Kompas.com - 09/09/2021, 15:48 WIB
Zakia Khudadadi, atlet Taekwondo Repecharge asal Afghanistan ketika berlaga di kelas 49 kg putri di Paralimpiade Tokyo 2020 di Makuhari, Jepang, pada 2 September 2021. Taliban mengumumkan bahwa wanita Afghanistan dilarang berkecimpung di olahraga. Joe Toth for OIS via APZakia Khudadadi, atlet Taekwondo Repecharge asal Afghanistan ketika berlaga di kelas 49 kg putri di Paralimpiade Tokyo 2020 di Makuhari, Jepang, pada 2 September 2021. Taliban mengumumkan bahwa wanita Afghanistan dilarang berkecimpung di olahraga.

KABUL, KOMPAS.com - Taliban mengumumkan larangan terhadap wanita Afghanistan untuk terjun ke olahraga, dengan alasan wajah dan tubuh mereka terbuka.

Milisi memerintahkan perempuan untuk tetap di rumah sementara waktu, dan membubarkan demonstrasi setelah mereka memperkenalkan kabinet mereka.

Kini, Wakil Menteri Kebudayaan Ahmadullah Wasiq menyatakan, penerapan syariat juga menyasar perempuan dan olahraga.

Baca juga: Taliban Hapus Mural Warna-warni yang Hiasi Tembok Kabul, Diganti Tulisan Slogan Hitam Putih

"Saya mengira tidak mungkin wanita diizinkan bermain kriket karena jelas tidak perlu," kata Wasiq kepada media Australia SBS.

Wasiq menjelaskan dalam kriket, ada kondisi yang membuat wajah dan tubuh wanita terekspos. "Islam melarang perempuan demikian," ujar dia.

Dia berpandangan saat bermain, foto-foto si atlet akan menyebar di internet dan dilihat oleh banyak orang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Islam dan Emirat Islam (Afghanistan) tidak mengizinkan perempuan bermain kriket atau olahraga lain yang membuat mereka terbuka," tegasnya.

Taliban sebelumnya sudah menjanjikan bahwa perempuan diperbolehkan kembali untuk bekerja. Tetapi janji itu kini dipertanyakan.

Sebabnya adalah cara mereka menindak perempuan yang berpartisipasi dalam aksi protes, dengan foto memperlihatkan mereka dikunci di ruang bawah tanah.

Baca juga: Protes Pecah di Kabul, Taliban Kunci Perempuan Afghanistan di Ruang Bawah Tanah

Foto lain menunjukkan seorang perempuan menatap anggota Taliban yang mengarahkan laras senapan M-16 ke kepalanya di Kabul.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Minta Parlemen Didik Taliban agar Tidak Terlihat sebagai Teroris, Politisi Malaysia Tuai Hujatan

Minta Parlemen Didik Taliban agar Tidak Terlihat sebagai Teroris, Politisi Malaysia Tuai Hujatan

Global
Mantan Perdana Menteri Lesotho Didakwa atas Pembunuhan Istrinya

Mantan Perdana Menteri Lesotho Didakwa atas Pembunuhan Istrinya

Global
Apa Pentingnya Senjata Hipersonik?

Apa Pentingnya Senjata Hipersonik?

Global
Naik Motor Bebek Sampai ke Paris, Video Perjalanan Pasangan Malaysia Ini Jadi Viral

Naik Motor Bebek Sampai ke Paris, Video Perjalanan Pasangan Malaysia Ini Jadi Viral

Global
China “Memburu” Warga Negara Taiwan Melalui Deportasi Paksa, Menurut Laporan Safeguard Defenders

China “Memburu” Warga Negara Taiwan Melalui Deportasi Paksa, Menurut Laporan Safeguard Defenders

Global
Masuk Rumah Tiba-Tiba Menari Telanjang di Depan Lansia, Seorang Wanita Dituntut Pelecehan Seksual

Masuk Rumah Tiba-Tiba Menari Telanjang di Depan Lansia, Seorang Wanita Dituntut Pelecehan Seksual

Global
Bumi Bisa Punya “Cincin” seperti Planet Saturnus gara-gara Sampah Luar Angkasa

Bumi Bisa Punya “Cincin” seperti Planet Saturnus gara-gara Sampah Luar Angkasa

Global
Bagikan Trik Pandangan Mata yang Bisa Buat Orang Jatuh Cinta, Video Wanita Ini Viral

Bagikan Trik Pandangan Mata yang Bisa Buat Orang Jatuh Cinta, Video Wanita Ini Viral

Global
Kisah Unik Dr Robert Liston, Ahli Bedah Tercepat Abad Ke-19

Kisah Unik Dr Robert Liston, Ahli Bedah Tercepat Abad Ke-19

Global
Presiden Lukashenko Tawarkan Belarus Jadi Tuan Rumah untuk Senjata Nuklir Rusia

Presiden Lukashenko Tawarkan Belarus Jadi Tuan Rumah untuk Senjata Nuklir Rusia

Global
Kepala Dinas Rahasia Inggris MI6: 'Ancaman China Jadi Fokus Terbesar Kami'

Kepala Dinas Rahasia Inggris MI6: "Ancaman China Jadi Fokus Terbesar Kami"

Global
Orang Kepercayaan Duterte Mundur Jadi Calon Presiden Filipina

Orang Kepercayaan Duterte Mundur Jadi Calon Presiden Filipina

Global
Saingi China, AS Perbaiki Fasilitas Militer di Australia

Saingi China, AS Perbaiki Fasilitas Militer di Australia

Global
10 Diplomat Paling Berpengaruh dalam Peristiwa Diplomasi Bersejarah

10 Diplomat Paling Berpengaruh dalam Peristiwa Diplomasi Bersejarah

Internasional
Transisi Energi di Eropa Terhambat Minimnya Bahan Baku

Transisi Energi di Eropa Terhambat Minimnya Bahan Baku

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.