Menolak Divaksin, Seluruh Keluarga Pria Ini Meninggal karena Covid-19

Kompas.com - 11/08/2021, 18:50 WIB
Ilustrasi vaksin AstraZeneca, vaksin Covid-19, vaksin virus corona. Vaksin AstraZeneca menggunakan tripsin babi dalam pembuatannya. MUI nyatakan vaksin ini halal. SHUTTERSTOCK/Elzbieta KrzysztofIlustrasi vaksin AstraZeneca, vaksin Covid-19, vaksin virus corona. Vaksin AstraZeneca menggunakan tripsin babi dalam pembuatannya. MUI nyatakan vaksin ini halal.

CARDIFF, KOMPAS.com - Seorang pria di Wales menceritakan bagaimana seluruh keluarganya meninggal karena Covid-19, setelah mereka menolak divaksin.

Francis Goncalves menuturkan ayah, ibu, dan saudaranya mengembuskan napas terakhir dalam rentang waktu sepekan.

Kepada WalesOnline, Goncalves mengungkapkan keluarganya menolak mendapat vaksin karena dicekoki informasi yang salah.

Baca juga: Jelang Pernikahan Putrinya, Ini Permintaan Ayah yang Terinfeksi Covid-19 karena Tak Mau Divaksin

Goncalves mengungkapkan semua berawal ketika ayahnya berobat ke rumah sakit karena menderita batu ginjal pada 6 Juli.

"Kami duga dia tertular Covid-19 dari sana. Pada 8 Juli, orangtua saya makan malam bersama adik di apartemennya," kata Goncalves.

Pria berusia 43 tahun itu mengatakan, karena adiknya tinggal bersama pacarnya, mereka berdua sakit pada akhir pekan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Orangtua Goncalves, Basil (73) dan Charmagne (65) dilarikan ke rumah sakit pada 10 Juli. Dua hari kemudian Basil dipindahkan ke ruang perawatan intensif (ICU).

Goncalves berujar, dia berusaha pergi ke Portugal, tempat keluarganya berada, sembari berkontak dengan saudaranya.

"Saya berbicara dengannya setiap hari dan kami tidak bisa menjaga ayah kami di saat seperti ini," kata dia.

Baca juga: Cerita Penyesalan Pasien Covid-19 yang Terjangkit Setelah Menolak Divaksin

Dilansir Newsweek Selasa (10/8/2021), lendir saudaranya berubah dari hijau ke coklat, dan membuatnya khawatir.

Halaman:
Baca tentang
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Video Pilihan

Sumber Newsweek
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.