Serangan 11 September 2001, Ini Kata-kata Terakhir Pramugari Sebelum Pesawat Tabrak WTC

Kompas.com - 12/09/2021, 17:35 WIB
Betty Ong, pramugari American 11. istBetty Ong, pramugari American 11.

NEW YORK CITY, KOMPAS.com - Betty Ong (45) adalah salah satu pramugari di American Airlines Flight 11, satu dari empat pesawat yang dibajak dalam serangan 9/11.

Pramugari itu sempat melaporkan terjadinya pembajakan, beberapa menit sebelum tragedi 11 September 2001 yang menewaskan hampir 3.000 orang.

Kata-kata terakhir Betty bermula pukul 8.20 hari itu, yang berbicara dengan suara pelan di Airfone bagian belakang American 11.

Baca juga: Kisah di Balik “The Falling Man”, Foto Tragis dari Serangan 9/11

Bernada tetap tenang dan formal, Betty Ong memberitahu situasi di pesawat kepada staf di darat.

"Kokpit tidak menjawab. Seseorang ditikam di kelas bisnis — dan saya pikir ada Mace (merek semprotan aerosol untuk pertahanan diri di AS)... saya rasa kami dibajak.”

Hari itu sebenarnya bukan jadwal Betty untuk bertugas, tetapi dia meminta shift tambahan di Flight 11 rute Boston-Los Angeles, agar bisa berlibur dengan saudara perempuannya, Cathie, di Hawaii.

Namun, 14 menit setelah lepas landas, pesawat yang dibajak itu berbalik arah menuju New York City.

Berkat panggilan telepon sembunyi-sembunyi Betty, diketahui bahwa teroris melukai pramugari Karen Martin dan Bobbi Arestegui, membunuh penumpang kelas bisnis Daniel Lewin, dan menerobos masuk kokpit, di mana mereka kemungkinan membunuh kopilot John Ogonowski dan Thomas McGuinness Jr.

Sebuah pesawat komersial yang dibajak menabrak gedung World Trade Center pada 11 September 2001 di New York.AFP PHOTO/SETH MCALLISTER Sebuah pesawat komersial yang dibajak menabrak gedung World Trade Center pada 11 September 2001 di New York.
Diketahui juga para pembajak menyemprotkan Mace — yang dilarang dalam penerbangan — dan penumpang meringkuk untuk menghindari asap beracun saat pesawat terbang tak menentu menuju langit New York City.

Baca juga: Teori Konspirasi Runtuhnya WTC 9/11, Benarkah Ada Bom dalam Bangunan?

Pihak berwenang dapat dengan cepat mengidentifikasi lima pembajak, karena Betty dan rekannya, Madeline Sweeney, menyampaikan nomor kursi para pria itu.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

22 Januari 1981: Sampul Rolling Stone Tampilkan Potret Terakhir John Lennon dan Yoko Ono

22 Januari 1981: Sampul Rolling Stone Tampilkan Potret Terakhir John Lennon dan Yoko Ono

Global
Kawah Patomskiy yang Misterius, Picu Teori Konspirasi Nuklir dan UFO

Kawah Patomskiy yang Misterius, Picu Teori Konspirasi Nuklir dan UFO

Global
Misteri Hilangnya YouTuber Penjelajah Kenny Veach yang Sukar Dijelaskan

Misteri Hilangnya YouTuber Penjelajah Kenny Veach yang Sukar Dijelaskan

Global
Teka-teki Kematian Selebgram Gabby Petito Terjawab, FBI Ungkap Pembunuhnya

Teka-teki Kematian Selebgram Gabby Petito Terjawab, FBI Ungkap Pembunuhnya

Global
Perempuan Tertua di AS Meninggal Dunia, Kisah Panjang Umurnya Terus Menginspirasi

Perempuan Tertua di AS Meninggal Dunia, Kisah Panjang Umurnya Terus Menginspirasi

Global
Di Singapura, Anak-anak Kini Dominasi Pasien Covid-19 yang Dirawat di Rumah Sakit

Di Singapura, Anak-anak Kini Dominasi Pasien Covid-19 yang Dirawat di Rumah Sakit

Global
Wali Kota New York City Terima Gaji Pertama dalam Bentuk Bitcoin

Wali Kota New York City Terima Gaji Pertama dalam Bentuk Bitcoin

Global
Balas Tindakan China, AS Tangguhkan 44 Penerbangan dari 4 Maskapai China

Balas Tindakan China, AS Tangguhkan 44 Penerbangan dari 4 Maskapai China

Global
Dubes RI di Kuala Lumpur Persilakan Rohana Pilih Jadi WNI atau Warga Malaysia

Dubes RI di Kuala Lumpur Persilakan Rohana Pilih Jadi WNI atau Warga Malaysia

Global
Tom Hanks Narasikan Pencapaian Joe Biden dalam Iklan Terbaru

Tom Hanks Narasikan Pencapaian Joe Biden dalam Iklan Terbaru

Global
PBB Mengutuk Serangan Udara di Pusat Penahanan Yaman, Arab Saudi Bantah Terlibat

PBB Mengutuk Serangan Udara di Pusat Penahanan Yaman, Arab Saudi Bantah Terlibat

Global
Sebagian Besar Anak di Singapura Ditemukan Terlalu Lama Menatap Gadget, Ini Durasi yang Dianjurkan

Sebagian Besar Anak di Singapura Ditemukan Terlalu Lama Menatap Gadget, Ini Durasi yang Dianjurkan

Global
Reporter TV Ditabrak Mobil saat Siaran Langsung, tapi Terus Meliput

Reporter TV Ditabrak Mobil saat Siaran Langsung, tapi Terus Meliput

Global
Baru Berusia 19 Tahun, Gadis Ini Jadi Pilot Termuda yang Kelilingi Dunia

Baru Berusia 19 Tahun, Gadis Ini Jadi Pilot Termuda yang Kelilingi Dunia

Global
Dialog AS-Rusia soal Ukraina Kembali Buntu, tapi Sepakat Redakan Ketegangan

Dialog AS-Rusia soal Ukraina Kembali Buntu, tapi Sepakat Redakan Ketegangan

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.