Kompas.com - 07/08/2021, 13:00 WIB
Tim pemadam kebakaran menyemprotkan air ke arah hutan yang terbakar di Dionysos, pinggiran utara Athena, Yunani, pada Selasa, 27 Juli 2021. Pemerintah Yunani mengevakuasi ribuan warganya di tengah kebakaran hutan yang makin meluas. AP PHOTO/Yorgos KarahalisTim pemadam kebakaran menyemprotkan air ke arah hutan yang terbakar di Dionysos, pinggiran utara Athena, Yunani, pada Selasa, 27 Juli 2021. Pemerintah Yunani mengevakuasi ribuan warganya di tengah kebakaran hutan yang makin meluas.

ATHENA, KOMPAS.com - Dua orang dilaporkan tewas dan enam area dalam pengawasan ketat, buntut kebakaran hutan yang makin meluas di Yunani.

Awan hitam yang terbentuk dari asap kebakaran membayangi pinggiran utara Athena, dengan warga diperintahkan mengungsi.

Salah satu korban tewas adalah relawan anggota pemadam kebakaran, yang terkena tiang listrik pinggiran ibu kota.

Baca juga: Erdogan: Kebakaran Hutan di Turki Terburuk dalam Sejarah

Selain relawan itu, Presiden Kamar Dagang Yunani Konstantinos Michalos, yang awalnya ditemukan tidak sadar di pabrik dekat titik api.

Tim pemadam kebakaran dilaporkan berusaha memadamkan 154 kebakaran hutan di segala penjuru "Negeri Para Dewa".

Perdana Menteri Kyriakos Mitsotakis menyatakan, gelombang panas mengubah negaranya menjadi tong mesiu yang meledak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Diperkuat tiupan angin yang tak tentu arah, api dengan cepat menyebar terutama di kawasan utara Athena.

Titik api juga terlihat di Pulau Evia, serta yang dekat dengan Olympia, daerah kuno tempat kelahiran Olimpiade.

"Kami menghadapi, sekali lagi, malam yang melelahkan," kata salah satu menteri Nikos Hardalias kepada BBC Jumat (6/8/2021).

Baca juga: Hari Ke-7 Kebakaran Hutan Turki, Pembangkit Listrik Terancam Kobaran Api Tak Terkendali

Hardalias mengatakan si jago merah menyebar dengan intensitas yang belum pernah mereka lihat sebelumnya.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ratusan Perempuan Terbunuh Setiap Tahun, Perempuan Turki Berunjuk Rasa

Ratusan Perempuan Terbunuh Setiap Tahun, Perempuan Turki Berunjuk Rasa

Global
Qatar Banggakan Stadion Bongkar-Pasang untuk Piala Dunia 2022, Apa Istimewanya?

Qatar Banggakan Stadion Bongkar-Pasang untuk Piala Dunia 2022, Apa Istimewanya?

Global
5 Anggota Parlemen AS Kunjungan Mendadak ke Taiwan, Apa Tujuannya?

5 Anggota Parlemen AS Kunjungan Mendadak ke Taiwan, Apa Tujuannya?

Global
Sempat Mundur Beberapa Hari Lalu, Magdalena Andersson Jadi PM Swedia Lagi

Sempat Mundur Beberapa Hari Lalu, Magdalena Andersson Jadi PM Swedia Lagi

Global
Foto Perempuan Bermata Sipit dengan Produk Dior Picu Polemik di China

Foto Perempuan Bermata Sipit dengan Produk Dior Picu Polemik di China

Global
Wanita Ini Tak Ingin Tinggalkan Suaminya yang Terlalu Ganteng Meski Sering Disiksa

Wanita Ini Tak Ingin Tinggalkan Suaminya yang Terlalu Ganteng Meski Sering Disiksa

Global
Menteri Utama Skotlandia: Varian Omicron Harus Disikapi dengan Serius

Menteri Utama Skotlandia: Varian Omicron Harus Disikapi dengan Serius

Global
Gejala-gejala Covid-19 Varian Omicron Menurut Dokter yang Menemukannya

Gejala-gejala Covid-19 Varian Omicron Menurut Dokter yang Menemukannya

Global
WHO: Risiko Covid-19 Varian Omicron Sangat Tinggi

WHO: Risiko Covid-19 Varian Omicron Sangat Tinggi

Global
13 Kasus Covid-19 Varian Omicron Muncul di Klub Sepak Bola Portugal

13 Kasus Covid-19 Varian Omicron Muncul di Klub Sepak Bola Portugal

Global
Meski Peng Shuai Sudah Muncul Lagi, WTA Masih Khawatir dengan Kondisinya

Meski Peng Shuai Sudah Muncul Lagi, WTA Masih Khawatir dengan Kondisinya

Global
Milisi Iran Bikin Video Game dengan George Floyd Jadi Pahlawannya

Milisi Iran Bikin Video Game dengan George Floyd Jadi Pahlawannya

Global
Dokter Muda Afghanistan Dibunuh Taliban karena Tak Berhenti di Pos Pemeriksaan

Dokter Muda Afghanistan Dibunuh Taliban karena Tak Berhenti di Pos Pemeriksaan

Global
Mahkamah Agung India Desak Pemerintah New Delhi Kendalikan Polusi Udara yang Parah

Mahkamah Agung India Desak Pemerintah New Delhi Kendalikan Polusi Udara yang Parah

Global
Suami Istri Kabur dari Tempat Karantina Covid-19, Polisi Militer Dikerahkan

Suami Istri Kabur dari Tempat Karantina Covid-19, Polisi Militer Dikerahkan

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.