Kompas.com - 22/08/2021, 16:21 WIB
Video yang diunggah oleh reporter senior Reuters Hamid Shalizi menggambarkan tentara mengendarai mobil bom-bom car sambil memamerkan senjata mereka.
HAMIDSHALIZI via TWITTERVideo yang diunggah oleh reporter senior Reuters Hamid Shalizi menggambarkan tentara mengendarai mobil bom-bom car sambil memamerkan senjata mereka.

KABUL, KOMPAS.com – Milisi Taliban dituding membakar apa yang diduga taman hiburan berselang beberapa hari setelah mereka bermain bom-bom car.

Video yang merekam beberapa milisi Taliban mengendaraibom-bom car sambil memamerkan senjata mereka tersebar di media sosial.

Sejak video tersebut beredar luas di internet, beberapa hari kemudian muncul rekaman yang diduga taman hiburan dilalap si jago merah.

Baca juga: Mengenal Lembah Panjshir, Satu-satunya Wilayah yang Belum Ditaklukkan Taliban

Seorang pengguna Twitter yang membagikan video tersebut mengklaim bahwa itu adalah Taman Hiburan Bokhdi di Sheberghan, Afghanistan.

Pengguna Twitter tersebut mengeklaim bahwa alasan Taliban membakar taman hiburan itu karena ada patung di dalamnya yang dianggap menyinggung sebagaimana dilansir The Sun, Jumat (20/8/2021).

Sementara itu, pengguna Twitter lain membantah bahwa yang terbakar itu adalah taman hiburan.

Selain bermain bom-bom car, para milisi Taliban juga tampak mencoba trampolin melalui rekaman video lain.

Baca juga: Kisah Hidup Wanita Afghanistan di Bawah Pemerintahan Taliban pada 1999

Ada pula video lain dilaporkan menunjukkan tentara Taliban mencoba berbagai alat kebugaran alias gym.

 

Taliban kembali menguasai Afghanistan setelah menduduki ibu kota, Kabul, pada 15 Agustus.

Jatuhnya Kabul ke tangan Taliban tak terlepas dari hengkangnya pasukan asing yang dipimpin Amerika Serikat (AS).

Terbaru, para petinggi Taliban disebut sudah berkumpul di Kabul untuk mendiskusikan seperti apa pemerintahan mereka.

Mereka dilaporkan bertemu dengan politisi dan tetua Afghanistan, lima hari setelah merebut ibu kota dari pemerintah sebagaimana dilansir AFP.

Baca juga: Taliban Berkuasa, Yahudi Terakhir di Afghanistan Ini Ogah Dievakuasi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber The Sun,AFP
Rekomendasi untuk anda
TIPS, TRIK, DAN TUTORIAL
4 Cara Memutihkan Gigi dan Tips Mencegah Gigi Tampak Kusam
4 Cara Memutihkan Gigi dan Tips...
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saingi China, AS Perbaiki Fasilitas Militer di Australia

Saingi China, AS Perbaiki Fasilitas Militer di Australia

Global
10 Diplomat Paling Berpengaruh dalam Peristiwa Diplomasi Bersejarah

10 Diplomat Paling Berpengaruh dalam Peristiwa Diplomasi Bersejarah

Internasional
Transisi Energi di Eropa Terhambat Minimnya Bahan Baku

Transisi Energi di Eropa Terhambat Minimnya Bahan Baku

Global
Kisah Pemegang Rekor Hidung Terpanjang di Dunia, Punya Kemampuan Membau Khusus

Kisah Pemegang Rekor Hidung Terpanjang di Dunia, Punya Kemampuan Membau Khusus

Global
Aksi Penyelamatan Anak Kucing Baru Lahir yang Terjebak Badai di Utah Viral

Aksi Penyelamatan Anak Kucing Baru Lahir yang Terjebak Badai di Utah Viral

Global
Anggota Taliban Bunuh 100 Mantan Pasukan Keamanan Afghanistan

Anggota Taliban Bunuh 100 Mantan Pasukan Keamanan Afghanistan

Global
Toko Mainan di Lousiana Kehilangan Maskot Beruang Ikonik, Pelanggan Anak-anak Sedih Tak Terkira

Toko Mainan di Lousiana Kehilangan Maskot Beruang Ikonik, Pelanggan Anak-anak Sedih Tak Terkira

Global
Pasien Operasi Jantung Menangkan Lotre 1 Juta Dollar AS, Langsung 'Jantungan'

Pasien Operasi Jantung Menangkan Lotre 1 Juta Dollar AS, Langsung "Jantungan"

Global
Kisah Pria Dipenjara 16 Tahun, Dinyatakan Tak Bersalah Setelah Kasusnya Digarap Netflix

Kisah Pria Dipenjara 16 Tahun, Dinyatakan Tak Bersalah Setelah Kasusnya Digarap Netflix

Global
Delegasi AS Gelar Pertemuan dengan Taliban di Qatar, Ini yang Dibahas

Delegasi AS Gelar Pertemuan dengan Taliban di Qatar, Ini yang Dibahas

Global
86 Tahun Woody Allen dan Perannya Ramaikan Hollywood dengan Humor

86 Tahun Woody Allen dan Perannya Ramaikan Hollywood dengan Humor

Global
Cerita 61 Orang Terkurung dalam Pub Tertinggi Inggris yang Tertimbun Salju Selama Tiga Hari

Cerita 61 Orang Terkurung dalam Pub Tertinggi Inggris yang Tertimbun Salju Selama Tiga Hari

Global
PM Ukraina Terang-terangan Tuduh Rusia Dalang di Balik Rencana Kudeta

PM Ukraina Terang-terangan Tuduh Rusia Dalang di Balik Rencana Kudeta

Global
1 Desember 1988: Penetapan Hari AIDS Sedunia oleh WHO

1 Desember 1988: Penetapan Hari AIDS Sedunia oleh WHO

Global
China dan AS Bersaing dalam Perlombaan Senjata Hipersonik Paling Mematikan

China dan AS Bersaing dalam Perlombaan Senjata Hipersonik Paling Mematikan

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.