Takut Bencana Gelombang Covid-19 Terulang, India Batasi Festival Keagamaan Ganesh Chaturthi

Kompas.com - 09/09/2021, 16:54 WIB
Seorang wanita berjalan melewati seorang pengrajin yang sedang mengerjakan patung dewa Hindu berkepala gajah Ganesha di sebuah studio pinggir jalan di Kolkata, India, Rabu, 8 September 2021. AP PHOTO/AJ BIKAS DASSeorang wanita berjalan melewati seorang pengrajin yang sedang mengerjakan patung dewa Hindu berkepala gajah Ganesha di sebuah studio pinggir jalan di Kolkata, India, Rabu, 8 September 2021.

NEW DELHI, KOMPAS.com - Pihak berwenang India membatasi festival keagamaan besar yang dimulai minggu ini dan menarik banyak orang, seraya memperingatkan bahwa gelombang baru Covid-19 telah dimulai di ibu kota keuangan, Mumbai.

Pemerintah negara bagian di seluruh negara berpenduduk 1,3 miliar orang ini, menyaksikan lonjakan virus corona yang menghancurkan pada April-Mei, dan membatasi pertemuan massal.

Baca juga: POPULER GLOBAL: India Waspadai Virus Nipah, Lebih Mematikan dari Covid-19 | Sirajuddin Haqqani Jadi Mendagri Afghanistan

“Gelombang ketiga bukannya akan datang, itu sudah ada di sini,” kata Wali Kota Mumbai Kishori Pednekar kepada wartawan, pada Selasa (7/9/2021) melansir Al Jazeera.

“Kita bisa merayakan festival nanti. Mari kita memprioritaskan kehidupan dan kesehatan warga kita terlebih dahulu,” tambah Uddhav Thackeray, kepala menteri negara bagian barat Maharashtra, di mana Mumbai adalah ibu kotanya.

Dia berbicara menjelang festival Hindu Ganesh Chaturthi selama 11 hari, yang dimulai pada Jumat (10/9/2021).

Gelombang Covid-19 terakhir membanjiri rumah sakit India dan diketahui menewaskan lebih dari 200.000 orang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Itu terjadi setelah salah satu pertemuan keagamaan terbesar di dunia, Kumbh Mela, yang menarik sekitar 25 juta peziarah Hindu.

Pertemuan itu, rapat umum pemilihan negara bagian besar, dan VIRUS varian Delta yang menular (pertama kali terdeteksi di India),disalahkan oleh para ahli memicu lonjakan yang terjadi pada April-Mei tahun ini.

Baca juga: Ritual Senangkan Dewa Hujan, Gadis Kecil di India Diarak Telanjang

Pihak berwenang mengatakan lonjakan kasus baru-baru ini di negara bagian selatan Kerala setelah festival Onam pada Agustus harus menjadi perhatian.

Tetapi kerumunan meriah masih memadati pasar di Maharashtra dan negara bagian lain dalam beberapa hari terakhir. Banyak yang terlihat mengabaikan peringatan pembatasan Covid-19.

Halaman:
Baca tentang

Video Pilihan

Sumber Al Jazeera
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinyatakan Tidak Bisa Punya Anak oleh Dokter, Wanita Ini Jadi Ibu di Usia 70 Tahun

Dinyatakan Tidak Bisa Punya Anak oleh Dokter, Wanita Ini Jadi Ibu di Usia 70 Tahun

Global
Dua Menteri Afghanistan Sempat Keliling London dengan Mobil Mahal Sebelum Negaranya Jatuh ke Taliban

Dua Menteri Afghanistan Sempat Keliling London dengan Mobil Mahal Sebelum Negaranya Jatuh ke Taliban

Global
Taliban Izinkan Vaksinasi Polio di Afghanistan Setelah Bertahun-tahun Melarang

Taliban Izinkan Vaksinasi Polio di Afghanistan Setelah Bertahun-tahun Melarang

Global
Bom Perang Dunia I Meledak di Pesta Setelah Pernikahannya, Pengantin Ini Kehilangan Saudaranya

Bom Perang Dunia I Meledak di Pesta Setelah Pernikahannya, Pengantin Ini Kehilangan Saudaranya

Global
Media Hong Kong: China Tercengang Indonesia Juara Piala Thomas

Media Hong Kong: China Tercengang Indonesia Juara Piala Thomas

Global
Telepon Darurat Lapor Ada Kebocoran Gas, Dicari Satu Jam Ternyata ...

Telepon Darurat Lapor Ada Kebocoran Gas, Dicari Satu Jam Ternyata ...

Global
Israel Setujui 4.000 Warga Palestina Jadi Penduduk di Tepi Barat, Kali Pertama Sejak 2009

Israel Setujui 4.000 Warga Palestina Jadi Penduduk di Tepi Barat, Kali Pertama Sejak 2009

Global
Presiden Ceko Dinyatakan Tidak Dapat Melakukan Tugas karena Alasan Kesehatan

Presiden Ceko Dinyatakan Tidak Dapat Melakukan Tugas karena Alasan Kesehatan

Global
China Rancang Undang-Undang Baru, Akan Hukum Orang Tua atas Perilaku Buruk Anaknya

China Rancang Undang-Undang Baru, Akan Hukum Orang Tua atas Perilaku Buruk Anaknya

Global
Nur Sajat Jual Semua Bisnisnya di Malaysia dan Pindah ke Australia

Nur Sajat Jual Semua Bisnisnya di Malaysia dan Pindah ke Australia

Global
Manhattan Project: Sejarah, Perkembangan, dan Korban Nuklirnya

Manhattan Project: Sejarah, Perkembangan, dan Korban Nuklirnya

Internasional
Indonesia dan Malaysia Mengaku Khawatir Soal Rencana Kapal Selam Nuklir Australia

Indonesia dan Malaysia Mengaku Khawatir Soal Rencana Kapal Selam Nuklir Australia

Global
Bencana Nuklir Chernobyl: Sejarah, Dampak, dan Korbannya

Bencana Nuklir Chernobyl: Sejarah, Dampak, dan Korbannya

Internasional
5 Bencana Nuklir Terbesar Sepanjang Sejarah

5 Bencana Nuklir Terbesar Sepanjang Sejarah

Internasional
Warga India Protes Ada Foto Perdana Menteri Modi “Mejeng” di Sertifikat Vaksin Covid-19

Warga India Protes Ada Foto Perdana Menteri Modi “Mejeng” di Sertifikat Vaksin Covid-19

Global

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.