Kompas.com - 09/09/2021, 21:08 WIB
Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak tiba di kompleks pengadilan Duta di Kuala Lumpur, pada Rabu (4/7/2018). (AFP/Mohd Rasfan) Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak tiba di kompleks pengadilan Duta di Kuala Lumpur, pada Rabu (4/7/2018). (AFP/Mohd Rasfan)

PUTRAJAYA, KOMPAS.com - Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak diisukan akan diangkat sebagai penasihat bidang ekonomi, setelah bertemu PM Ismail Sabri Yaakob.

Dalam pertemuan di kantor Ismail itu, Najib mengngkapkan dia merumuskan cara dan strategi untuk menangkal Covid-19.

Hanya saja, mantan PM dari Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO) itu tidak menjabarkan seperti apa strateginya.

Baca juga: PM Malaysia Bertemu Najib Razak, Netizen Gelisah

Dalam unggahannya di Facebook hari ini (9/9/2021), dia merespons pertanyaan netizen mengenai sikapnya terhadap publik "Negeri Jiran".

Najib "tidak pernah lupa" masalah yang dihadapi rakyat

Dilansir Mothership, Najib Razak menyatakan dia tidak pernah lupa penderitaan yang tengah dihadapi publik.

Selain mengeklaim masih memahaminya, dia menerangkan sudah tiba waktunya untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi Malaysia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tiba waktunya pencapaian diutamakan, karena kita paham tantangan karena lockdown, Covid-19, dan masalah ekonomi saat ini," kata dia.

Mantan PM Malaysia periode 2009-2018 tersebut berujar, dia yakin strateginya realistis, mudah diterapkan, dan dapat langsung memberikan hasil.

Baca juga: Mantan PM Malaysia Najib Razak Didenda karena Langgar Aturan Covid-19

Dia mengaku beberapa pokok pemikirannya sudah dibahas saat menemui PM Ismail, dan berharap bisa diterima di kabinet.

Rumor Najib ditunjuk sebagai penasihat ekonomi

Kanal lokal Utusan TV, yang mengutip sumber internal pemerintah, melaporkan Najib akan ditunjuk sebagai pejabat setingkat menteri.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber Mothership
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.