Kompas.com - 09/08/2021, 09:16 WIB
Tim polo air putra Yunani di Olimpiade Tokyo 2020 saat bertanding di final melawan Serbia pada Minggu (8/8/2021). AP PHOTO/MARK HUMPHREYTim polo air putra Yunani di Olimpiade Tokyo 2020 saat bertanding di final melawan Serbia pada Minggu (8/8/2021).

ATHENA, KOMPAS.com - Tim polo air Yunani di Olimpiade Tokyo pada Minggu (8/8/2021) mengatakan, akan menyumbangkan separuh dari hadiah uang yang mereka terima dari pemilik klub sepak bola Olympiakos, Evangelos Marinakis, kepada korban kebakaran hutan.

"Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Bapak Marinakis dari lubuk hati kami yang terdalam atas kemurahan hatinya."

"Kami menganggap itu tugas kami untuk membantu dengan menyumbangkan setengah dari uang tersebut untuk para korban kebakaran," ujar kapten tim Giannis Foundoulis mengumumkan dalam pernyataan yang dirilis oleh Komite Olimpiade Yunani.

Baca juga: UPDATE Kebakaran Yunani: Petugas Pemadam Tewas, Salah Satu Hutan Besar Terakhir Athena Terancam

Yunani kalah dalam final polo air Olimpiade Tokyo dari Serbia.

Marinakis mengatakan, dia akan menghadiahkan tim 200.000 euro (Rp 3,3 miliar) menurut pengumuman dari Olympiakos.

Separuh pulau hangus dilahap api

Kebakaran hutan mendekati Akademi Olimpiade, latar depan, di situs kuno Olympia, Rabu, 4 Agustus 2021. AP PHOTO/GIANNIS SPYROUNIS Kebakaran hutan mendekati Akademi Olimpiade, latar depan, di situs kuno Olympia, Rabu, 4 Agustus 2021.
Salah satu kebakaran hutan Yunani yang terbesar terjadi di Pulau Evia, hingga menyebabkan separuh pulau tersebut hangus dibakar api.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada Jumat (6/8/2021) malam waktu setempat, upaya evakuasi sudah dilakukan terhadap sekitar 1.400 orang di Pulau Evia menggunakan berbagai macam kapal.

Dua kebakaran besar lain terjadi di semenanjung Peloponnese, yakni satu di dekat Olympia Kuno dan satu di wilayah Mani.

Di Olympia Kuno, api tiba-tiba berkobar dengan hebat pada Sabtu (7/8/2021) siang waktu setempat dan bergerak ke timur situs-situs kuno sekaligus mengancam pedesaan.

Seorang pejabat lokal di Mani memperkirakan kebakaran hutan di sana telah menghancurkan sekitar 70 persen wilayahnya.

Baca juga: Kebakaran Besar Landa Yunani, Separuh Pulau Hangus Dilalap Api

Halaman:
Baca tentang

Video Pilihan

Sumber AFP
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perhiasan Tertua di Dunia Ditemukan di Maroko Berusia 150.000 Tahun

Perhiasan Tertua di Dunia Ditemukan di Maroko Berusia 150.000 Tahun

Global
Dituduh Berhubungan Seks dengan Kambing, Pria Malaysia Terancam Hukuman Cambuk dan Penjara

Dituduh Berhubungan Seks dengan Kambing, Pria Malaysia Terancam Hukuman Cambuk dan Penjara

Global
Daftar Negara Blok Barat dan Blok Timur dalam Perang Dingin

Daftar Negara Blok Barat dan Blok Timur dalam Perang Dingin

Global
Kisah Kelam Patrizia Reggiani, Istri dan Dalang Pembunuhan Pewaris Merek Gucci

Kisah Kelam Patrizia Reggiani, Istri dan Dalang Pembunuhan Pewaris Merek Gucci

Global
3 Film Indonesia Meriahkan Festival Film Terbesar di Belarus, Listapad 2021

3 Film Indonesia Meriahkan Festival Film Terbesar di Belarus, Listapad 2021

Global
Presiden Ukraina: Kami Siap Perang Lawan Rusia

Presiden Ukraina: Kami Siap Perang Lawan Rusia

Global
Selebgram China Bunuh Diri Saat Livestream, Abunya Dicuri Orang untuk Pernikahan Hantu

Selebgram China Bunuh Diri Saat Livestream, Abunya Dicuri Orang untuk Pernikahan Hantu

Global
5 Senjata Nuklir Mematikan Era Perang Dingin

5 Senjata Nuklir Mematikan Era Perang Dingin

Internasional
Seminggu Ditutup karena Polusi, Sekolah di New Delhi India Akan Buka Lagi 29 November

Seminggu Ditutup karena Polusi, Sekolah di New Delhi India Akan Buka Lagi 29 November

Global
Enggan Vaksin, Seorang Pria Ikut 'Pesta Covid-19' Berharap Bisa Dapat Kekebalan, Akhirnya Begini…

Enggan Vaksin, Seorang Pria Ikut "Pesta Covid-19" Berharap Bisa Dapat Kekebalan, Akhirnya Begini…

Global
Terinspirasi Legenda Cinta Abadi, Pria India Bangun Taj Mahal Mini untuk Kekasihnya

Terinspirasi Legenda Cinta Abadi, Pria India Bangun Taj Mahal Mini untuk Kekasihnya

Global
Punya Putri Bernama Mara dan Dona, Pasangan Ini Namai Anak Barunya 'Diego'

Punya Putri Bernama Mara dan Dona, Pasangan Ini Namai Anak Barunya "Diego"

Global
Dipecat karena Selalu Pulang-Pergi Tepat Waktu, Keluh Kesah Wanita Ini Viral

Dipecat karena Selalu Pulang-Pergi Tepat Waktu, Keluh Kesah Wanita Ini Viral

Global
Mengenal Peter yang Agung, Sosok Pembaharu Rusia

Mengenal Peter yang Agung, Sosok Pembaharu Rusia

Global
Covid-19 Memburuk, Belanda Lockdown Parsial dan Tutup Total Saat Malam

Covid-19 Memburuk, Belanda Lockdown Parsial dan Tutup Total Saat Malam

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.