Pria Afghanistan Kembali Hidup “Bebas”, Sementara Perempuan Jarang Terlihat

Kompas.com - 11/09/2021, 11:40 WIB
Pejuang Taliban berjalan di kota Kabul, Afghanistan, Sabtu, 4 September 2021. AP PHOTO/WALI SABAWOONPejuang Taliban berjalan di kota Kabul, Afghanistan, Sabtu, 4 September 2021.

KABUL, KOMPAS.com - Sejumlah foto dari Afghanistan memperlihatkan pria Afghanistan tampak menikmati hidup di bawah pemerintahan Taliban, meskipun pelanggaran mengerikan masih dilaporkan dilaporkan rezim baru.

Daily Mail pada Sabtu (11/9/2021) mempublikasikan foto dari Herat, yang memperlihatkan pria Afghanistan tertawa bersama sambil memanfaatkan kebebasan relatif mereka, bahkan saat tentara Taliban bersenjata berjaga di dekatnya.

Baca juga: Perjalanan Panjang Sejarah Afghanistan dari Zaman Kuno hingga Sekarang

Laki-laki Afghanistan berbondong-bondong ke restoran, berkumpul di taman hiburan, dan bahkan menikmati perjalanan santai di atas perahu pedal, dalam adegan yang tampaknya menunjukkan kehidupan normal yang jauh dari kekerasan dan penindasan perempuan Afghanistan di tempat lain.

Ada gambar serupa bulan lalu dari pejuang Taliban yang mencoba pasar malam, ketika kelompok itu mencoba melunakkan citra globalnya dengan pandangan yang lebih progresif dan moderat.

Tapi jauh dari kamera, hak-hak perempuan masih ditindas, dan tekanan diberikan pada unjuk rasa, yang terjadi hanya beberapa minggu setelah adegan mengerikan di Bandara Kabul dan di tempat lain di Afghanistan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Daily Mail melaporkan ada laporan tentang eksekusi dari pintu ke pintu terhadap perempuan Afghanistan dan sekutu pemerintahan sebelumnya, di tengah tindakan keras terhadap akses anak perempuan ke pendidikan, olahraga, dan karier.

Baca juga: Serangan Udara AS ke Afghanistan Diduga Juga Sasar Pekerja Kemanusiaan

Sekjen PBB meminta semua negara di dunia untuk memerintahkan Taliban untuk mewujudkan pemerintahan inklusif, yang menghormati hak-hak perempuan dan anak perempuan.

Sekretaris Jenderal Antonio Guterres mengatakan para pemimpin dunia harus terlibat dengan rezim baru dan memberitahu mereka bahwa Afghanistan tidak boleh menjadi tempat perlindungan terorisme lagi. Mereka juga harus memainkan peran konstruktif dalam hubungan internasional.

Pada konferensi pers Jumat (10/9/2021), Guterres menilai “terlepas dari strategi yang berbeda, dari berbagai bentuk kontak, penting bagi semua negara untuk menyampaikan pesan yang sama dan untuk terlibat dengan Taliban dengan cara yang efektif.”

Dia mengatakan PBB “secara permanen terlibat dengan Taliban dan kami percaya dialog dengan Taliban sangat penting pada saat ini.”

Halaman:

Video Pilihan

Sumber Daily Mail
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.