dimakzulkan karena Skandal

Internasional
POPULER GLOBAL: Media Asing Sorot Pembantaian 1965 Indonesia | Pramugari Alitalia Demo Lepas Baju

POPULER GLOBAL: Media Asing Sorot Pembantaian 1965 Indonesia | Pramugari Alitalia Demo Lepas Baju

Global
Putin: PBB Akan Mati jika Hak Veto Dewan Keamanan Dicabut

Putin: PBB Akan Mati jika Hak Veto Dewan Keamanan Dicabut

Global
Kapan FIFA Didirikan dan Siapa Pendirinya?

Kapan FIFA Didirikan dan Siapa Pendirinya?

Internasional
Bagaimana Sejarah Sepak Bola Jadi Olahraga Mendunia?

Bagaimana Sejarah Sepak Bola Jadi Olahraga Mendunia?

Internasional
KTT ASEAN, Junta Myanmar Ancam Tak Datang akibat Pencoretan Min Aung Hlaing

KTT ASEAN, Junta Myanmar Ancam Tak Datang akibat Pencoretan Min Aung Hlaing

Global
Kudeta Sudan: Militer Bubarkan Pemerintah, Umumkan Keadaan Darurat

Kudeta Sudan: Militer Bubarkan Pemerintah, Umumkan Keadaan Darurat

Global
Krisis Afghanistan Makin Akut, Anak-anak Terancam Mati Kelaparan

Krisis Afghanistan Makin Akut, Anak-anak Terancam Mati Kelaparan

Global
Kapal Terbesar Angkatan Laut Australia Tiba di Indonesia, Perkuat Kerja Sama

Kapal Terbesar Angkatan Laut Australia Tiba di Indonesia, Perkuat Kerja Sama

Global
Hari Ini dalam Sejarah: Serangan Kamikaze Pertama dalam Perang Jepang-Amerika

Hari Ini dalam Sejarah: Serangan Kamikaze Pertama dalam Perang Jepang-Amerika

Global
Eks Mata-mata Arab Saudi Klaim Pangeran MBS Kirim Tentara Bayaran untuk Membunuhnya

Eks Mata-mata Arab Saudi Klaim Pangeran MBS Kirim Tentara Bayaran untuk Membunuhnya

Global
Mantan Intelijen Arab Saudi Ungkap Putra Mahkota Berniat Ingin Bunuh Raja Abdullah

Mantan Intelijen Arab Saudi Ungkap Putra Mahkota Berniat Ingin Bunuh Raja Abdullah

Global
Menlu China akan Bertemu Pemerintah Interim Afghanistan Bentukan Taliban

Menlu China akan Bertemu Pemerintah Interim Afghanistan Bentukan Taliban

Global
Tiba-Tiba Mendekat Sambil Pukul-pukul Dada, Gorila Ini Buat Para Turis Kabur

Tiba-Tiba Mendekat Sambil Pukul-pukul Dada, Gorila Ini Buat Para Turis Kabur

Global

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.