Pesawat Pemadam Kebakaran dari Rusia Kecelakaan di Turki, Semua Penumpang Tewas

Kompas.com - 15/08/2021, 13:00 WIB
Ilustrasi pesawat terbang. UNSPLASH/Artturi JalliIlustrasi pesawat terbang.

ANKARA, KOMPAS.com – Satu unit pesawat pemadam kebakaran yang disewa dari Rusia dilaporkan jatuh di Turki selatan pada Sabtu (14/8/2021).

Sebanyak delapan orang yang berada di dalam pesawat tersebut tewas menurut laporan media yang mengutip Kementerian Pertahanan Rusia.

Baca juga: Banjir Turki Tewaskan 38 Orang, Erdogan Kunjungi Para Korban

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan, pesawat Beriev BE-200 itu membawa lima personel tentara Rusia dan tiga tentara Turki.

Kantor berita negara Turki, Anadolu Agency, melaporkan bahwa regu penyelamat bergegas ke tempat jatuhnya pesawat.

Tayangan televisi menunjukkan gumpalan asap membubung dari daerah pegunungan yang diyakini berasal dari puing-puing pesawat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kementerian Pertahanan Turki mengatakan, satu unit pesawat dan helikopter telah dikerahkan ke tempat kejadian.

Baca juga: Turki Dilanda Bencana Kebakaran Terburuk, Erdogan Marah Ada Tagar #HelpTurkey

Gubernur Omer Faruk Coskun mengatakan, tim darurat dikirim dengan cepat sedangkan Rusia menuturkan bahwa para penyelidik sedang dalam perjalanan ke lokasi kecelakaan.

Pesawat itu sebelumnya terlibat dalam upaya pemadaman kebakaran hutan di distrik Onikisubat, provinsi Kahramanmaras.

Komunikasi dengan pesawat itu terputus sesaat sebelum jatuh sebagaimana dilansir DW.

Baca juga: Kecelakaan Bus Turki Sebabkan 14 Orang Tewas dan 18 Luka-luka

Jatuh saat mencoba mendarat

Pesawat pemadam kebakaran yang disewa dari Rusia itu jatuh di dekat Adana saat akan mendarat.

Kebakaran hutan yang mengamuk di Turki selatan telah menyebabkan kehancuran besar bulan ini, yang menimbulkan banyak korban jiwa.

Turki sendiri memerangi hampir 300 kebakaran hutan sejak Juli dan pemerintah menyebut bencana itu sebagai kebakaran terburuk dalam sejarah.

Rusia, Spanyol, dan Qatar mengirim pesawat pemadam kebakaran untuk membantu Turki dalam mengendalikan dan memadamkan kebakaran hutan yang mengamuk.

Baca juga: Berfoto di Museum Seks Belanda, Influencer Turki Ini Ditangkap dan Diadili

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sanksi WADA Merembet, Bendera Merah Putih Tak Boleh Berkibar di MotoGP, WorldSBK, hingga F1

Sanksi WADA Merembet, Bendera Merah Putih Tak Boleh Berkibar di MotoGP, WorldSBK, hingga F1

Global
Dari China hingga AS Alami Kekurangan Bahan-bahan Pokok, Apa Penyebabnya?

Dari China hingga AS Alami Kekurangan Bahan-bahan Pokok, Apa Penyebabnya?

Global
Wanita Ini Jadikan Anjingnya Vegetarian Demi Kurangi Emisi Karbon

Wanita Ini Jadikan Anjingnya Vegetarian Demi Kurangi Emisi Karbon

Global
Dinyatakan Tidak Bisa Punya Anak oleh Dokter, Wanita Ini Jadi Ibu di Usia 70 Tahun

Dinyatakan Tidak Bisa Punya Anak oleh Dokter, Wanita Ini Jadi Ibu di Usia 70 Tahun

Global
Dua Menteri Afghanistan Sempat Keliling London dengan Mobil Mahal Sebelum Negaranya Jatuh ke Taliban

Dua Menteri Afghanistan Sempat Keliling London dengan Mobil Mahal Sebelum Negaranya Jatuh ke Taliban

Global
Taliban Izinkan Vaksinasi Polio di Afghanistan Setelah Bertahun-tahun Melarang

Taliban Izinkan Vaksinasi Polio di Afghanistan Setelah Bertahun-tahun Melarang

Global
Bom Perang Dunia I Meledak di Pesta Setelah Pernikahannya, Pengantin Ini Kehilangan Saudaranya

Bom Perang Dunia I Meledak di Pesta Setelah Pernikahannya, Pengantin Ini Kehilangan Saudaranya

Global
Media Hong Kong: China Tercengang Indonesia Juara Piala Thomas

Media Hong Kong: China Tercengang Indonesia Juara Piala Thomas

Global
Telepon Darurat Lapor Ada Kebocoran Gas, Dicari Satu Jam Ternyata ...

Telepon Darurat Lapor Ada Kebocoran Gas, Dicari Satu Jam Ternyata ...

Global
Israel Setujui 4.000 Warga Palestina Jadi Penduduk di Tepi Barat, Kali Pertama Sejak 2009

Israel Setujui 4.000 Warga Palestina Jadi Penduduk di Tepi Barat, Kali Pertama Sejak 2009

Global
Presiden Ceko Dinyatakan Tidak Dapat Melakukan Tugas karena Alasan Kesehatan

Presiden Ceko Dinyatakan Tidak Dapat Melakukan Tugas karena Alasan Kesehatan

Global
China Rancang Undang-Undang Baru, Akan Hukum Orang Tua atas Perilaku Buruk Anaknya

China Rancang Undang-Undang Baru, Akan Hukum Orang Tua atas Perilaku Buruk Anaknya

Global
Nur Sajat Jual Semua Bisnisnya di Malaysia dan Pindah ke Australia

Nur Sajat Jual Semua Bisnisnya di Malaysia dan Pindah ke Australia

Global
Manhattan Project: Sejarah, Perkembangan, dan Korban Nuklirnya

Manhattan Project: Sejarah, Perkembangan, dan Korban Nuklirnya

Internasional
Indonesia dan Malaysia Mengaku Khawatir Soal Rencana Kapal Selam Nuklir Australia

Indonesia dan Malaysia Mengaku Khawatir Soal Rencana Kapal Selam Nuklir Australia

Global

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.