Chappy Hakim
KSAU 2002-2005

Penulis buku "Tanah Air Udaraku Indonesia"

Taliban, Keamanan Nasional, dan Kebijakan Luar Negeri

Kompas.com - 24/08/2021, 16:34 WIB
Pasukan koalisi Inggris, koalisi Turki, dan Marinir AS mengawal seorang anak saat proses evakuasi warga di Bandara Internasional Hamid Karzai, Kabul, Afghanistan, Jumat (20/8/2021). Situasi tegang dan konflik memanas melanda Kabul disertai ribuan orang berupaya melarikan diri dari wilayah tersebut setelah jatuhnya kekuasaan Afghanistan ke tangan rezim Taliban. ANTARA FOTO/US MARINES/HANDOUTPasukan koalisi Inggris, koalisi Turki, dan Marinir AS mengawal seorang anak saat proses evakuasi warga di Bandara Internasional Hamid Karzai, Kabul, Afghanistan, Jumat (20/8/2021). Situasi tegang dan konflik memanas melanda Kabul disertai ribuan orang berupaya melarikan diri dari wilayah tersebut setelah jatuhnya kekuasaan Afghanistan ke tangan rezim Taliban.

Pasca jatuhnya Afghanistan ke tangan Taliban, banyak orang bertanya tanya tentang apa sebabnya dan apa implikasinya dalam tataran hubungan internasional.

Bergantinya kekuasaan dalam sebuah negara pasti akan banyak terpaut dengan masalah masalah keamanan nasional dan kebijakan luar negeri.

Dalam kasus Taliban banyak pembahasan mendalam tentang hal ini yang sebagian besar menghubungkan dengan ditariknya seluruh pasukan militer Amerika Serikat dari Afghanistan.

Menjadi menarik kasus ini karena orang kemudian juga teringat ketika Amerika Serikat keluar dari Vietnam, mundur dari Korea dan menarik diri dari Filipina. Belum lagi tentang kehadiran militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Tentu saja berkuasanya Taliban di Afghanistan adalah sebuah kasus yang berbeda dari itu semua. Intinya adalah selesai Perang Dunia Ke-2, banyak sekali keterlibatan tentara Amerika Serikat di luar negeri.

Tidak mudah untuk dapat menjelaskan apa sebenarnya yang menjadi penyebab dari itu semua. Terlalu banyak faktor yang mempengaruhinya.

Untuk dapat membahas lebih lanjut tentang apa sebenarnya yang terjadi ketika Taliban mengambil alih kekuasaan di Afghanistan, mari ikuti terlebih dahulu cuplikan-cuplikan berikut ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bagaimana Amerika Serikat memandang tentang perang atau dalam menghadapi konflik internasional. Setidaknya ada dua peristiwa yang sangat mempermalukan Amerika Serikat di panggung global sepanjang sejarah.

Yang pertama adalah peristiwa penyerangan Jepang ke Pearl Harbor dan yang kedua adalah tragedi 9/11. Untuk Pearl Harbor, mungkin perlu saya kutip penjelasan George Friedman dalam bukunya The Future of War. Disebut dalam buku itu bahwa Pearl Harbor adalah atau sebagai “The origin of American Military Failure”.

Pearl Harbor telah mengubah sama sekali pandangan para pemikir Amerika tentang perang. Kesimpulan akhir kemudian dikatakan bahwa ternyata perang dapat terjadi kapan saja dan dimana saja.

Halaman:

Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Menteri Afghanistan Sempat Keliling London dengan Mobil Mahal Sebelum Negaranya Jatuh ke Taliban

Dua Menteri Afghanistan Sempat Keliling London dengan Mobil Mahal Sebelum Negaranya Jatuh ke Taliban

Global
Taliban Izinkan Vaksinasi Polio di Afghanistan Setelah Bertahun-tahun Melarang

Taliban Izinkan Vaksinasi Polio di Afghanistan Setelah Bertahun-tahun Melarang

Global
Bom Perang Dunia I Meledak di Pesta Setelah Pernikahannya, Pengantin Ini Kehilangan Saudaranya

Bom Perang Dunia I Meledak di Pesta Setelah Pernikahannya, Pengantin Ini Kehilangan Saudaranya

Global
Media Hong Kong: China Tercengang Indonesia Juara Piala Thomas

Media Hong Kong: China Tercengang Indonesia Juara Piala Thomas

Global
Telepon Darurat Lapor Ada Kebocoran Gas, Dicari Satu Jam Ternyata ...

Telepon Darurat Lapor Ada Kebocoran Gas, Dicari Satu Jam Ternyata ...

Global
Israel Setujui 4.000 Warga Palestina Jadi Penduduk di Tepi Barat, Kali Pertama Sejak 2009

Israel Setujui 4.000 Warga Palestina Jadi Penduduk di Tepi Barat, Kali Pertama Sejak 2009

Global
Presiden Ceko Dinyatakan Tidak Dapat Melakukan Tugas karena Alasan Kesehatan

Presiden Ceko Dinyatakan Tidak Dapat Melakukan Tugas karena Alasan Kesehatan

Global
China Rancang Undang-Undang Baru, Akan Hukum Orang Tua atas Perilaku Buruk Anaknya

China Rancang Undang-Undang Baru, Akan Hukum Orang Tua atas Perilaku Buruk Anaknya

Global
Nur Sajat Jual Semua Bisnisnya di Malaysia dan Pindah ke Australia

Nur Sajat Jual Semua Bisnisnya di Malaysia dan Pindah ke Australia

Global
Manhattan Project: Sejarah, Perkembangan, dan Korban Nuklirnya

Manhattan Project: Sejarah, Perkembangan, dan Korban Nuklirnya

Internasional
Indonesia dan Malaysia Mengaku Khawatir Soal Rencana Kapal Selam Nuklir Australia

Indonesia dan Malaysia Mengaku Khawatir Soal Rencana Kapal Selam Nuklir Australia

Global
Bencana Nuklir Chernobyl: Sejarah, Dampak, dan Korbannya

Bencana Nuklir Chernobyl: Sejarah, Dampak, dan Korbannya

Internasional
5 Bencana Nuklir Terbesar Sepanjang Sejarah

5 Bencana Nuklir Terbesar Sepanjang Sejarah

Internasional
Warga India Protes Ada Foto Perdana Menteri Modi “Mejeng” di Sertifikat Vaksin Covid-19

Warga India Protes Ada Foto Perdana Menteri Modi “Mejeng” di Sertifikat Vaksin Covid-19

Global
Dampak Radiasi Nuklir

Dampak Radiasi Nuklir

Internasional

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.