Kompas.com - 11/08/2021, 07:58 WIB
Bendera Korea Utara berkibar di Kedutaan Besar Korut di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Jumat (19/3/2021). AFP/SAZALI AHMADBendera Korea Utara berkibar di Kedutaan Besar Korut di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Jumat (19/3/2021).

SEOUL, KOMPAS.com – Korea Utara mengeklaim bahwa Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan memilih untuk meningkatkan ketegangan.

Pernyataan tersebut disampaikan salah satu petinggi Partai Buruh Korea Utara, Kim Yong Chol, sebagaimana dikutip media pemerintah Korea Utara, KCNA.

Baca juga: Korea Utara Diterjang Banjir, Ini Perintah Kim Jong Un

Melansir Metro, Kim Yong Chol merupakan seorang jenderal cum politikus yang memainkan peran penting dalam pertemuan antara Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan mantan Presiden AS Donald Trump.

Dia mengkritik Korea Selatan dan AS karena merespons niat baik Pyongyang dengan tindakan bermusuhan.

Pernyataan itu muncul setelah adik Kim Jong Un, Kim Yo Jong, memperingatkan Seoul dan Washington mengenai latihan militer gabungan tahunan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Banjir Hantam Korea Utara, Ribuan Penduduk Dievakuasi

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, “Negeri Ginseng” dan “Negeri Paman Sam” bakal menggelar latihan militer gabungan tahun ini  yang dimulai pekan ini.

Di sisi lain, Korea Selatan menyatakan bahwa Korea Utara tidak menjawab panggilan rutin antar-Korea pada Selasa (10/8/2021).

Pada Rabu (11/8/2021), Kim Yong Chol menyoroti keputusan Korea Selatan yang melanjutkan latihan militer gabungan dengan AS.

Baca juga: AS Sita Kapal Tanker Singapura yang Kirim Minyak Ilegal ke Korea Utara

Dia mengatakan, Korea Utara akan menunjukkan biaya yang harus ditanggung Korea Selatan karena memilih aliansi dengan Washington daripada perdamaian antar-Korea.

"Kami akan membuat mereka menyadari betapa berbahayanya pilihan yang mereka buat,” kata Kim Yong Chol.

“Dan seberapa dekat mereka dengan krisis keamanan besar dengan membuat pilihan yang salah," sambung Kim Yong Chol.

Baca juga: Kim Jong Un: Persahabatan Korea Utara-China Berlanjut Antar-generasi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Sumber Metro US
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.