Kompas.com - 19/08/2021, 10:19 WIB
Ilustrasi Borgol KOMPAS.com/JOSEPHUS PRIMUSIlustrasi Borgol

HONG KONG, KOMPAS.com - Empat pemimpin serikat mahasiswa dari Universitas Hong Kong, ditangkap pada Rabu (18/8/2021) karena dianggap “mendukung terorisme”.

Dilansir Independent, ini terjadi setelah mereka mengheningkan cipta untuk seorang pria yang menikam seorang petugas polisi lantas bunuh diri.

Tiga puluh siswa dari serikat telah menghadiri pertemuan online bulan lalu, yang disiarkan langsung. Mereka mengheningkan cipta untuk pria itu.

Baca juga: Wisata Ke Hong Kong, Perhatikan Dulu 5 Hal ini

Dalam sebuah mosi, serikat pekerja juga menyatakan "kesedihan mendalam" atas kematian dan penghargaan atas "pengorbanan" pria itu.

Mereka yang ditangkap termasuk presiden dan ketua dewan Universitas Hong Kong.

Bulan lalu, setelah menghadapi ancaman pengusiran dan kritik dari pejabat kota, para pemimpin mahasiswa mencabut mosi tersebut, meminta maaf kepada mahasiswa dan warga lainnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mereka semua juga mengundurkan diri dengan segera.

Baca juga: Biden Beri Perlindungan 18 Bulan bagi Warga Hong Kong di AS

Dalam surat permintaan maaf yang dikeluarkan serikat pekerja, mereka mengakui bahwa isi mosi tersebut “tidak pantas”.

Serikat pekerja tidak bermaksud menghasut kejahatan yang melanggar hukum.

Namun, pemimpin Hong Kong, Carrie Lam, meminta pihak berwenang untuk mengambil tindakan lebih lanjut.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.