Kompas.com - 11/08/2021, 22:55 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Nigeria menuntut hukuman bagi pejabat imigrasi Indonesia yang terekam tampak menyerang diplomat Nigeria pada Sabtu (7/8/2021) di Jakarta. Rekaman itu menjadi viral di media sosial.

Kementerian Luar Negeri Indonesia mengungkapkan bahwa sudah terjadi pertemuan antara Duta Besar RI, Usra Hendra Harahap, dengan Menteri Luar Negeri Nigeria, Geoffrey Onyeama.

Dalam pertemuan itu, Dubes RI menyatakan "telah terjadi salah pengertian dan sudah diselesaikan antara pihak-pihak yang terkait atau terlibat pada waktu itu," ungkap Juru Bicara Kemlu RI, Teuku Faizasyah, kepada BBC News Indonesia Rabu (11/08/2021).

Pertemuan lanjutan antara pejabat Kemlu RI dengan Dubes Nigeria juga digelar di Jakarta, pada Rabu (11/08/2021), untuk mengatasi persoalan itu.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM RI DKI Jakarta, Ibnu Chuldun, mengatakan kedua pihak mengakui "telah terjadi kesalahpahaman dan sepakat berdamai disaksikan oleh Pimpinan Kantor Imigrasi Jakarta Selatan dan Duta Besar Nigeria."

Baca juga: 7 Tahun Diculik Boko Haram, Seorang Siswi Nigeria Akhirnya Dibebaskan

Reaksi keras di Nigeria

Rekaman video yang tersebar di media sosial menunjukkan Abdul Rahman Ibrahim, seorang pejabat konsuler yang berdinas di Jakarta, ditahan di dalam mobil oleh beberapa orang. Ia ditangkap di salah satu jalan di ibu kota.

Nigeria menyebutnya sebagai "tindak pelanggaran internasional yang mengerikan oleh negara Indonesia" dan menyatakan akan meninjau hubungan bilateral dengan negara Asia Tenggara itu.

Video menunjukkan salah seorang pria meletakkan tangannya di kepala sang diplomat dan mendorongnya kembali ke kursi mobil.

Di antara suara teriakan untuk memprotes, Ibrahim mengulangi: "Saya tak bisa bernapas."

Dalam rekaman dengan durasi satu menit, 30 detik, Ibrahim terdengar mengatakan: "Leher saya, leher saya."

Halaman:
 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Demo Iran Pasca-kematian Mahsa Amini Titik Kritis Bagi Iran

Demo Iran Pasca-kematian Mahsa Amini Titik Kritis Bagi Iran

Global
Referendum di Ukraina: Majelis Tinggi Rusia Pertimbangkan Aneksasi Secepatnya, Zelensky Murka

Referendum di Ukraina: Majelis Tinggi Rusia Pertimbangkan Aneksasi Secepatnya, Zelensky Murka

Global
Xi Jinping Akhirnya Muncul ke Publik di Tengah Rumor Liar Kudeta

Xi Jinping Akhirnya Muncul ke Publik di Tengah Rumor Liar Kudeta

Global
Dihantam Badai Ian, Kuba Mati Listrik Senegara, Florida Waspada

Dihantam Badai Ian, Kuba Mati Listrik Senegara, Florida Waspada

Global
Italia Bersiap Dipimpin Pemerintahan Sayap Kanan Pertama sejak Perang Dunia II, Apa Dampaknya?

Italia Bersiap Dipimpin Pemerintahan Sayap Kanan Pertama sejak Perang Dunia II, Apa Dampaknya?

Global
Demo Kematian Mahsa Amini Dipuji sebagai Revolusi oleh dan untuk Perempuan Iran

Demo Kematian Mahsa Amini Dipuji sebagai Revolusi oleh dan untuk Perempuan Iran

Global
Hasil Referendum di 4 Wilayah Ukraina Mengarah ke Gabung dengan Rusia

Hasil Referendum di 4 Wilayah Ukraina Mengarah ke Gabung dengan Rusia

Global
Ukraina Terkini: 4 Wilayah Umumkan Menang dalam Referendum Gabung Rusia

Ukraina Terkini: 4 Wilayah Umumkan Menang dalam Referendum Gabung Rusia

Global
Putra Mahkota Mohammed bin Salman Ditunjuk Jadi PM Arab Saudi

Putra Mahkota Mohammed bin Salman Ditunjuk Jadi PM Arab Saudi

Global
UPDATE Demo Iran: Putri Mantan Presiden Rafsanjani Ditangkap

UPDATE Demo Iran: Putri Mantan Presiden Rafsanjani Ditangkap

Global
Rangkuman Hari Ke-216 Serangan Rusia ke Ukraina: Nord Stream Bocor, Kian Banyak Warga Rusia Kabur

Rangkuman Hari Ke-216 Serangan Rusia ke Ukraina: Nord Stream Bocor, Kian Banyak Warga Rusia Kabur

Global
[POPULER GLOBAL] Hadis Najafi Ditembak | Situasi Gawat Kerusuhan Iran

[POPULER GLOBAL] Hadis Najafi Ditembak | Situasi Gawat Kerusuhan Iran

Global
Cara Australia Atur Penjualan Minuman Berkadar Gula

Cara Australia Atur Penjualan Minuman Berkadar Gula

Global
Ukraina: Pipa Gas Nord Stream 1 Bocor karena Serangan Teroris Rusia

Ukraina: Pipa Gas Nord Stream 1 Bocor karena Serangan Teroris Rusia

Global
Pipa Gas Nord Stream 1 dan 2 Rusia Bocor, Dugaan Sabotase Diselidiki

Pipa Gas Nord Stream 1 dan 2 Rusia Bocor, Dugaan Sabotase Diselidiki

Global
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.