Vietnam Bersedia Bayar Penyintas Covid-19 Rp 5 Juta Per Bulan, asalkan...

Kompas.com - 26/08/2021, 09:56 WIB
Seorang pria duduk di depan restoran yang tutup akibat lockdown untuk menghentikan penyebaran Covid-19 di Hanoi, 12 Juli 2021. AFP PHOTO/NHAC NGUYENSeorang pria duduk di depan restoran yang tutup akibat lockdown untuk menghentikan penyebaran Covid-19 di Hanoi, 12 Juli 2021.

HANOI, KOMPAS.com – Vietnam bersedia membayar para pasien yang telah sembuh dari Covid-19 asalkan mau membantu tenaga kesehatan di rumah sakit.

Pasalnya, saat ini tenaga kesehatan di negara tersebut tengah kelimpungan menghadapi jumlah pasien Covid-19 yang semakin meningkat.

Setelah dianggap berhasil menahan Covid-19, kini Vietnam menghadapi lonjakan kasus terburuk yang didorong oleh varian Delta.

Baca juga: Ada Insiden Kesehatan, Kunjungan Wapres AS Kamala Harris ke Vietnam Sempat Tertunda

Upaya tersebut merupakan strategi Vietnam untuk mendukung layanan kesehatan publik yang saat ini tengah kewalahan.

Para penyintas Covid-19 bakal diberi alat pelindung diri (ADP), makanan, akomodasi, dan upah bulanan sebesar 8 juta dong atau setara Rp 5 juta untuk membantu para tenaga medis.

Rencana untuk mengupah para penyintas Covid-19 yang mau membantu tenaga kesehatan di rumah sakit diluncurkan pekan ini di Ho Chi Minh City.

Baca juga: Jelang Lockdown, Tentara Vietnam Bantu Kirim Makanan ke Warga

Kota tersebut menjadi episentrum Covid-19 dengan menyumbang setengah dari hampir 185.000 kasus di negara itu sebagaimana dilansir Reuters, Rabu (25/8/2021).

Dalam beberapa pekan terakhir, Kementerian Kesehatan Vietnam telah mengirim 14.600 dokter dan perawat tambahan ke kota itu serta provinsi-provinsi tetangganya.

Ketika, program tersebut diluncurkan, beberapa orang telah mendaftar, salah satunya Nguyen Hoang Anh yang sembuh dari Covid-19 beberapa pekan lalu.

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Vietnam Lockdown Hanoi 15 Hari

"Saya tidak terlalu peduli dengan upahnya, saya hanya ingin membantu petugas kesehatan yang kelelahan," kata Anh.

“Saya juga yakin kehadiran saya di rumah sakit ini akan memberikan kekuatan bagi pasien yang sedang berjuang melawan virus tersebut,” sambung Anh.

Dipukul oleh varian Delta, negara di Asia Tenggara itu melaporkan 10.811 kasus pada Selasa (24/8/2021), naik lebih dari sepuluh kali lipat dari rata-rata kasus harian pada awal Juli.

Baca juga: Faskes Kota Terbesar Vietnam di Ambang Kolaps akibat Covid-19 Memburuk

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.