Kompas.com - 27/08/2021, 16:19 WIB
Seniman perkusi memainkan thavil, genderang tradisional, berjalan di depan gajah berpenampilan yang membawa berhala dewa selama festival Onam di kuil Hindu Vamana di Kochi, negara bagian Kerala, India, Jumat, 20 Agustus 2021. [AP Photo/R S Iyer] AP Photo/R S IyerSeniman perkusi memainkan thavil, genderang tradisional, berjalan di depan gajah berpenampilan yang membawa berhala dewa selama festival Onam di kuil Hindu Vamana di Kochi, negara bagian Kerala, India, Jumat, 20 Agustus 2021. [AP Photo/R S Iyer]

NEW DELHI, KOMPAS.com - Terjadi lonjakan kasus harian Covid-19 di India sebesar 46.164 pada Kamis (26/8/2021), setelah perayaan festival panen tradisional di negara bagian selatan Kerala.

Pada Kamis itu untuk pertama kali kasus harian Covid-19 di India melewati 45.000 sejak 7 Juli, menurut data di situs web Universitas Johns Hopkins pada hari yang sama.

Melansir Al Jazeera pada Kamis(26/8/2021), kasus harian baru Covid-19 tersebut 45 persen lebih tinggi dari 25.467 pada Selasa (24/8/2021).

Baca juga: Pertama di Dunia, India Izinkan Penggunaan Vaksin DNA untuk Lawan Covid-19

Di Kerala saja melaporkan 31.445 kasus, terhitung lebih dari 68 persen dari total infeksi Covid-19 di India pada Kamis.

Analisis kasus dan data pengujian Covid-19 menunjukkan bahwa pembatasan kesehtan yang lebih rendah selama festival panen tradisional, Onam, pada 21 Agustus, meningkatkan kembali jumlah kasus di wilayah tersebut, menurut laporan surat kabar Times of India.

Pemerintah federal India percaya kasus Covid-19 yang meningkat pesat di Kerala dapat menyebar ke negara bagian lain, yang mengarah ke potensi gelombang ketiga pandemi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pihak berwenang juga khawatir bahwa penyebaran yang lebih luas dapat menghasilkan varian baru yang dapat menurunkan kemanjuran vaksin.

Baca juga: Negara Bagian India Mulai Lakukan Vaksinasi Covid-19 pada Pekerja Migran

Sebuah studi yang dilakukan oleh Institut Nasional Penanggulangan Bencana telah memperkirakan lonjakan kasus di India terjadi pada awal Oktober.

India saat ini berada di urutan kedua setelah Amerika Serikat dalam hal beban kasus Covid-19, dengan lebih dari 32,5 juta kasus dan sedikitnya 436.300 orang tewas. Sementara itu, upaya vaksinasi India tertinggal.

Menurut laporan media lokal, NDTV, meskipun 600 juta dosis vaksin Covid-19 telah diberikan kepada publik, hanya 32 persen dari populasi akan divaksinasi hingga akhir 2021.

Baca juga: Para Dokter di India Khawatir Terjadi Gelombang Penyakit Diabetes Setelah Tsunami Covid-19

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Video Pilihan

Sumber Al Jazeera
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.