Kompas.com - 25/08/2021, 10:45 WIB
Orang-orang memakai masker di Tokyo, Jepang, pada 27 Desember 2020. Jepang melarang masuk semua warga negara asing nonpenduduk sebagai tindakan pencegahan terhadap varian virus corona baru dan berpotensi lebih menular yang telah tersebar di seluruh Inggris. YUKA ANDO/KYODO NEWS via APOrang-orang memakai masker di Tokyo, Jepang, pada 27 Desember 2020. Jepang melarang masuk semua warga negara asing nonpenduduk sebagai tindakan pencegahan terhadap varian virus corona baru dan berpotensi lebih menular yang telah tersebar di seluruh Inggris.

TOKYO, KOMPAS.com – Jepang akan menambah penerapan keadaan darurat hingga delapan prefektur, sehingga totalnya menjadi 21 prefektur.

Rencana tersebut diumumkan Menteri Ekonomi Jepang Yasutoshi Nishimura pada Rabu (25/8/2021) sebagaimana dilansir Reuters.

Dia mengatakan, rencana perluasan keadaan darurat itu telah disetujui oleh panel ahli eksternal ketika negara tersebut mengalami lonjakan kasus Covid-19.

Baca juga: Jepang Hukum Mati Bos Mafia Yakuza meski Minim Bukti Bersalah

Rencana tersebut diharapkan akan disetujui secara resmi pada pertemuan gugus tugas pemerintah pada Rabu.

"Tugas yang paling penting adalah untuk memperkuat sistem medis," kata Nishimura.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia menambahkan bahwa mengamankan stasiun oksigen dan perawat adalah salah satu prioritas pemerintah.

Saat Covid-19 varian Delta menyebar dengan cepat, pemerintah berjuang untuk mengendalikan penyebaran dan jumlah kasus.

Baca juga: Covid-19 Jepang Masih Tinggi, Tempat Olimpiade Rencana Digunakan untuk Fasilitas Medis Sementara

Di sisi lain, banyak warga Jepang mulai bosan dengan kehidupan di bawah pembatasan dan banyak perusahaan mengabaikan rekomendasi kerja dari rumah.

NHK melaporkan, pada Selasa (24/8/2021), “Negeri Matahari Terbit” melaporkan 21.570 kasus baru dan 42 kematian akibat Covid-19.

Akibat melonjaknya kasus virus corona, sekitar 90 persen dari unit perawatan insentif di Tokyo telah terisi.

Baca juga: Terjadi Pencurian Uang Kripto Lagi, Rp 1,4 Triliun Digondol Hacker di Jepang

Akibat banyaknya tempat tidur rumah sakit yang terisi atau mendekati kapasitas, banyak orang terpaksa menjalani perawatan di rumah.

Bahkan, beberapa orang dilaoporkan meninggal sebelum bisa mendapatkan perawatan.

Perluasan keadaan darurat terbaru akan menambahkan Hokkaido, Aichi, Hiroshima, dan lima prefektur lainnya mulai Jumat (27/8/2021) hingga 12 September.

Baca juga: 20 Agustus dalam Sejarah: Perusahaan Penyiaran Jepang NHK Berdiri pada 1926

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selebgram China Bunuh Diri Saat Livestream, Abunya Dicuri Orang untuk Pernikahan Hantu

Selebgram China Bunuh Diri Saat Livestream, Abunya Dicuri Orang untuk Pernikahan Hantu

Global
5 Senjata Nuklir Mematikan Era Perang Dingin

5 Senjata Nuklir Mematikan Era Perang Dingin

Internasional
Seminggu Ditutup karena Polusi, Sekolah di New Delhi India Akan Buka Lagi 29 November

Seminggu Ditutup karena Polusi, Sekolah di New Delhi India Akan Buka Lagi 29 November

Global
Enggan Vaksin, Seorang Pria Ikut 'Pesta Covid-19' Berharap Bisa Dapat Kekebalan, Akhirnya Begini…

Enggan Vaksin, Seorang Pria Ikut "Pesta Covid-19" Berharap Bisa Dapat Kekebalan, Akhirnya Begini…

Global
Terinspirasi Legenda Cinta Abadi, Pria India Bangun Taj Mahal Mini untuk Kekasihnya

Terinspirasi Legenda Cinta Abadi, Pria India Bangun Taj Mahal Mini untuk Kekasihnya

Global
Punya Putri Bernama Mara dan Dona, Pasangan Ini Namai Anak Barunya 'Diego'

Punya Putri Bernama Mara dan Dona, Pasangan Ini Namai Anak Barunya "Diego"

Global
Dipecat karena Selalu Pulang-Pergi Tepat Waktu, Keluh Kesah Wanita Ini Viral

Dipecat karena Selalu Pulang-Pergi Tepat Waktu, Keluh Kesah Wanita Ini Viral

Global
Mengenal Peter yang Agung, Sosok Pembaharu Rusia

Mengenal Peter yang Agung, Sosok Pembaharu Rusia

Global
Covid-19 Memburuk, Belanda Lockdown Parsial dan Tutup Total Saat Malam

Covid-19 Memburuk, Belanda Lockdown Parsial dan Tutup Total Saat Malam

Global
Presiden Ukraina Menuduh Akan Ada Rencana Kudeta yang Didukung Rusia Minggu Depan

Presiden Ukraina Menuduh Akan Ada Rencana Kudeta yang Didukung Rusia Minggu Depan

Global
Covid-19 Varian Omicron, Daftar 12 Negara yang Tutup Kedatangan dari Afrika

Covid-19 Varian Omicron, Daftar 12 Negara yang Tutup Kedatangan dari Afrika

Global
Minuman Termahal di Dunia Dijual Rp 864,8 Juta, Setara Gaji CEO, Kenapa?

Minuman Termahal di Dunia Dijual Rp 864,8 Juta, Setara Gaji CEO, Kenapa?

Global
Koin Salah Desain Benjamin Bunny Terjual Mahal, Apa Istimewanya?

Koin Salah Desain Benjamin Bunny Terjual Mahal, Apa Istimewanya?

Global
6 Insiden Perang Dingin yang Nyaris Jadi Perang Dunia III

6 Insiden Perang Dingin yang Nyaris Jadi Perang Dunia III

Internasional
Ingin Dapat Kerja, Pria London Berdiri di Stasiun Sambil Bawa Banner

Ingin Dapat Kerja, Pria London Berdiri di Stasiun Sambil Bawa Banner

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.