Kompas.com - 26/08/2021, 10:30 WIB
Foto tanggal 10 Maret 2021 di pantai kota Futaba, prefektur Fukushima, memperlihatkan PLTN Fukushima Daiichi yang dioperasikan Tokyo Electric Power Company Holdings (TEPCO). AFP PHOTO/KAZUHIRO NOGIFoto tanggal 10 Maret 2021 di pantai kota Futaba, prefektur Fukushima, memperlihatkan PLTN Fukushima Daiichi yang dioperasikan Tokyo Electric Power Company Holdings (TEPCO).

TOKYO, KOMPAS.com - Operator Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima pada Rabu (25/8/2021) mengumumkan, rencana pembangunan terowongan bawah laut untuk membuang 1 juta ton lebih air limbah olahan ke laut.

Rencana pembuatan terowongan sepanjang satu kilometer ini diumumkan setelah pemerintah Jepang pada April memutuskan, untuk membuang akumulasi air dalam waktu dua tahun.

Para menteri mengatakan, pembuangan itu aman karena air limbah akan diproses untuk menghilangkan hampir semua zat radioaktif dan akan diencerkan.

Baca juga: Jepang Akan Buang 1,25 Juta Ton Air Limbah Nuklir Fukushima ke Laut

Namun, keputusan tersebut memicu reaksi marah dari negara-negara tetangga, dan penolakan keras dari komunitas nelayan lokal.

Tokyo Electric Power Co (TEPCO) berujar, akan mulai membangun terowongan pada Maret 2022 setelah melakukan studi kelayakan dan mendapatkan persetujuan dari pihak berwenang.

Terowongan akan berdiameter sekitar 2,5 meter dan membentang ke timur ke Pasifik dari tangki di pabrik yang berisi sekitar 1,27 juta ton limbah air olahan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Limbah itu termasuk air yang digunakan untuk mendinginkan pabrik, yang lumpuh setelah hancur diterjang tsunami 2011, serta hujan dan air tanah yang merembes setiap hari.

Sistem pemompaan dan penyaringan yang ekstensif mengekstraksi berton-ton air yang baru terkontaminasi setiap hari, dan menyaring sebagian besar elemen radioaktif.

Akan tetapi, komunitas nelayan khawatir pembuangan limbah ini akan merusak upaya bertahun-tahun mereka untuk memulihkan kepercayaan pada makanan laut.

Baca juga: Jepang: Penolakan Pembuangan Air Limbah PLTN Fukushima ke Laut Tidak Ilmiah

Kepala petugas dekomisioning pabrik, Akira Ono, pada Rabu menjelaskan, membuang limbah melalui terowongan akan membantu mencegahnya mengalir kembali ke pantai.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masalah Kesepakatan Nuklir Iran dan Kepentingan Negara-negara yang Terlibat di Dalamnya

Masalah Kesepakatan Nuklir Iran dan Kepentingan Negara-negara yang Terlibat di Dalamnya

Global
Ingin Lihat Band Cover Oasis, Malah Terjebak di Pub Berhari-hari karena Badai Salju

Ingin Lihat Band Cover Oasis, Malah Terjebak di Pub Berhari-hari karena Badai Salju

Global
Akhir dari Perang Saudara China dan Sejarah Berdirinya Taiwan

Akhir dari Perang Saudara China dan Sejarah Berdirinya Taiwan

Internasional
IKEA Sewakan Rumah Mini di Tokyo Kurang dari 1 Dollar AS Per Bulan

IKEA Sewakan Rumah Mini di Tokyo Kurang dari 1 Dollar AS Per Bulan

Global
Pria Ini Kendarai Sepeda Listrik Sambil Juggling demi Pecahkan Rekor Dunia

Pria Ini Kendarai Sepeda Listrik Sambil Juggling demi Pecahkan Rekor Dunia

Global
Buku Ini Dikembalikan ke Perpustakaan Setelah Dipinjam 110 Tahun, Berapa Dendanya?

Buku Ini Dikembalikan ke Perpustakaan Setelah Dipinjam 110 Tahun, Berapa Dendanya?

Global
Sejarah Konflik dalam Hubungan Israel dengan Negara Arab

Sejarah Konflik dalam Hubungan Israel dengan Negara Arab

Internasional
30 November 2013: Paul Walker Meninggal Pasca-kecelakaan

30 November 2013: Paul Walker Meninggal Pasca-kecelakaan

Global
Di Ambang Invasi Rusia, Ukraina Kini Merasa Jauh Lebih Kuat tapi Tak Mau Perang

Di Ambang Invasi Rusia, Ukraina Kini Merasa Jauh Lebih Kuat tapi Tak Mau Perang

Global
Ukraina: Rusia Sudah Siap Invasi, Bisa Terjadi dalam Sekejap Mata

Ukraina: Rusia Sudah Siap Invasi, Bisa Terjadi dalam Sekejap Mata

Global
Presiden China Xi Jinping Janji Beri 1 Miliar Dosis Vaksin Covid-19 ke Afrika

Presiden China Xi Jinping Janji Beri 1 Miliar Dosis Vaksin Covid-19 ke Afrika

Global
Pria AS Diduga Tembak Mati 4 Anaknya dan Nenek Mereka

Pria AS Diduga Tembak Mati 4 Anaknya dan Nenek Mereka

Global
Pfizer Mulai Racik Vaksin Covid-19 Khusus untuk Varian Omicron

Pfizer Mulai Racik Vaksin Covid-19 Khusus untuk Varian Omicron

Global
UPDATE Gempa Peru M 7,5: 12 Korban Luka, 117 Rumah Hancur, 2.400 Orang Kehilangan Tempat Tinggal

UPDATE Gempa Peru M 7,5: 12 Korban Luka, 117 Rumah Hancur, 2.400 Orang Kehilangan Tempat Tinggal

Global
Jelang Hari AIDS Sedunia, Tingkat Infeksi Belum Melambat Sesuai Target

Jelang Hari AIDS Sedunia, Tingkat Infeksi Belum Melambat Sesuai Target

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.