Uji Coba Festival Musik Saat Pandemi Gagal, 2.279 Penonton Terinfeksi Massal

Kompas.com - 05/08/2021, 14:34 WIB
Penonton menunggu dimulainya konser musik rock oleh grup Spanyol Love of Lesbian di Palau Sant Jordi di Barcelona pada 27 Maret 2021. AFP PHOTO/LLUIS GENEPenonton menunggu dimulainya konser musik rock oleh grup Spanyol Love of Lesbian di Palau Sant Jordi di Barcelona pada 27 Maret 2021.

MADRID, KOMPAS.com - Sebanyak 2.279 orang yang menghadiri tiga festival musik di Catalonia bulan lalu akhirnya dinyatakan positif Covid-19.

Puluhan ribu orang datang ke festival Vida, Canet Rock, dan Cruïlla pada awal Juli dan diharuskan mengikuti tes antigen untuk dapat hadir.

Baca juga: Di Tengah Lonjakan Covid-19 Varian Delta, Penjualan Tiket Konser di AS Pecahkan Rekor Tertinggi

Begitu masuk, tidak ada langkah-langkah jarak sosial, tetapi para peserta harus mengenakan masker.

Festival-festival telah ditetapkan sebagai bagian dari penelitian konser musik di tengah pandemi. Namun, kasus positif berakhir melebihi apa yang diharapkan para peneliti.

Setelah festival berakhir, pemerintah Catalonia meluncurkan penyelidikan untuk melihat berapa banyak dari hampir 50.000 peserta konser musik yang terjangkit Covid-19 dalam 15 hari berikutnya.

Menurut surat kabar El Pais berbahasa Spanyol, yang telah melihat hasil penelitian, 466 peserta dari Vida dinyatakan positif, seperti halnya 956 untuk Canet Rock dan 857 dari Cruïlla.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Total akhir menunjukkan 58 persen lebih banyak infeksi Covid-19 daripada yang diperkirakan, dan 76 persen lebih banyak daripada yang diukur dalam kelompok kontrol, tambah El Pais.

Konser musik pandemi Barcelona berlangsung pada saat kasus Covid-19 di wilayah tersebut sudah meningkat.

Baca juga: Konser Live di Barcelona Dihadiri Sekitar 5.000 Orang Tanpa Jarak Sosial

Dalam siaran pers mengenai hasil studi Departemen Kesehatan Spanyol tentang konser musik pandemi Barcelona itu, pemerintah Catalonia mengatakan, pihaknya berharap penelitian tersebut memberikan informasi berharga dalam hal meningkatkan protokol dan langkah-langkah keamanan, untuk kegiatan dan festival yang ramai di masa depan.

Pemerintah menambahkan, "Seperti yang dijelaskan oleh Sekretaris Kesehatan Masyarakat, Carmen Cabezas, pada saat pembukaan musim panas, dan dalam konteks 8.000 kasus sehari, konser musik hanyalah satu faktor lagi di antara semua (infeksi) yang terjadi saat ini."

Halaman:
Baca tentang

Sumber Newsweek
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Misteri “Torso Adam”, Kasus Ritual Brutal yang Sisakan Potongan Jasad di Sungai Thames

Kisah Misteri “Torso Adam”, Kasus Ritual Brutal yang Sisakan Potongan Jasad di Sungai Thames

Global
Jokowi Pidato di Sidang Umum PBB, Ini Harapan Indonesia kepada Dunia...

Jokowi Pidato di Sidang Umum PBB, Ini Harapan Indonesia kepada Dunia...

Global
Mengenal Tennis For Two, Game Modern Pertama di Dunia

Mengenal Tennis For Two, Game Modern Pertama di Dunia

Global
Di Balik Karakter Mario Bros, Ini Sejumlah Fakta Uniknya

Di Balik Karakter Mario Bros, Ini Sejumlah Fakta Uniknya

Global
Pria Ini Bakar Mobil Bentley agar Dapat Uang Asuransi untuk Bayar Utang Rp 1,7 Miliar

Pria Ini Bakar Mobil Bentley agar Dapat Uang Asuransi untuk Bayar Utang Rp 1,7 Miliar

Global
Seorang Turis Wanita di Hawaii Diburu karena Kartu Vaksinasi Palsu, 'Moderna' Jadi 'Maderna'

Seorang Turis Wanita di Hawaii Diburu karena Kartu Vaksinasi Palsu, "Moderna" Jadi "Maderna"

Global
Misteri Wanita “Inggris” yang Hilang Ingatan di Kroasia Terpecahkan, Ternyata Pernah Sukses

Misteri Wanita “Inggris” yang Hilang Ingatan di Kroasia Terpecahkan, Ternyata Pernah Sukses

Global
Ilmuwan China Klaim Kasus Covid-19 Pertama Muncul di AS Bukan Wuhan

Ilmuwan China Klaim Kasus Covid-19 Pertama Muncul di AS Bukan Wuhan

Global
Human Rights Watch Desak Thailand Tidak Pulangkan Nur Sajat ke Malaysia

Human Rights Watch Desak Thailand Tidak Pulangkan Nur Sajat ke Malaysia

Global
Pemimpin Militer Sudan Tuduh Politisi Sipil Pancing Kudeta

Pemimpin Militer Sudan Tuduh Politisi Sipil Pancing Kudeta

Global
Konten Penyiksaan Hewan di Indonesia Terbanyak Sedunia, Bisakah Kasus Kucing Tayo Mengakhirinya?

Konten Penyiksaan Hewan di Indonesia Terbanyak Sedunia, Bisakah Kasus Kucing Tayo Mengakhirinya?

Global
Bendungan Raksasa Ethiopia, Seluk Beluk dan Kontroversinya

Bendungan Raksasa Ethiopia, Seluk Beluk dan Kontroversinya

Global
Sosok Misterius Brian Laundrie, Tunangan Gabby Petito yang Ikut Menghilang

Sosok Misterius Brian Laundrie, Tunangan Gabby Petito yang Ikut Menghilang

Global
Lahar Terus Mengalir Deras, Letusan Gunung La Palma Bisa Berlangsung Tiga Bulan

Lahar Terus Mengalir Deras, Letusan Gunung La Palma Bisa Berlangsung Tiga Bulan

Global
Sorot Bokong Atlet Putri Saat Tanding, Federasi Panjat Tebing Dunia Dikecam

Sorot Bokong Atlet Putri Saat Tanding, Federasi Panjat Tebing Dunia Dikecam

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.