Gliese 1214 b, Planet Kaya Air tapi Tak Bisa Ditinggali, Mengapa?

Kompas.com - 16/09/2021, 17:25 WIB
Planet Gliese 1214 b (kanan). Wikimedia CommonsPlanet Gliese 1214 b (kanan).

KOMPAS.com - Pernah mendengar planet bernama Gliese 1214 b?

Planet asing ini dekat dengan Bumi, namun berukuran enam kali lebih besar.

Yang unik, planet ini punya atmosfer kaya air, yang mencakup "bentuk plasma" air yang aneh.

Baca juga: Sejumlah Fakta Mencekam tentang Planet Saturnus

Dilansir Space, para astronom telah menentukan bahwa atmosfer Gliese 1214 b kemungkinan kaya akan air.

Namun, planet ini bukan kembaran Bumi. Suhu tinggi dan kepadatan planet ini memberikan atmosfer yang berbeda secara dramatis dari Bumi.

"Karena suhu dan tekanan sangat tinggi, air tidak dalam bentuk biasa (uap, cair, atau padat), tetapi dalam bentuk ionik atau plasma di bagian bawah atmosfer," ujar penyelidik Norio Narita dari Observatorium Astronomi Nasional Jepang

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menggunakan dua instrumen di Teleskop Subaru di Mauna Kea, Hawaii, para ilmuwan mempelajari hamburan cahaya dari planet ini.

Mereka menggabungkan hasilnya dengan pengamatan sebelumnya.

Kesimpulannya, atmosfer planet ini mengandung sejumlah besar air.

Baca juga: 5 Fakta Merkurius, Planet Terdekat dengan Matahari

Terletak 40 tahun cahaya dari tata surya di konstelasi Ophiuchus, planet ini mengorbit di bintang tipe M.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Sumber Space
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

26 Oktober 1979: Terbunuhnya Presiden Korea Selatan Park Chung Hee

26 Oktober 1979: Terbunuhnya Presiden Korea Selatan Park Chung Hee

Global
Punya Hobi Ekstrem, Pria Ini Suka Digigit Ular Berbisa Selama 32 Tahun

Punya Hobi Ekstrem, Pria Ini Suka Digigit Ular Berbisa Selama 32 Tahun

Global
Di Tengah Lonjakan Covid-19 Belarus, Lukashenko Minta Dokter Pulangkan Pasien Lebih Cepat

Di Tengah Lonjakan Covid-19 Belarus, Lukashenko Minta Dokter Pulangkan Pasien Lebih Cepat

Global
2 Pelukis Indonesia ikuti XIII Florence Biennale di Italia

2 Pelukis Indonesia ikuti XIII Florence Biennale di Italia

Global
Biografi Richard Nixon, Presiden ke-37 AS yang Mundur Sebelum Dimakzulkan karena Skandal

Biografi Richard Nixon, Presiden ke-37 AS yang Mundur Sebelum Dimakzulkan karena Skandal

Internasional
POPULER GLOBAL: Media Asing Sorot Pembantaian 1965 Indonesia | Pramugari Alitalia Demo Lepas Baju

POPULER GLOBAL: Media Asing Sorot Pembantaian 1965 Indonesia | Pramugari Alitalia Demo Lepas Baju

Global
Putin: PBB Akan Mati jika Hak Veto Dewan Keamanan Dicabut

Putin: PBB Akan Mati jika Hak Veto Dewan Keamanan Dicabut

Global
Kapan FIFA Didirikan dan Siapa Pendirinya?

Kapan FIFA Didirikan dan Siapa Pendirinya?

Internasional
Bagaimana Sejarah Sepak Bola Jadi Olahraga Mendunia?

Bagaimana Sejarah Sepak Bola Jadi Olahraga Mendunia?

Internasional
KTT ASEAN, Junta Myanmar Ancam Tak Datang akibat Pencoretan Min Aung Hlaing

KTT ASEAN, Junta Myanmar Ancam Tak Datang akibat Pencoretan Min Aung Hlaing

Global
Kudeta Sudan: Militer Bubarkan Pemerintah, Umumkan Keadaan Darurat

Kudeta Sudan: Militer Bubarkan Pemerintah, Umumkan Keadaan Darurat

Global
Krisis Afghanistan Makin Akut, Anak-anak Terancam Mati Kelaparan

Krisis Afghanistan Makin Akut, Anak-anak Terancam Mati Kelaparan

Global
Kapal Terbesar Angkatan Laut Australia Tiba di Indonesia, Perkuat Kerja Sama

Kapal Terbesar Angkatan Laut Australia Tiba di Indonesia, Perkuat Kerja Sama

Global
Hari Ini dalam Sejarah: Serangan Kamikaze Pertama dalam Perang Jepang-Amerika

Hari Ini dalam Sejarah: Serangan Kamikaze Pertama dalam Perang Jepang-Amerika

Global
Eks Mata-mata Arab Saudi Klaim Pangeran MBS Kirim Tentara Bayaran untuk Membunuhnya

Eks Mata-mata Arab Saudi Klaim Pangeran MBS Kirim Tentara Bayaran untuk Membunuhnya

Global

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.