Tech Against Terrorism Masukkan Taliban dalam Daftar Kelompok Teroris

Kompas.com - 25/08/2021, 09:51 WIB
Pasukan koalisi Inggris, koalisi Turki, dan Marinir AS mengawal seorang anak saat proses evakuasi warga di Bandara Internasional Hamid Karzai, Kabul, Afghanistan, Jumat (20/8/2021). Situasi tegang dan konflik memanas melanda Kabul disertai ribuan orang berupaya melarikan diri dari wilayah tersebut setelah jatuhnya kekuasaan Afghanistan ke tangan rezim Taliban. ANTARA FOTO/US MARINES/HANDOUTPasukan koalisi Inggris, koalisi Turki, dan Marinir AS mengawal seorang anak saat proses evakuasi warga di Bandara Internasional Hamid Karzai, Kabul, Afghanistan, Jumat (20/8/2021). Situasi tegang dan konflik memanas melanda Kabul disertai ribuan orang berupaya melarikan diri dari wilayah tersebut setelah jatuhnya kekuasaan Afghanistan ke tangan rezim Taliban.

KOMPAS.com - Platform teknologi harus melarang atau membatasi konten dari Taliban.

Ini jadi saran sebuah kelompok yang didukung PBB.

Kelompok tersebut, Tech Against Terrorism, menambahkan Taliban, yang telah mendapatkan kembali kendali atas Afghanistan di tengah penarikan pasukan AS, ke dalam Platform Analisis Konten Teroris (TCAP).

Baca juga: Taliban Perintahkan Semua Pekerja Wanita Afghanistan Tinggal di Rumah

Dilansir The Hill, platform mampu mendeteksi konten teroris yang diverifikasi secara online dan melakukan peringatan.

"Taliban adalah salah satu kelompok yang telah kami pertimbangkan untuk ditambahkan ke TCAP sejak lama," ujar kelompok itu.

"Namun mengingat kejadian baru-baru ini di Afghanistan dan untuk memberikan kejelasan bagi perusahaan teknologi yang bekerja sama dengan kami dalam masalah moderasi konten, kami memutuskan untuk mempercepat penyertaan konten resmi Taliban."

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Meskipun kami menghargai bahwa ini adalah masalah moderasi yang menantang, fakta bahwa Taliban sudah menguasai Afghanistan seharusnya tidak mencegah platform untuk menerapkan aturan dan menghapus materi yang diproduksi oleh organisasi teroris," kata kelompok itu.

Baca juga: Surat Taliban Berisi Perintah Eksekusi Warga Afghanistan yang Dituduh Membantu AS

TCAP sebelumnya telah mendaftarkan konten ISIS dan al Qaeda, serta konten dari organisasi sayap kanan sebagai teroris.

TCAP tersedia untuk digunakan oleh "semua jenis platform teknologi" dan bertujuan untuk mendukung platform yang lebih kecil, menurut situs webnya.

Peringatannya dibuat berdasarkan saran. Nantinya bergantung kepada perusahaan untuk memutuskan bagaimana mengambil tindakan berdasarkan standar konten mereka sendiri.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber The Hill
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.