Jutawan Ini Tembak Mati Manusia, Setelah Mengiranya sebagai Beruang

Kompas.com - 13/08/2021, 19:29 WIB
Igor Redkin, jutawan di Region Kamchatka, Rusia, yang mengaku menembak mati manusia setelah mengiranya sebagai beruang. KAMCHATKA.ER.RU via Moscow TimesIgor Redkin, jutawan di Region Kamchatka, Rusia, yang mengaku menembak mati manusia setelah mengiranya sebagai beruang.

MOSKWA, KOMPAS.com - Seorang jutawan di Timur Jauh Rusia mengaku, dia tidak sengaja menembak mati seorang pria karena mengiranya beruang.

Igor Redkin, wakil ketua dewan lokal di Region Kamchatka menyerahkan dirinya kepada polisi pada Selsa (10/8/2021).

"Sebuah tragedi terjadi pada 2 Agustus dengan saya, Igor Vladimirovich Redkin, menjadi pelakunya," kata dia dikutip situs Kam24.ru.

Baca juga: Pasangan Ini Kisahkan Bertengger di Pohon Selama 10 Hari karena Diburu Beruang

Dia mengisahkan pada malam hari waktu setempat, dia mendengar ada seekor beruang yang berkeliaran di tempat pembuangan desa Ozernovsky.

Karena sudah meresahkan penduduk, si jutawan mengungkapkan dia mengambil senjata dan berniat menakut-nakuti predator itu.

Redkin menjelaskan di kala senja itulah, dia menembak siluet mirip beruang. Namun, dia ternyata salah menembak.

"Saya menyadari yang saya tembak adalah seorang warga lokal. Dia terluka dan meninggal di rumah sakit," ungkap Redkin.

Dilansir Moscow Times Rabu (11/8/2021), korban diidentifikasi bernama Andrei Tolstopyatov dan berusia 30 tahun.

Redkin melanjutkan, dia memutuskan menarik partisipasinya dalam pemilu Kamchatka bulan depan, dan membekukan keanggotaannya di partai United Russia.

Kam24.ru melaporkan, beberapa warga lokal meragukannya dan menyebut Redkin kemungkinan terlibat dalam penembakan sambil mabuk.

Media Rusia melaporkan, Redkin diperintahkan oleh pengadilan Kamchatka menjadi tahanan rumah sampai penyelidikan rampung.

Sumber keamanan menuturkan, Redkin bakal dijerat dengan dakwaan pembunuhan tak berencana, dan terancam vonis dua tahun penjara.

Forbes Rusia memberitakan Redkin, pengusaha penerbangan dan perikanan, mempunyai kekayaan 9,7 juta dollar AS (Rp 139,5miliar).

Baca juga: Seekor Beruang Seret dan Bunuh Wanita di AS

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KABAR DUNIA SEPEKAN: Perjuangan Rohana Dapatkan Kewarganegaraan | Wanita Arab Saudi Lahirkan 10 Bayi Kembar

KABAR DUNIA SEPEKAN: Perjuangan Rohana Dapatkan Kewarganegaraan | Wanita Arab Saudi Lahirkan 10 Bayi Kembar

Global
Darurat Polusi Plastik: Udara yang Kita Hirup Mengandung Mikroplastik

Darurat Polusi Plastik: Udara yang Kita Hirup Mengandung Mikroplastik

Global
Fisikawan Perancis Ciptakan Gelembung Ajaib, Butuh Lebih dari Satu Tahun untuk Meletus

Fisikawan Perancis Ciptakan Gelembung Ajaib, Butuh Lebih dari Satu Tahun untuk Meletus

Global
MI5: Partai Komunis China Hendak Susupi Parlemen Inggris

MI5: Partai Komunis China Hendak Susupi Parlemen Inggris

Global
Iseng Periksa Folder Spam Email, Wanita Ini Temukan Jackpot Lotre Jutaan Dollar AS

Iseng Periksa Folder Spam Email, Wanita Ini Temukan Jackpot Lotre Jutaan Dollar AS

Global
Sepekan Tsunami Tonga: Kronologi, Dampak, dan Kondisi Terkini

Sepekan Tsunami Tonga: Kronologi, Dampak, dan Kondisi Terkini

Global
Misteri Hilangnya Keluarga Jamison, Benarkah Jadi Target Sekte Sesat?

Misteri Hilangnya Keluarga Jamison, Benarkah Jadi Target Sekte Sesat?

Global
Paus Fransiskus Khawatirkan Ketegangan Ukraina, Risiko Keamanan Bayangi Eropa

Paus Fransiskus Khawatirkan Ketegangan Ukraina, Risiko Keamanan Bayangi Eropa

Global
Insiden Dyatlov Pass: Misteri Kematian 9 Pendaki Rusia di Tengah Salju

Insiden Dyatlov Pass: Misteri Kematian 9 Pendaki Rusia di Tengah Salju

Global
Situasi Makin Panas, Keluarga Personel Kedutaan AS Diminta Tinggalkan Ukraina

Situasi Makin Panas, Keluarga Personel Kedutaan AS Diminta Tinggalkan Ukraina

Global
Situasi Rusia-Ukraina Makin Panas, AS Kirim Kapal Induk

Situasi Rusia-Ukraina Makin Panas, AS Kirim Kapal Induk

Global
Covid-19 India Memburuk Lagi, Catat 300.000 Kasus 4 Hari Berturut-turut

Covid-19 India Memburuk Lagi, Catat 300.000 Kasus 4 Hari Berturut-turut

Global
CEO Pfizer: Pemberian Booster Covid-19 yang Terlalu Sering Bukan Skenario yang Baik

CEO Pfizer: Pemberian Booster Covid-19 yang Terlalu Sering Bukan Skenario yang Baik

Global
Kebakaran California Lalap 1.500 Hektare Lahan, Ratusan Orang Dievakuasi

Kebakaran California Lalap 1.500 Hektare Lahan, Ratusan Orang Dievakuasi

Global
Cium Kaki Ibu di Pengadilan, Pria Mesir Selamat dari Hukuman Mati

Cium Kaki Ibu di Pengadilan, Pria Mesir Selamat dari Hukuman Mati

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.