Aturan Baru China, Anak-anak Hanya Boleh Main Game Online 3 Jam Seminggu

Kompas.com - 31/08/2021, 11:24 WIB
Seorang anak bermain dengan pistol mainan selama promosi untuk game online di Beijing pada Sabtu, 29 Agustus 2020. AP PHOTO/NG HAN GUANSeorang anak bermain dengan pistol mainan selama promosi untuk game online di Beijing pada Sabtu, 29 Agustus 2020.

BEIJING, KOMPAS.com — China melarang anak-anak bermain game online selama lebih dari tiga jam seminggu.

Aturan ini merupakan pembatasan paling keras sejauh ini pada industri game China, saat regulator China terus menindak sektor teknologi.

Baca juga: Resolusi Dewan Keamanan PBB Soal Afghanistan, China dan Rusia Abstain

Anak di bawah umur di China hanya bisa bermain game antara jam 8 malam sampai jam 9 malam pada Jumat, akhir pekan dan hari libur nasional mulai 1 September, menurut detail pemberitahuan dari Administrasi Pers dan Publikasi Nasional melansir AP pada Senin (30/8/2021).

Dalam durasi waktu itu, anak-anak hanya dibatasi bermain game hingga tiga jam seminggu untuk sebagian besar minggu dalam setahun.

Lama aturan waktu itu turun dari batasan sebelumnya yang ditetapkan pada 2019, yang memungkinkan anak di bawah umur bermain game selama satu setengah jam per hari dan tiga jam pada hari libur nasional.

Peraturan baru tersebut memengaruhi beberapa perusahaan teknologi terbesar di China, termasuk raksasa game Tencent, yang game multiplayer online Honor of Kings-nya sangat populer secara global, serta perusahaan game NetEase.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Harga saham Tencent ditutup turun 0,6 persen pada 465,80 dolar Hong Kong (Rp 855.244) pada Senin (30/8/2021), menjelang pengumuman regulator.

Kapitalisasi pasarnya sebesar 573 miliar dollar AS (8.2 kuadriliun) turun lebih dari 300 miliar dollar AS (Rp 4,2 kuadriliun) dari puncaknya di Februari. Besar penurunan itu setara dengan lebih dari nilai total Nike Inc. atau Pfizer Inc.

Saham NetEase yang terdaftar di New York turun sekitar 9 persen pada pembukaan pasar.

Baca juga: China Larang PR dan Ujian Tertulis untuk Murid Kelas Satu dan Dua SD

Pembatasan permainan adalah bagian dari tindakan keras yang sedang berlangsung terhadap perusahaan teknologi China.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber AP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.