Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tak Pernah Tampil di Publik, di Mana Pemimpin Tertinggi Taliban Sembunyi?

Kompas.com - 30/08/2021, 09:44 WIB
Aditya Jaya Iswara

Penulis

Sumber AFP

KABUL, KOMPAS.com - Pemimpin tertinggi Taliban, Hibatullah Akhundzada, diklaim oleh kelompok itu berada di Afghanistan dan akan tampil di muka publik.

"Dia ada di Kandahar. Dia sudah lama tinggal di sana," kata juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid, dikutip dari AFP.

Pengumuman pada Minggu (29/8/2021) itu menjawab teka-teki Akhundzada yang keberadaannya sering tidak diketahui dan tak pernah keluar di depan umum.

Baca juga: Taliban Akui Pemimpin Tertingginya Ada di Afghanistan, Segera Tampil ke Publik

Lantas, di mana pemimpin tertinggi Taliban itu bersembunyi selama ini?

Sejak memimpin Taliban pada 2016, Akhundzada ditugasi menyatukan kelompok itu yang sempat retak selama perebutan kekuasaan.

Hanya sedikit yang diketahui tentang peran sehari-hari Akhundzada. Profil publiknya terbatas pada rilis pesan tahunan selama hari-hari libur Islam.

Terlepas dari satu foto yang dirilis oleh Taliban, pemimpin tersebut tidak pernah muncul di depan umum dan keberadaannya tidak diketahui.

Sejak menguasai Kabul pada pertengahan Agustus, Taliban awalnya juga bungkam tentang keberadaan Akhundzada.

"Anda akan segera bertemu dengannya," kata juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid kepada wartawan pekan ini ketika ditanya tentang keberadaan Akhundzada.

Baca juga: Siapa Pemimpin Taliban dan Orang-orang di Belakangnya? Ini Sosok Mereka...

Riwayat kerahasiaan

Pemimpin Taliban Afghanistan, Mullah Omar.Reuters/Al Arabiya Pemimpin Taliban Afghanistan, Mullah Omar.
Taliban memiliki sejarah panjang dalam menyembunyikan pemimpin tertinggi mereka.

Pendiri Taliban yang penuh teka-teki, Mullah Mohammad Omar, jarang bepergian ke Kabul ketika kelompok itu berkuasa pada 1990-an.

Omar juga jarang terlihat di kompleksnya di Kandahar, bahkan enggan bertemu dengan tamu yang berkunjung.

Namun, kata-katanya adalah perintah dan tidak ada satu sosok pun yang bisa memimpin dengan rasa hormat yang sama dengan Omar.

Laurel Miller, kepala program Asia di International Crisis Group, mengatakan bahwa Akhundzada tampaknya mengadopsi gaya tertutup yang mirip dengan Omar.

Kerahasiaan mungkin juga didorong oleh alasan keamanan, Miller menambahkan, mengingat pendahulunya, Mullah Akhtar Mansour, yang tewas oleh serangan drone AS.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com