Ilmuwan WHO: Ada Lab Lain di Wuhan yang Dipindahkan Beberapa Hari Sebelum Temuan Awal Wabah

Kompas.com - 14/08/2021, 18:20 WIB
Dalam file foto ini tertanggal Rabu, 10 Februari 2021, Peter Ben Embarek dari tim Organisasi Kesehatan Dunia berbicara kepada wartawan ketika ia tiba di bandara, di akhir misi WHO mereka untuk menyelidiki asal-usul virus corona pandemi di Wuhan di provinsi Hubei, China tengah. AP PHOTO/NG HAN GUANDalam file foto ini tertanggal Rabu, 10 Februari 2021, Peter Ben Embarek dari tim Organisasi Kesehatan Dunia berbicara kepada wartawan ketika ia tiba di bandara, di akhir misi WHO mereka untuk menyelidiki asal-usul virus corona pandemi di Wuhan di provinsi Hubei, China tengah.

COPENHAGEN, KOMPAS.com - Sebuah laboratorium Wuhan yang diam-diam dipindahkan oleh pejabat China pada Desember 2019, menarik pengawasan dari ilmuwan Organisasi Kesehatan Dunia.

Laboratorium itu dilaporkan beroperasi di bawah protokol tingkat keamanan ringan, di mana para pekerja tidak perlu mengenakan masker.

Setidaknya satu karyawan fasilitas Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Wuhan (CDC Wuhan), berbeda dari Laboratorium Institut Virologi Wuhan yang banyak dibahas di kota itu, dinyatakan positif memiliki antibodi Covid-19 karena “penularan klaster keluarga”.

Namun menurut Wall Street Journal yang mengutip laporan Organisasi Kesehatan Dunia, tidak jelas kapan tes itu dilakukan.

Baca juga: Pakar WHO Duga Pasien Nol Covid-19 adalah Pekerja Lab Wuhan

Laboratorium, tempat para ilmuwan China meneliti penyakit manusia ringan dengan kelelawar, dipindahkan di dekat pasar makanan laut, tempat kasus Covid-19 pertama ditemukan hanya beberapa hari sebelum wabah, kata penyelidik WHO.

Diklasifikasikan dengan "Tingkat Keamanan Hayati 2," lab yang jadi sorotan baru ini juga memiliki kontrol ventilasi yang tidak seketat fasilitas lain yang lebih aman, menurut laporan itu melansir New York Post pada Jumat (13/8/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pengungkapan itu muncul ketika Dr Ben Embarek, ilmuwan Denmark Kepala Tim Penyelidik asal-usul Covid-19 WHO, mengatakan dalam sebuah wawancara minggu ini bahwa diperlukan lebih banyak informasi tentang pemindahan laboratorium tersebut.

“Sangat menarik bahwa lab dipindahkan pada 2 Desember 2019: Itulah periode di mana semuanya dimulai,” kata Embarek, pakar keamanan pangan dan penyakit hewan, dalam sebuah film dokumenter yang ditayangkan di saluran Denmark TV2.

“Kami tahu bahwa ketika Anda memindahkan lab, itu mengganggu segalanya… Seluruh prosedur itu (pemindahan) selalu menjadi elemen yang mengganggu dalam rutinitas kerja sehari-hari di lab,” katanya.

Baca juga: TV Denmark Rilis Film Dokumenter Dugaan Sumber Covid-19 di China

Kepala tim WHO asal-usul Covid-19 di Wuhan itu pun menyerukan pengawasan lebih lanjut terhadap laboratorium di dekat lokasi kelompok kasus pertama, yang diketahui di sebuah pasar di China tengah kota Wuhan.

Halaman:
Baca tentang

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

China Bantah telah Uji Coba Rudal Hipersonik Seperti Ramai Diberitakan

China Bantah telah Uji Coba Rudal Hipersonik Seperti Ramai Diberitakan

Global
China Klaim Obyek yang Diuji Coba adalah Pesawat Luar Angkasa, Bukan Rudal Hipersonik

China Klaim Obyek yang Diuji Coba adalah Pesawat Luar Angkasa, Bukan Rudal Hipersonik

Global
POPULER GLOBAL: Media Asing Sorot Indonesia Juara Piala Thomas 2020 | Rudal Hipersonik China Mampu Putari Dunia

POPULER GLOBAL: Media Asing Sorot Indonesia Juara Piala Thomas 2020 | Rudal Hipersonik China Mampu Putari Dunia

Global
Beruang Sirkus Serang Wanita Hamil di Tengah Pertunjukkan yang Ditonton Anak-anak

Beruang Sirkus Serang Wanita Hamil di Tengah Pertunjukkan yang Ditonton Anak-anak

Global
Collin Powell, Menteri Luar Negeri Kulit Hitam Pertama AS Meninggal karena Komplikasi Covid-19

Collin Powell, Menteri Luar Negeri Kulit Hitam Pertama AS Meninggal karena Komplikasi Covid-19

Global
Penembakan di Suriah Tandai Babak Baru Perang Israel

Penembakan di Suriah Tandai Babak Baru Perang Israel

Global
Malala Kirim Surat ke Taliban, Desak Perempuan Boleh Sekolah Lagi

Malala Kirim Surat ke Taliban, Desak Perempuan Boleh Sekolah Lagi

Global
Ketika Perang Lawan Kartel Malah Buat Geng Kriminal Makin Subur di Meksiko

Ketika Perang Lawan Kartel Malah Buat Geng Kriminal Makin Subur di Meksiko

Global
Apple Hapus Aplikasi Al Quran Populer di China Setelah Diduga Berisi Teks Agama Ilegal

Apple Hapus Aplikasi Al Quran Populer di China Setelah Diduga Berisi Teks Agama Ilegal

Global
Min Aung Hlaing Salahkan Oposisi Setelah Dikeluarkan dari KTT ASEAN

Min Aung Hlaing Salahkan Oposisi Setelah Dikeluarkan dari KTT ASEAN

Global
Australia Keluarkan Sertifikat Vaksin Covid-19 untuk Perjalanan Internasional

Australia Keluarkan Sertifikat Vaksin Covid-19 untuk Perjalanan Internasional

Global
Dukung Pencegahan dan Respons Covid-19 Indonesia, AS dan UNICEF Tanda Tangani Kesepakatan Baru

Dukung Pencegahan dan Respons Covid-19 Indonesia, AS dan UNICEF Tanda Tangani Kesepakatan Baru

Global
Israel Siap Hadapi 2.000 Roket Sehari jika Perang Lawan Hezbollah

Israel Siap Hadapi 2.000 Roket Sehari jika Perang Lawan Hezbollah

Global
Cari Petugas Kebersihan untuk Istana, Ratu Elizabeth Tawarkan Gaji Puluhan Juta Rupiah Per Bulan

Cari Petugas Kebersihan untuk Istana, Ratu Elizabeth Tawarkan Gaji Puluhan Juta Rupiah Per Bulan

Global
Taliban Beri Sinyal Anak Perempuan Afghanistan Dapat Kembali ke Sekolah

Taliban Beri Sinyal Anak Perempuan Afghanistan Dapat Kembali ke Sekolah

Global

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.