Apa Ancaman dari ISIS-K di Balik Bom Bunuh Diri di Luar Bandara Kabul?

Kompas.com - 27/08/2021, 18:30 WIB
Korban ledakan bom bunuh diri di Kabul pada Kamis (26/8/2021). [SS/YOUTUBE/BBC] SS/YOUTUBE/BBCKorban ledakan bom bunuh diri di Kabul pada Kamis (26/8/2021). [SS/YOUTUBE/BBC]

KABUL, KOMPAS.com - Bom bunuh diri di luar bandara Kabul pada Kamis (26/8/2021) memicu kekhawatiran bahwa Afghanistan yang dikuasai Taliban dapat menjadi magnet yang semakin kuat bagi kelompok teror, seperti ISIS.

Bom bunuh diri yang telah menewaskan 13 tentara AS dan 90 warga sipil, diklaim dilakukan oleh ISIS-K.

Jumlah korban militer yang tewas itu merupakan kerugian terburuk Pentagon dalam satu hari di Afghanistan sejak 2011.

Banyak pengamat memperingatkan negara itu akan sekali lagi menjadi lahan subur bagi kelompok-kelompok seperti Al-Qaeda dan ISIS, setelah Afghanistan jatuh kembali di tangan Taliban sejak digulingkan pada 2001.

Baca juga: Disebut Biden Sebagai Musuh Besar Taliban, Apa Itu ISIS-K?

Apa itu ISIS-K (Khorasan)?

Beberapa bulan setelah ISIS mendeklarasikan kekhalifahan di Irak dan Suriah pada 2014, ISIS-Khorasan atau ISIS-K kemudian mulai dibentuk, seperti yang dilansir dari AFP pada Jumat (27/8/2021).

Para milisi yang memisahkan diri dari Taliban Pakistan bergabung militan di Afghanistan untuk membentuk cabang regional dan berjanji setia kepada pemimpin ISIS Abu Bakr Al-Baghdadi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kelompok ISIS-K itu secara resmi diakui oleh pimpinan pusat ISIS pada 2015 karena berakar di timur laut Afghanistan, khususnya provinsi Kunar, Nangarhar dan Nuristan.

"Khorasan" adalah nama historis, mengambil bagian dari apa yang sekarang disebut Pakistan, Iran, Afghanistan, dan Asia Tengah.

ISIS-K juga berhasil mendirikan sel bawah tanah di bagian lain Pakistan dan Afghanistan, termasuk Kabul, menurut pemantau PBB.

Perkiraan terbaru kekuatannya bervariasi dari 500 hingga ribuan milisi aktif, menurut laporan Dewan Keamanan PBB yang dirilis bulan lalu.

Baca juga: Bom Kabul Afghanistan Terbaru Diklaim ISIS-K, Ini Kata Mereka

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Sumber AFP
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyelamat Hewan Kaget Temukan 92 Ular Derik Bersembunyi di Bawah Rumah

Penyelamat Hewan Kaget Temukan 92 Ular Derik Bersembunyi di Bawah Rumah

Global
Kali Pertama, Rusia Laporkan 1.002 Kematian akibat Covid-19 dalam Sehari

Kali Pertama, Rusia Laporkan 1.002 Kematian akibat Covid-19 dalam Sehari

Global
Maling di Australia Curi Sepeda Motor Pakai Traktor Sawah

Maling di Australia Curi Sepeda Motor Pakai Traktor Sawah

Global
China Uji Rudal Hipersonik Berkemampuan Nuklir, AS Terkejut

China Uji Rudal Hipersonik Berkemampuan Nuklir, AS Terkejut

Global
Iran Tunda Lagi Eksekusi Tahanan yang Dipenjara Sejak Usia 17 Tahun

Iran Tunda Lagi Eksekusi Tahanan yang Dipenjara Sejak Usia 17 Tahun

Global
Shalat Subuh Pertama Tanpa Jaga Jarak, Arab Saudi Izinkan Masjidil Haram Kapasitas Penuh

Shalat Subuh Pertama Tanpa Jaga Jarak, Arab Saudi Izinkan Masjidil Haram Kapasitas Penuh

Global
Diintimidasi Taliban, Maskapai Pakistan Hentikan Operasi ke Kabul

Diintimidasi Taliban, Maskapai Pakistan Hentikan Operasi ke Kabul

Global
Mantan Gubernur dan Beberapa Kroninya di Bank Sentral Iran Dihukum Penjara

Mantan Gubernur dan Beberapa Kroninya di Bank Sentral Iran Dihukum Penjara

Global
Masjid Syiah Terus Jadi Target Serangan, Taliban Berjanji Tingkatkan Keamanan

Masjid Syiah Terus Jadi Target Serangan, Taliban Berjanji Tingkatkan Keamanan

Global
Intelijen AS: Korut Bakal Uji Coba Rudal Balistik Tahun Depan

Intelijen AS: Korut Bakal Uji Coba Rudal Balistik Tahun Depan

Global
Alat Setrum Kelamin dan Kursi Hukuman, Cara China Siksa Tahanan Menurut Mantan Perwiranya

Alat Setrum Kelamin dan Kursi Hukuman, Cara China Siksa Tahanan Menurut Mantan Perwiranya

Global
Jenderal Min Aung Hlaing, Junta Militer Myanmar Dikeluarkan dari KTT ASEAN

Jenderal Min Aung Hlaing, Junta Militer Myanmar Dikeluarkan dari KTT ASEAN

Global
Setelah Unggah Video Mengaku Dapat Ancaman, Wanita Qatar Ini Hilang Secara Misterius

Setelah Unggah Video Mengaku Dapat Ancaman, Wanita Qatar Ini Hilang Secara Misterius

Global
Kemenlu Verifikasi Dugaan Staf KJRI Los Angeles Aniaya ART yang Disorot Media AS

Kemenlu Verifikasi Dugaan Staf KJRI Los Angeles Aniaya ART yang Disorot Media AS

Global
Kematian Harian Covid-19 Rusia Lampaui 1.000 Jiwa untuk Pertama Kalinya

Kematian Harian Covid-19 Rusia Lampaui 1.000 Jiwa untuk Pertama Kalinya

Global

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.