Korea Utara Kembangkan Alat PCR Sendiri, Diklaim Sesuai Standar Internasional

Kompas.com - 25/08/2021, 11:09 WIB
Dalam foto yang dirilis pemerintahan Korea Utara, Kim Jong Un hadir dalam pertemuan politbiro Partai Buruh di Pyongyang pada Selasa, 29 Desember 2020. Kim disebut bakal menggelar kongres partai berkuasa itu pada Januari. (Korean Central News Agency/Korea News Service via APDalam foto yang dirilis pemerintahan Korea Utara, Kim Jong Un hadir dalam pertemuan politbiro Partai Buruh di Pyongyang pada Selasa, 29 Desember 2020. Kim disebut bakal menggelar kongres partai berkuasa itu pada Januari.

PYONGYANG, KOMPAS.com – Korea Utara dikabarkan mengembangkan alat PCR sendiri untuk melakukan tes virus corona.

Kabar tersebut diwartakan oleh media pemerintah Korea Utara, Rodong Sinmun, pada Senin (23/8/2021).

Pengembangan alat PCR di dalam negeri tersebut dilatarbelakangi upaya untuk mencegah varian baru yang lebih menular.

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Jepang Perluas Penerapan Keadaan Darurat

Reuters melaporkan, Pyongyang mengeklaim belum ada satu pun kasus Covid-19 sejak pandemi dimulai.

Namun, negara tersebut telah menutup perbatasan, membatasi perjalanan, dan memberlakukan tindakan pencegahan yang ketat.

Rodong Sinmun mewartakan, alat PCR tersebut dikembangkan oleh para ilmuwan dan para ahli dari Akademi Ilmu Pengetahuan Negara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Mantan Diktator Chad, Hissene Habre, Meninggal karena Covid-19

Surat kabar tersebut mengeklaim PCR yang dikembangkan di dalam negeri itu telah memenuhi standar internasional.

Alat tersebut diperkenalkan sebagai salah satu pencapaian terbaru dari Korea Selatan.

Sebelumnya, Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mendorong upaya pengembangan mesin, peralatan, dan bahan baku di dalam negeri akibat sanksi internasional dan penutupan perbatasan.

Baca juga: Hampir 5.000 Kasus Covid-19 Muncul Setelah Berlangsung Festival Musik dan Selancar Cornwall dengan Puluhan Ribu Peserta

Korea Utara juga menjalankan tes PCR sebagai metode diagnostik standar Covid-19 yang diakui secara internasional.

Namun, alat PCR yang ada di sana merupakan bantuan dari luar termasuk dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Pada Senin, media pemerintah Korea Utara, KCNA, juga melaporkan bahwa negara tersebut meningkatkan upayanya untuk menangkal varian Delta dan varian Lambda.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Sumber Reuters
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.