Tercepat di Eropa, Begini Cara Spanyol Lakukan Vaksinasi Covid-19

Kompas.com - 12/08/2021, 15:37 WIB
Foto pada 7 Juli 2021 menunjukkan antrean ratusan orang yang akan disuntik vaksin Covid-19 di Rumah Sakit Enfermera Isabel Zendal, Madrid, Spanyol. AP PHOTO/OLMO CALVOFoto pada 7 Juli 2021 menunjukkan antrean ratusan orang yang akan disuntik vaksin Covid-19 di Rumah Sakit Enfermera Isabel Zendal, Madrid, Spanyol.

MADRID, KOMPAS.com - Spanyol menjadi negara tercepat dalam vaksinasi Covid-19 di Eropa.

Faktor utamanya termasuk kepercayaan yang mendalam pada sistem kesehatan masyarakat, dan eratnya ikatan keluarga untuk mendorong orang-orang mau divaksin demi melindungi kerabat.

Hingga Kamis (12/8/2021), lebih dari 61 persen populasi Spanyol yang berjumlah 47 juta telah divaksinasi dosis penuh.

Baca juga: Vaksin Terbukti Memperlambat Penyebaran Covid-19 di Spanyol

"Negeri Matador" mengungguli Italia (57,8 persen), Perancis (56 persen), dan Jerman (55,2 persen).

Sementara di Amerika Serikat (AS) yang sudah divaksin penuh adalah 50,3 persen populasi.

Salah satu pilar keberhasilan upaya vaksinasi Covid-19 Spanyol adalah kepercayaan pada sistem kesehatan, ujar Josep Lobera, profesor sosiologi di Autonomous University of Madrid, kepada AFP.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Itu artinya hanya ada sedikit keraguan terhadap vaksin.

"Kami memiliki keuntungan sehubungan dengan negara lain, karena kepercayaan pada vaksin secara umum, terutama vaksin anak-anak, secara tradisional lebih tinggi daripada di negara-negara Eropa lainnya," kata Lobera, yang duduk di komite strategi vaksin pemerintah.

Studi oleh Imperial College London yang diterbitkan pada Juni menemukan, 79 persen orang di Spanyol mempercayai vaksin Covid-19, dibandingkan dengan 62 persen di AS, 56 persen di Perancis, dan 47 persen di Jepang.

Tidak ada protes besar terhadap kewajiban vaksinasi di Spanyol, tak seperti Perancis dan Italia saat mewajibkan tenaga kesehatan (nakes) disuntik vaksin corona, dan kartu kesehatan yang menjadi akses ke berbagai kegiatan seperti makan di dalam ruangan (dine in).

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.