Varian Delta Merajalela, Filipina Terapkan Lockdown yang Lebih Ketat

Kompas.com - 09/08/2021, 21:12 WIB
Polisi memeriksa para pengendara motor di pos pemeriksaan, dalam rangka menerapkan pembatasan lebih ketat untuk menekan penyebaran Covid-19 di Marikina City, Filipina, Jumat (6/8/2021). AP PHOTO/BASILIO SEPEPolisi memeriksa para pengendara motor di pos pemeriksaan, dalam rangka menerapkan pembatasan lebih ketat untuk menekan penyebaran Covid-19 di Marikina City, Filipina, Jumat (6/8/2021).

MANILA, KOMPAS.com – Lockdown lebih ketat diberlakukan di ibu kota Filipina, Manila, ketika Covid-19 varian Delta semakin merajalela.

Lockdown tersebut juga berlaku bagi kota-kota satelit di sekitar Manila hingga 20 Agustus mendatang.

Lockdown kali ini merupakan yang ketiga kalinya di Manila sejak dimulainya pandemi Covid-19 sebagaimana dilansir The Telegraph.

Baca juga: Karena Informasi Palsu, Ribuan Orang Menyerbu Situs Vaksinasi Filipina

Penerapan pembatasan yang keras tersebut akan semakin membuat menderita para pekerja harian yang sudah putus asa akibat hilangnya mata pencaharian mereka.

Lockdown tersebut membatasi banyak orang untuk meninggalkan rumah mereka dan melarang perjalanan antar-kota bagi sebagian besar populasi.

Pejabat kesehatan Filipina telah memperingatkan bahwa akhir pandemi masih jauh. Pasalnya, varian Delta sekarang telah menyebar di 13 dari 17 wilayah.

Baca juga: Petinju Filipina Ini Ingin Bangkit dari Kemiskinan lewat Medali Perak Olimpiade

Hingga saat ini, diperkirakan 10,45 persen dari 109 juta penduduk Filipina telah divaksinasi.

Pada Senin (9/8/2021), Filipina melaporkan 8.900 kasus Covid-19 baru dalam 24 jam terakhir.

Sehingga, total jumlah kasus virus corona di negara tersebut sejak pandemi dimulai adalah 78.480 kasus.

Baca juga: Ibu Kota Filipina Lockdown Lagi untuk Tangani Covid-19 Varian Delta

Pada Minggu (8/8/2021), Filipina melaporkan 287 kematian akibat Covid-19. Jumlah ini merupakan peningkatan harian tertinggi dalam empat bulan terakhir.

Dalam sebuah pernyataan pada Senin, Kementerian Kesehatan Filpina melaporkan bahwa mayoritas kasus Covid-19 saat ini terjadi pada kelompok usia 30 hingga 39 tahun.

Pada Minggu, Philippine Daily Inquirer melaporkan bahwa lebih banyak anak dirawat di Rumah Sakit Umum Filipina, mengutip juru bicaranya Jonas del Rosario.

Baca juga: Viral Foto Pejabat Filipina Lebih Besar dari Peraih Emas Olimpiade, Apakah Asli?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Warga UEA Kali Pertama Kerja Hari Jumat: Rasanya Aneh, Panjang, dan Sulit

Cerita Warga UEA Kali Pertama Kerja Hari Jumat: Rasanya Aneh, Panjang, dan Sulit

Global
Lagi, Dokter AS Sukses Cangkok Ginjal Babi ke Manusia

Lagi, Dokter AS Sukses Cangkok Ginjal Babi ke Manusia

Global
Jam Kiamat Tak Bergerak 3 Tahun, Bumi Tetap 100 Detik Menuju Kehancuran

Jam Kiamat Tak Bergerak 3 Tahun, Bumi Tetap 100 Detik Menuju Kehancuran

Global
Rekaman Rahasia Ungkap Kepanikan Diktator Tunisia Sebelum Ditumbangkan Arab Spring

Rekaman Rahasia Ungkap Kepanikan Diktator Tunisia Sebelum Ditumbangkan Arab Spring

Global
FOTO: Tumpahan Minyak Mengerikan yang Mencemari Puluhan Pantai di Peru

FOTO: Tumpahan Minyak Mengerikan yang Mencemari Puluhan Pantai di Peru

Global
Peru Tetapkan Status Darurat Lingkungan Atas Tumpahan Minyak Akibat Erupsi di Tonga

Peru Tetapkan Status Darurat Lingkungan Atas Tumpahan Minyak Akibat Erupsi di Tonga

Global
Bertubi-tubi Diterpa Skandal Pesta Miras, PM Inggris Boris Johnson di Ujung Tanduk

Bertubi-tubi Diterpa Skandal Pesta Miras, PM Inggris Boris Johnson di Ujung Tanduk

Global
Omicron Mengganas, Kasus Harian Covid-19 Singapura Kembali Tembus Angka Seribuan

Omicron Mengganas, Kasus Harian Covid-19 Singapura Kembali Tembus Angka Seribuan

Global
Terjebak di Rumah Saat Lockdown, Muda-mudi China Ini Jatuh Cinta lalu Bertunangan

Terjebak di Rumah Saat Lockdown, Muda-mudi China Ini Jatuh Cinta lalu Bertunangan

Global
Ukraina Sebut Agresi Rusia Nyata, Berharap Utamakan Diplomasi Damai

Ukraina Sebut Agresi Rusia Nyata, Berharap Utamakan Diplomasi Damai

Global
Jelang Pilpres Italia 24 Januari, Bisakah Silvio Berlusconi Jadi Presiden?

Jelang Pilpres Italia 24 Januari, Bisakah Silvio Berlusconi Jadi Presiden?

Global
ISIS Serang Barak Pasukan Irak, 11 Tentara Tewas

ISIS Serang Barak Pasukan Irak, 11 Tentara Tewas

Global
Pria Palestina Selundupkan Spermanya ke Luar Penjara Israel, Punya 4 Anak

Pria Palestina Selundupkan Spermanya ke Luar Penjara Israel, Punya 4 Anak

Global
Ketegangan di Ukraina Sangat Panas, AS-Rusia Gelar Rapat Darurat

Ketegangan di Ukraina Sangat Panas, AS-Rusia Gelar Rapat Darurat

Global
AS Dinilai Bergerak Terlalu Lambat dalam Mendorong Perdamaian Palestina-Israel

AS Dinilai Bergerak Terlalu Lambat dalam Mendorong Perdamaian Palestina-Israel

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.