Separatis Catalonia Akan Serbu Jalanan Jelang Negosiasi Baru dengan Spanyol

Kompas.com - 11/09/2021, 13:50 WIB
Massa mahasiswa mengibarkan bendera pro-kemerdekaan 'Estelada' saat demonstrasi melawan pihak pemerintah Spanyol terkait referendum kemerdekaan di Catalonia, Spanyol, Kamis (28/9/2017). Warga Catalonia akan menggelar referendum kemerdekaan pada 1 Oktober mendatang, namun pemerintah Spanyol menolak keras dan menyatakannya ilegal. AFP PHOTO/JOSEP LAGOMassa mahasiswa mengibarkan bendera pro-kemerdekaan 'Estelada' saat demonstrasi melawan pihak pemerintah Spanyol terkait referendum kemerdekaan di Catalonia, Spanyol, Kamis (28/9/2017). Warga Catalonia akan menggelar referendum kemerdekaan pada 1 Oktober mendatang, namun pemerintah Spanyol menolak keras dan menyatakannya ilegal.

BARCELONA, KOMPAS.com - Separatis Catalonia diperkirakan akan memadati jalan-jalan Barcelona pada Sabtu (11/9/2021) menjelang negosiasi baru dengan Pemerintah Spanyol.

Protes itu bertepatan dengan hari nasional Catalonia atau Diada yang memperingati jatuhnya Barcelona pada 1714 dalam Perang Suksesi Spanyol dan hilangnya institusi di kawasan itu.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, agenda akan dimulai pukul 17.14 waktu setempat mengacu pada tahun 1714. Slogan tahun ini adalah: "Kami akan berjuang untuk kemerdekaan dan menang".

Baca juga: Kasus Virus Corona Kembali Naik, Catalonia Lockdown 210.000 Orang

Pada tahun 2014, demonstrasi tahunan ini diikuti sekitar 1,8 juta orang yang memadati jalan, menurut laporan AFP.

Catalonia sempat menjadi episentrum Covid-19 Spanyol pada Juli 2021, tetapi kini situasinya telah membaik dan larangan pertemuan lebih dari 10 orang sudah dicabut.

Jordi Cuixart, pemimpin gerakan separatis akar rumput Omnium Cultural, mengatakan bahwa dia berharap bisa membawa ratusan ribu orang turun ke jalan tahun ini, untuk membuktikan sekali lagi bahwa gerakan mereka lebih hidup dari sebelumnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, banyak yang berubah sejak hingar-bingar 2017 ketika upaya Catalonia melepaskan diri dari Spanyol memicu krisis politik terburuk di negara itu dalam puluhan tahun.

Orang-orang di balik gerakan itu ditangkap, diadili, dan dijatuhi hukuman penjara lama oleh pengadilan tinggi Spanyol.

Halaman:

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.