Kompas.com - 31/08/2021, 09:57 WIB
Resolusi Dewan Keamanan PBB mengatakan pihaknya mengharapkan Taliban mengizinkan evakuasi tertib dari Afghanistan AFP PHOTO/TIMOTHY A. CLARYResolusi Dewan Keamanan PBB mengatakan pihaknya mengharapkan Taliban mengizinkan evakuasi tertib dari Afghanistan

JENEWA, KOMPAS.com - Dewan Keamanan PBB mengadopsi resolusi Senin (30/8/2021) yang mengharuskan Taliban menghormati komitmen mereka untuk membiarkan orang bebas meninggalkan Afghanistan, tetapi tindakan itu tidak menyebutkan "zona aman" seperti yang disebutkan oleh Presiden Perancis Emmanuel Macron.

Resolusi, yang dirancang oleh Amerika Serikat, Inggris dan Perancis, disahkan dengan 13 suara setuju dan tidak ada keberatan. Sementara China dan Rusia memilih abstain.

Baca juga: Bukan Taliban, Warga Afghanistan Ternyata Lebih Takut akan Masalah Ini Setelah Pasukan Barat Pergi

Resolusi itu mengatakan Dewan Keamanan PBB mengharapkan Taliban untuk mengizinkan "keberangkatan yang aman, terjamin, dan tertib dari Afghanistan bagi warga Afghanistan dan semua warga negara asing."

Ini mengacu pada pernyataan 27 Agustus oleh Taliban, ketika kelompok milisi itu mengatakan warga Afghanistan akan dapat melakukan perjalanan ke luar negeri, dan meninggalkan Afghanistan kapan saja mereka mau, termasuk melalui penyeberangan perbatasan, baik udara maupun darat.

Dewan Keamanan PBB "berharap Taliban akan mematuhi ini dan semua komitmen lainnya," kata resolusi itu melansir AFP.

Macron sebelumnya memunculkan harapan akan adanya proposal yang lebih konkret, dalam komentar yang diterbitkan di mingguan Journal du Dimanche selama akhir pekan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia mengatakan Paris dan London akan mempresentasikan rancangan resolusi yang "bertujuan untuk mendefinisikan, di bawah kendali PBB, sebuah “zona aman” di Kabul, yang akan memungkinkan operasi kemanusiaan berlanjut.

"Saya sangat berharap ini akan berhasil. Saya tidak melihat siapa yang akan menentang membuat proyek-proyek kemanusiaan aman," ujar Presiden Perancis.

Baca juga: Taliban Izinkan Perempuan Afghanistan Lanjutkan Pendidikan, tetapi...

Tetapi resolusi PBB jauh dari ambisius. Tidak jelas apakah resolusi lain yang mengusulkan "zona aman" akan diedarkan nanti.

"Resolusi ini bukan aspek operasional. Ini lebih pada prinsip, pesan politik utama dan peringatan," kata seorang diplomat PBB kepada wartawan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dubes RI di Afsel: Antrean Vaksinasi Panjang akibat Varian Omicron, tapi Tetap Tenang

Dubes RI di Afsel: Antrean Vaksinasi Panjang akibat Varian Omicron, tapi Tetap Tenang

Global
Korsel Laporkan Kasus Covid-19 Harian Tertinggi, Waspadai Varian Omicron

Korsel Laporkan Kasus Covid-19 Harian Tertinggi, Waspadai Varian Omicron

Global
China Protes Pengeboran dan Latihan Militer Indonesia di Laut Natuna Utara

China Protes Pengeboran dan Latihan Militer Indonesia di Laut Natuna Utara

Global
Covid-19 Varian Omicron Masuk Singapura, 2 Orang Positif

Covid-19 Varian Omicron Masuk Singapura, 2 Orang Positif

Global
Dapat Ancaman Bom, Pesawat Malaysia Airlines Mendarat Darurat di Bangladesh

Dapat Ancaman Bom, Pesawat Malaysia Airlines Mendarat Darurat di Bangladesh

Global
Aturan Baru Driver Ojol di China, Pengemudi Akan Dapat UMR dan Jaminan Asuransi

Aturan Baru Driver Ojol di China, Pengemudi Akan Dapat UMR dan Jaminan Asuransi

Global
Trump Dilaporkan Positif Covid-19 Sebelum Debat Capres Lawan Biden

Trump Dilaporkan Positif Covid-19 Sebelum Debat Capres Lawan Biden

Global
China Panggil Dubes Jepang Setelah Mantan PM Shinzo Abe Komentar Soal Taiwan

China Panggil Dubes Jepang Setelah Mantan PM Shinzo Abe Komentar Soal Taiwan

Global
Khawatir Diserang Rusia, Ukraina Minta 'Paket Pencegahan' dari NATO

Khawatir Diserang Rusia, Ukraina Minta "Paket Pencegahan" dari NATO

Global
Kisah Wanita Asal AS Sudah Menikah 11 Kali dan Masih Mencari Cinta Sejati

Kisah Wanita Asal AS Sudah Menikah 11 Kali dan Masih Mencari Cinta Sejati

Global
Kisah Kebangkrutan Enron pada 2001, Skandal Perusahaan Terbesar AS

Kisah Kebangkrutan Enron pada 2001, Skandal Perusahaan Terbesar AS

Global
Bagaimana Sosok Lee Kuan Yew Membawa Singapura Jadi Negara Maju?

Bagaimana Sosok Lee Kuan Yew Membawa Singapura Jadi Negara Maju?

Global
Varian Omicron dengan Cepat Mendominasi Kasus Covid-19 di Afrika Selatan

Varian Omicron dengan Cepat Mendominasi Kasus Covid-19 di Afrika Selatan

Global
Istri Bos Kartel Narkoba El Chapo Dihukum 3 Tahun Penjara, Sempat Minta Maaf

Istri Bos Kartel Narkoba El Chapo Dihukum 3 Tahun Penjara, Sempat Minta Maaf

Global
Pasukan Taliban dan Iran Bentrok di Daerah Perbatasan

Pasukan Taliban dan Iran Bentrok di Daerah Perbatasan

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.