Kompas.com - 16/09/2021, 11:44 WIB
Sekelompok tentara Angkatan Darat Perancis berpatroli di hutan Tofa Gala selama operasi Bourgou IV di wilayah Sahel di Burkina Faso utara pada 9 November 2019. AFP PHOTO/MICHELE CATTANISekelompok tentara Angkatan Darat Perancis berpatroli di hutan Tofa Gala selama operasi Bourgou IV di wilayah Sahel di Burkina Faso utara pada 9 November 2019.

PARIS, KOMPAS.com - Presiden Perancis Emmanuel Macron mengatakan pasukan militer Perancis telah membunuh pemimpin ISIS di Sahara Besar, Adnan Abu Walid al-Sahrawi.

“Ini adalah keberhasilan besar lainnya dalam perjuangan kami melawan kelompok teroris di Sahel,” kata presiden Perancis pada Rabu malam (15/9/2021) melansir Guardian.

Baca juga: ISIS Vs Taliban: Sejumlah Fakta dan Perbedaan Ideologi

Namun pemimpin Perancis itu tidak mengungkapkan lokasi operasi tersebut.

Sahrawi adalah pemimpin bersejarah ISIS di wilayah Sahel, Afrika Barat.

Kelompoknya menargetkan tentara AS dalam serangan mematikan di Niger pada 2017, menurut pemerintah Macron.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada Agustus 2020, Sahrawi secara pribadi memerintahkan pembunuhan enam pekerja amal Perancis dan pengemudi Nigeria mereka.

Baca juga: ISIS-K Vs Taliban: Kisah Awal Genderang Perang Musuh Bebuyutan

Macron mengatakan pada Juli, Perancis segera membentuk kembali kekuatannya di Sahel, yang menjadi garis depan perang melawan kelompok militan, sampai akhirnya mengurangi separuh kehadiran militernya.

Tanpa akhir yang jelas terlihat pada operasi Perancis dan kekacauan politik terutama di Mali, Paris menjadi frustrasi.

“Bangsa ini malam ini mengenang semua pahlawannya yang tewas untuk Perancis di Sahel dalam operasi Serval dan Barkhane, dari keluarga yang ditinggalkan, dari semua yang terluka,” kicau Macron dalam unggahan di Twitter.

“Pengorbanan mereka tidak sia-sia. Dengan mitra Afrika, Eropa, dan Amerika kami, kami akan melanjutkan pertarungan ini.”

Baca juga: Pelaku Penikaman di Selandia Baru Terinspirasi ISIS, Berasal dari Sri Lanka

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Guardian
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.